Analisis Potensi Penurunan Beban Pencemar Lingkungan sebagai Dampak Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Kulit Sintetis di Desa Sambiroto

Cahyani, Indah Tri (2023) Analisis Potensi Penurunan Beban Pencemar Lingkungan sebagai Dampak Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Menjadi Kulit Sintetis di Desa Sambiroto. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03211940000079-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03211940000079-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 September 2025.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tahu sebagai salah satu bahan pangan, menghasilkan air limbah pada proses produksinya. limbah ini berasal dari proses pencucian dan perendaman kedelai serta proses penggumpalan. Limbah cair industri tahu mengandung bahan organik, BOD (Biochemical Oxygen Demand), dan COD (Chemical Oxygen Demand) yang cukup tinggi dan apabila langsung dibuang ke badan air akan menurunkan daya dukung lingkungan pada perairan tersebut. Pada wilayah Desa Sambiroto, terdapat satu pabrik tahu yang membuang air limbahnya ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu sehingga menimbulkan permasalahan yang mengganggu masyarakat sekitar. Pemberdayaan masyarakat telah dilakukan bersama Karang Taruna Desa Sambiroto dengan memanfaatkan air limbah tahu tersebut menjadi bahan baku pembuatan kulit sintetis sebagai upaya penanggulangan pencemaran sungai yang juga memberikan dampak positif dalam aspek sosial maupun ekonomi. Penelitian ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari program tersebut dengan menganalisis dampak dari aspek lingkungan, yaitu mengenai potensi penurunan beban pencemar lingkungan dari pemanfaatan limbah cair industri tahu menjadi kulit sintetis di Desa Sambiroto. Analisis dilakukan berdasarkan hasil pengamatan, studi literatur, dan kajian LCA (Life Cycle Assessment) yang terbatas pada pada kegiatan proses produksi kulit sintetis dari limbah cair industri tahu. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dalam memanfaatkan air limbah tahu sebanyak 158.400 L memiliki potensi dampak penurunan beban BOD sebesar 1291,55 kg dan COD sebesar 846,75 kg. produk samping yang dihasilkan dari air limbah tahu dengan jumlah tersebut yaitu air limbah nata de soya (air sisa fermentasi) sebanyak 63.360 L. selain itu proses ini juga menghasilkan emisi penyebab pemanasan global sebesar 10.167,88 kg CO2-eq/tahun, emisi penyebab asidifikasi sebesar 0,0759 kg SO2-eq/tahun, serta emisi penyebab eutrofikasi sebesar 1,895 kg PO4-eq/tahun.
==================================================================================================================================
Tofu, as one of the food ingredients, produces wastewater during its production process. This waste comes from the washing and soaking processes of soybeans, as well as the coagulation process. Tofu wastewater contains high levels of organic matter, BOD (Biochemical Oxygen Demand), and COD (Chemical Oxygen Demand). If directly discharged into water bodies, it can reduce the environmental carrying capacity of those water sources. In the Sambiroto Village area, there is a tofu factory that discharges its wastewater into a river without prior treatment, causing problems that disrupt the surrounding community. Community empowerment has been carried out in collaboration with the Sambiroto Village Youth Organization (Karang Taruna) by utilizing the tofu wastewater as raw material for synthetic leather production as an effort to mitigate river pollution. This initiative also provides positive impacts in social and economic aspects. This study is conducted as a follow-up to the aforementioned program by analyzing the environmental impacts, specifically the potential reduction in the environmental pollutant load resulting from the utilization of tofu industry wastewater for synthetic leather production in Sambiroto Village. The analysis is based on observations, literature review, and a limited Life Cycle Assessment (LCA) study focused on the process of synthetic leather production from tofu wastewater. Based on the conducted research, the utilization of 158,400 liters of tofu wastewater has the potential to reduce the BOD load by 1,291.55 kg and the COD load by 846.75 kg. Additionally, the byproduct resulting from this amount of tofu wastewater is 63,360 liters of soybean waste water (residual fermentation liquid). Furthermore, this process also generates greenhouse gas emissions of 10,167.88 kg CO2-eq/year, acidification emissions of 0.0759 kg SO2-eq/year, and eutrophication emissions of 1.895 kg PO4-eq/year.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Air Limbah Tahu, Beban Pencemar, Dampak Lingkungan, Kulit Sintetis, Produk Samping; Tofu Wastewater, Pollutant Load, Environmental Impact, Synthetic Leather, By-Products
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD194.6 Environmental impact analysis
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Indah Tri Cahyani
Date Deposited: 05 Oct 2023 02:25
Last Modified: 05 Oct 2023 02:25
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/100249

Actions (login required)

View Item View Item