Penilaian Transformasi Digital Pada Sebuah Organisasi Menggunakan Model DXCMM (Studi Kasus: Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Surabaya)

Hisyam, Muhammad (2023) Penilaian Transformasi Digital Pada Sebuah Organisasi Menggunakan Model DXCMM (Studi Kasus: Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Surabaya). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 05211942000010-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
05211942000010-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 September 2025.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya atau yang biasa dikenal dengan Dispendukcapil Surabaya menyediakan layanan yang berkaitan dengan pencatatan sipil dan pendaftaran kependudukan. Dispendukcapil Surabaya memiliki banyak petugas yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non Pegawai Negeri Sipil (non-PNS). Dengan banyaknya permohonan yang diterima serta adanya pandemi COVID-19 selama 2020 dan 2021 memaksa mereka untuk melakukan transformasi digital, dengan mengadopsi beberapa teknologi baru yang mengubah proses bisnis atau layanan mereka. Dari kondisi tersebut, disimpulkan adopsi transformasi digital harus dinilai agar mampu menjadi pendukung dalam menyusun kebijakan serta memetakan tingkat transformasi digital yang berjalan agar sesuai dengan tujuan perusaahaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tugas akhir ini dilakukan dengan mengukur tingkat transformasi digital Dispendukcapil Surabaya. Pengukuran tersebut dilakukan dengan menganalisa data yang diperoleh dari dokumen hasil monitoring dan audit Dispendukcapil Surabaya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) beserta interview kepada Bapak Agus Imam Sonhaji ST, M.MT, sebagai Kepala Dinas Dispendukcapil Surabaya dan staff yang bertugas sebagai analis bisnis proses dan sistem di Dispendukcapil Surabaya. Dari data informasi dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya agar sesuai dengan proyek yang terdapat di Dispendukcapil Surabaya. Selanjutnya data tersebut disesuaikan dengan tingkat kematangan yang ada di model transformasi digital (DX-CMM). Transformasi digital tersebut dibagi menjadi lima aspek penilaian proses yaitu, strategi pengembangan transformasi digital, penngembangan sumber daya manusia, digitalisasi proses bisnis, manajemen infrastruktur TI, manajemen keamanan TI. Yang kemudian dipilih proses yang disesuaikan dengan Dispendukcapil Surabaya. Perhitungan tersebut dimasukkan kedalam skala yang terbagi menjadi empat berdasarkan ketuntasan dari program atau aktivitas yang dilakukan oleh Dispendukcapil Surabaya; jika bernilai diantara 86 % dan 100 %, maka digolongkan sebagai Fully Achieved (F.A.); jika bernilai diantara 51 % dan 85 %, maka digolongkan sebagai Largely Achieved (L.A.); jika bernilai diantara 16% dan 50 %, maka digolongkan sebagai Partially Achieved (P.A.); dan jika bernilai diantara 0 % dan 15 %, maka digolongkan sebagai Not Achieved (N.A.); Hasil dari masing-masing dimensi akan dikelompokkan dalam enam tingkatan kematangan sesuai dengan karakteristik yang terpenuhi. v Nilai pengukuran transformasi digital Dispendukcapil Surabaya didapatkan berdasarkan lima proses yang disebutkan diatas dengan hasil level 2 managed process untuk proses strategi pengembangan transformasi digital, digitalisasi proses bisnis dan manajemen keamanan TI serta level 3 established process untuk proses pengembangan sumber daya manusia dan manajemen infrastruktur TI. Nilai tersebut adalah gambaran dari tingkat adopsi transformasi digital yang dapat menjadi saran dalam kebijakan pengambilan keputusan untuk melakukan perbaikan atau peningkatan transformasi digital oleh Dispendukcapil Surabaya.
===================================================================================================================================
The Surabaya City Office of Population and Civil Registry (CoPaCR), commonly known as the Dispendukcapil. It provides services of civil registration and population registration. Dispendukcapil Surabaya has many officers consisting of Civil Servants (PNS) and non-Civil Servants (non-PNS). The large number of applications received and the COVID-19 pandemic during 2020 and 2021 forced them to carry out digital transformation, by adopting several new technologies that changed their business processes or services. From these conditions, the adoption of digital transformation process are assessed in order to accordance with company goals. To overcome these problems, this final project is measuring the level of digital transformation process. The measurement was carried out by analyzing data obtained from the results of monitoring and auditing of the Surabaya Population and Civil Registry Office by the Ministry of Communication and Informatics of the Republic of Indonesia (Kominfo), conduct several observation and also interviews with Head of Surabaya City Office of Population and Civil Registry (CoPaCR), Mr. Agus Imam Sonhaji, ST, M.MT, and business process and system analyst staff of Surabaya City Office of Population and Civil Registry (CoPaCR). Furthermore, the data is adjusted to the level of maturity in the digital transformation model (DX-CMM). The digital transformation is divided into five aspects of process assessment namely, digital transformation development strategy, human resource development, business process digitization, IT infrastructure management and IT security management. These calculations are conducted into a four scale based on the completeness of the program or activity carried out by Dispendukcapil; if the value is between 86% and 100%, it is rated as Fully Achieved (F.A.); if it is between 51% and 85%, it is rated as Largely Achieved (L.A.); if it is between 16% and 50%, it is rated as Partially Achieved (P.A.); and if it is between 0% and 15% of achievement, the rating is Not Achieved (N.A.).The results of each dimension will be grouped into six maturity levels according to the characteristics fulfilled. The digital transformation assessment values were obtained based on the five processes mentioned above with the results of level 2 managed processes, for digital transformation development strategy processes, digitalization of business processes and IT security management and level 3 established processes, for human resource skill development and IT infrastructure management. This value represents the mapping of digital transformation which can be used as advice for decision-making policies to improve the digital transformation of Dispendukcapil Surabaya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Transformasi Digital, DX-CMM, Digital Transformation, DX-CMM.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T174.5 Technology--Risk assessment.
T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
T Technology > T Technology (General) > T58.5 Information technology. IT--Auditing
T Technology > T Technology (General) > T58.6 Management information systems
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Hisyam
Date Deposited: 01 Aug 2023 07:57
Last Modified: 01 Aug 2023 07:57
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/100289

Actions (login required)

View Item View Item