Pra Desain Pabrik Selulosa Asetat dengan Proses Asetiliasi Berbahan Baku Alfa Selulosa dan Asam Sulfat

Karinda, Dea Puspa and Krisnadi, Natanael Peter (2023) Pra Desain Pabrik Selulosa Asetat dengan Proses Asetiliasi Berbahan Baku Alfa Selulosa dan Asam Sulfat. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02211940000031_02211940000068-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02211940000031_02211940000068-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Selulosa asetat banyak dimanfaatkan oleh industri, salah satunya adalah sebagi bahan baku industri tekstil. Oleh karena itu, pra desain pabrik selulosa asetat ini didirikan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah impor di Indonesia. Pabrik selulosa asetat ini akan beroperasi pada tahun 2026 dan berlokasi di Sidoarjo. Bahan baku utama yang digunakan pada proses produksi selulosa asetat adalah alpha selulosa yang diperoleh dari pabrik selulosa yang berlokasi di Sidoarjo, dan didukung bahan baku penunjang lain yaitu asam asetat, asam sulfat, asam asetat anhidrat, magnesium asetat dan magnesium sulfat. Penentuan kapasitas ini didasarkan oleh jumlah bahan baku yang tersedia. Proses yang digunakan pada pabrik ini adalah proses asetilasi dengan katalis asam sulfat. Bahan baku selulosa akan melalui beberapa proses sebelum menjadi selulosa asetat. Karena harga NPV bernilai positif (NPV>0) maka dapat disimpulkan bahwa pabrik ini akan menguntungkan jika didirikan. Nilai IRR yang diperoleh lebih besar daripada bunga pinjaman modal pada bank, yaitu sebesar 12,26% per tahun dan POT, atau waktu pengembalian modal minimum yang didapatkan dari perhitungan adalah 6,664 tahun atau tahun ke-6 bulan ke-8 dengan perkiraan umur pabrik 10 tahun. Maka dapat disimpulkan bahwa pabrik ini akan menguntungkan jika didirikan.
==================================================================================================================================
Cellulose acetate is widely used by industry, one of which is as a raw material for the textile industry. Therefore, the pre-design of this cellulose acetate plant was established with the aim of reducing the amount of imports in Indonesia. This cellulose acetate plant will be operational in 2026 and located in Sidoarjo. The main raw material used in the cellulose acetate production process is alpha cellulose obtained from a cellulose factory located in Sidoarjo, and other supporting raw materials are acetic acid, sulfuric acid, anhydrous acetic acid, magnesium acetate and magnesium sulfate. This capacity determination is based on the amount of raw materials available. The process used in this plant is acetylation process with sulfuric acid catalyst. Cellulose raw materials will go through several processes before becoming cellulose acetate. Because the NPV price is positive (NPV>0), it can be concluded that this plant will be profitable if it is established. The IRR value obtained is greater than the interest on bank loans, which is 12.26% per year and the POT, or minimum payback period obtained from the calculation is 6.664 years or year 6 month 8 with an estimated plant life of 10 years. So it can be concluded that this factory will be profitable if it is established.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Cellulose Acetate, alpha cellulose, sulfuric acid, esterification
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD305.A2 O73 Esterification
Q Science > QD Chemistry > QD501 Catalysis. Catalysts.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Dea Puspa Karinda
Date Deposited: 02 Aug 2023 02:45
Last Modified: 02 Aug 2023 02:45
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/101078

Actions (login required)

View Item View Item