Analisis Risiko Pada Proses Pengembangan Aplikasi Dan Implementasi Fitur E-Transport PT PLN (Persero) Dengan Pendekatan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA)

Wicaksono, Rayhan (2023) Analisis Risiko Pada Proses Pengembangan Aplikasi Dan Implementasi Fitur E-Transport PT PLN (Persero) Dengan Pendekatan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02411940000184-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02411940000184-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kemajuan teknologi dalam beberapa dekade terakhir telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia bisnis dan industri. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai salah satu perusahaan energi tebesar di Inodensia memiliki peran yang cukup penting dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan stabil bagi sektor industri. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kebutuhan energi yang semakin meningkat, perusahaan menyadari bahwa perlu adanya peningkatan kualitas layanan dan inovasi teknologi guna memenuhi kebutuhan. Salah satu langkah perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan inovasi teknologi yaitu membuat aplikasi yang bernama General Affairs Service (GA Service). GA Service adalah salah satu aplikasi pada perusahaan yang bertanggung jawab dalam menyediakan semua fasilitas pendukung yang dibutuhkan oleh perusahaan. Pada aplikasi GA Service terdapat beberapa fitur yang digunakan untuk menunjang kualitas layanan dan inovasi teknologi. Pada setiap fitur pada aplikasi GA Service memiliki fungsi yang berbeda-beda. Namun sayang, saat ini hanya fitur E-transport saja yang baru saja diluncurkan oleh perusahaan. Dengan melakukan manajemen risiko pada case ini diharapkan pihak PT PLN (Persero) dapat melakukan proses pengembangan aplikasi GA Service dan implementasi fitur e-transport dengan meminimaliris risiko apa saja yang terjadi pada setiap tahapannya. Identifikasi risiko pada proses pengembangan aplikasi GA Service dan implementasi fitur e-transport dilakukan dengan mengidentifikasi flow process menggunakan metode swimlane diagram untuk mengetahui setiap tahapan prosesnya. Berdasarkan hasil analisis risiko yang dilakukan, didapatkan total 44 risiko yang telah diidentifikasi dengan rincian 25 risiko pada proses pengembangan aplikasi GA Service dan 19 risiko pada proses implementasi fitur e-transport. Berdasarkan hasil perhitungan RPN, didapatkan hasil kategorisasi risiko yaitu 20% risiko merupakan extreme risk, 16% risiko high risk, 20% risiko medium risk, 20% risiko low risk dan 23% risiko very low risk. Setelah itu dilakukan penentuan risiko prioritas dengan konsep paretto dan didapatkan terdapat 17 risiko prioritas pada proses pengembangan aplikasi GA Service dan 12 risiko prioritas pada proses implementasi fitur e-transport. Sehingga didapatkan 29 risiko yang merupakan risiko prioritas dan akan dilakukan langkah penanganan risiko.
=================================================================================================================================
Technological advances in the last few decades have brought major changes in various aspects of human life, including in the world of business and industry. The State Electricity Company (PLN) as one of the largest energy companies in Indonesia has an important role in providing reliable and stable electricity supply for the industrial sector. Along with the development of technology and increasing energy needs, the company realizes that it is necessary to improve service quality and technological innovation to meet demand. One of the company's steps to improve service quality and technological innovation is to create an application called General Affairs Service (GA Service). GA Service is an application for a company that is responsible for providing all the supporting facilities needed by the company. In the GA Service application, there are several features that are used to support service quality and technological innovation. Each feature in the GA Service application has a different function. But unfortunately, currently only the E-transport feature has just been launched by the company. By carrying out risk management in this case, it is hoped that PT PLN (Persero) can carry out the process of developing the GA Service application and implementing the e-transport feature by minimizing any risks that occur at each stage. Risk identification in the GA Service application development process and e-transport feature implementation is carried out by identifying the flow process using the swimlane diagram method to find out each stage of the process. Based on the results of the risk analysis conducted, a total of 44 risks have been identified with details of 25 risks in the GA Service application development process and 19 risks in the e-transport feature implementation process. Based on the RPN calculation results, the results of the risk categorization are 20% extreme risk, 16% high risk, 20% medium risk, 20% low risk, and 23% very low risk. After that, the priority risk was determined using the Paretto concept and it was found that there were 17 priority risks in the GA Service application development process and 12 priority risks in the e-transport feature implementation process. So that 29 risks are obtained which are priority risks and risk management steps will be taken.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Risiko, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), General Affairs Service, Assestment risiko, Mitigasi Risiko, Risk Management, Risk Assessment, Risk mitigation.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rayhan Wicaksono
Date Deposited: 20 Nov 2023 02:16
Last Modified: 20 Nov 2023 02:16
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/101989

Actions (login required)

View Item View Item