Studi Eksperimen Karakteristik Aliran Fluida pada Airfoil NACA 23012 dengan Gap Variation pada Single Slotted Flap Sebesar 2.5%C, 1.5%C, dan 0.5%C

Ali, Regan Luthfi (2023) Studi Eksperimen Karakteristik Aliran Fluida pada Airfoil NACA 23012 dengan Gap Variation pada Single Slotted Flap Sebesar 2.5%C, 1.5%C, dan 0.5%C. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02111940000186-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02111940000186-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pesawat terbang telah menjadi alat transportasi umum yang kerap dipilih masyarakat unutk bepergian. Salah satu komponen terpenting dari pesawat terbang adalah sayap pesawat terbang, sayap pesawat atau lebih dikenal dengan airfoil akan menghasilkan gaya angkat yang dibutuhkan agar pesawat dapat terbang di udara. Gaya angkat tersebut dihasilkan oleh struktur yang terbentuk dari airfoil tersebut dimana aliran yang melalui bagian bawah airfoil pesawat lebih pelan dibandingkan dengan aliran yang melewati bagian atasnya. Pada dasarnya, kecepatan berbanding terbalik dengan tekanan dan karena adanya perbedaan tekanan antara bagian atas dan bagian bawah airfoil mengakibatkan pesawat untuk terbang di udara. Seiring berjalannya waktu telah banyak inovasi untuk membuat pesawat lebih baik dalam mengudara salah satunya yaitu penambahan flap pada airfoil. Flap ini berguna untuk mengendalikan laju udara yang mengalir melalui airfoil agar dapat menambah gaya angkat pada pesawat terbang. Tipe flap yang ada juga bervariasi dan memiliki karakteristik tersendiri seperti plain flap, split flap, fowler flap, dan slotted flap. Penilitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil studi eksperimen dengan hasil studi numerik yang pernah dilakukan terkait penambahan gap antara main airfoil dengan flap. Pada studi eksperimen yang akan dilakukan menggunakan wind tunnel open loop yang berada di Teknik Mesin FT-IRS ITS yang memiliki dimensi test suction sebesar 660 x 660 mm. Penelitian ini menggunakan tipe airfoil NACA 23012 dengan single slotted flap dan penambahan gap antara main airfoil dengan single slooted flap sebesar 15 mm, 45 mm, 75 mm. Alat ukur yang akan membantu dalam penelitian ini yaitu force balance, anemometer, dan manometer digital.
Hasil yang diperoleh dari studi eksperimen ini adalah meningkatnya lift coefficient (CL) dari variasi single slotted flap airfoil NACA 23012 pada semua sudut serang yang diujikan. Tetapi, penambahan single slotted flap ini juga menambahkan drag coefficient (CD) dimana ketika dibandingkan dengan variasi plain airfoil NACA 23012 nilai yang dihasilkan lebih tinggi. Dari nilai CL dan CD meningkat seiring bertambahnya jarak gap.
======================================================================================================================================
The airplane has become a common mode of transportation that people often choose for traveling. One of the most important components of an airplane is the airplane wing. The airplane wing, also known as an airfoil, produces the lift force needed for the airplane to fly in the air. This lift force is generated by the structure formed by the airfoil, where the airflow passing through the bottom of the airplane airfoil is slower than the airflow passing through the top of it. Basically, speed is inversely proportional to pressure, and the pressure difference between the top and bottom of the airfoil causes the airplane to fly in the air. Over time, there have been many innovations to make airplanes better in the air, one of which is the addition of flaps to the airfoil. Flaps are useful for controlling the airflow passing through the airfoil to increase the lift force on the airplane. The types of flaps also vary and have their own characteristics, such as plain flaps, split flaps, fowler flaps, and slotted flaps. This study aims to compare the results of experimental studies with the results of numerical studies related to the addition of a gap between the main airfoil and flap. The experimental study will be conducted using an open-loop wind tunnel located in the Mechanical Engineering Department at ITS. The test section of the wind tunnel has dimensions of 660 x 660 mm. This research uses the NACA 23012 airfoil type with a single slotted flap and the addition of a gap between the main airfoil and single slotted flap of 15 mm, 45 mm, and 75 mm. The measurement instruments that will help in this study are the force balance, anemometer, and digital manometer.
The results obtained from this experimental study are the increase in the lift coefficient (CL) of the NACA 23012 single slotted flap airfoil variation at all angles of attack tested. However, the addition of a single slotted flap also adds a drag coefficient (CD) which when compared to the NACA 23012 plain airfoil variation the resulting value is higher. The CL and CD values increase as the gap distance increases.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Airfoil NACA 23012, Single Slotted Flap, Drag Coefficient, Lift Coefficient, Gap
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ820 Wind power
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Regan Luthfi Ali
Date Deposited: 16 Aug 2023 03:55
Last Modified: 16 Aug 2023 03:55
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/102048

Actions (login required)

View Item View Item