Konsep Arsitektur Transformatif pada Perancangan Bangunan Pertunjukan di Banyuwangi

Pratiwi, Intan Agustina (2023) Konsep Arsitektur Transformatif pada Perancangan Bangunan Pertunjukan di Banyuwangi. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Tesis_Intan Agustina Pratiwi_6013211021.pdf] Text
Tesis_Intan Agustina Pratiwi_6013211021.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (17MB) | Request a copy

Abstract

Beberapa pertunjukan di Banyuwangi sering kali diadakan di Taman Blambangan secara bergantian. Pertunjukan-pertunjukan ini dikategorikan menjadi pertunjukan peragaan mode dan konser musik. Dengan perbedaan persyaratan dan kebutuhan setiap pertunjukan, maka kriteria bangunan pertunjukan yang dibutuhkan juga berbeda. Sementara itu, membangun dan membongkar bangunan pertunjukan secara bergantian dalam satu ruang dengan kriteria yang berbeda merupakan hal yang tidak efisien. Karena membutuhkan banyak biaya, tenaga, dan waktu. Oleh karena itu, tujuan dari tesis perancangan ini adalah merancang bangunan pertunjukan yang dapat berubah menyesuaikan kebutuhan dan persyaratan pertunjukan yang diselenggarakan dengan konstruksi yang mudah dan cepat. Pendekatan arsitektur transformatif dirasa tepat untuk menjawab permasalahan tersebut, karena dapat menciptakan ruang yang dinamis dengan menjawab perubahan di lingkungan sekitarnya secara efektif. Proses perancangan yang digunakan dalam perancangan ini adalah force-based framework. Perancangan dimulai dengan identifikasi masalah dan arsitektur tranformatif sebagai pendekatan perancangan dengan studi literatur. Studi literatur juga dilakukan untuk menganalisis kualitas ruang bangunan pertunjukan, sehingga aspek-aspeknya, yaitu visual, akustik, dan sirkulasi digunakan sebagai forces pada perancangan ini. Lalu menganalisis karakteristik dan persyaratan setiap kategori pertunjukan untuk menghasilkan kriteria rancang yang dibutuhkan. Kriteria rancang dari dua program yang berbeda kemudian digabungkan dengan metode superimposisi untuk menghasilkan konsep rancang baru yang yang lebih adaptif. Tesis ini menghasilkan rancangan skematik bangunan pertunjukan yang dapat mengakomodasi perubahan kebutuhan dan persyaratan sesuai dengan penyelenggaraan pertunjukan di Taman Blambangan. Konsep rancang dibagi menjadi tiga kondisi, yaitu kondisi tidak ada pertunjukan, kondisi konser musik, dan kondisi peragaan mode. Elemen-elemen formal bangunan pertunjukan dapat bertransformasi menyesuaikan pertunjukan yang diselenggarakan untuk menghasilkan kenyamanan pandangan penonton, kualitas akustik yang optimal, serta sirkulasi yang jelas dan mengarahkan. Dengan struktur yang mudah untuk bertranformasi dapat mempermudah dan mempercepat konstruksi yang dilakukan.
============================================================
Several performances in Banyuwangi are often held at Blambangan Park alternately. These performances are categorized into fashion show and music concert. With the different requirements and needs of each performance, the design criteria of the show building needed is also different. Meanwhile, to build and dismantling art performance buildings alternately in one space with different criteria is inefficient. Because it requires a lot of money, effort, and time. Therefore, the aim of this design thesis is to design an art performance building that can change according to the needs and requirements of performances that are held, and with easy and fast construction. Transformable architecture approach is considered appropriate to answer this problem, because it can create a dynamic space by effectively responding to changes in the surrounding environment. The design process used in this design is force-based framework. The design begins with identification of problem and transformable architecture as design approach by literature study. literature study was also carried out to analyze the quality of the performance space, so that the visual, acoustic, and circulation aspects are used as forces in this design. Then analyze the characteristics and requirements of each performance category to produce the required design criteria. The design criteria from two different programs were then combined with the superimposition method to produce a new, more adaptive design concept. This thesis produces a schematic design of an art performance building that can accommodate changing needs and requirements in accordance with the implementation of performances in Blambangan Park. The design concept is divided into three conditions, which are the no performance condition, the music concert condition, and the fashion show condition. The formal elements of the art performance building can be transformed according to the performances being held to produce comfortable audience view, optimal acoustic quality, and clear and directing circulation. With a structure that is easy to transform, it can simplify and speed up the construction carried out.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Art Performance Building, Music Concert, Space Quality, Fashion Show, Transformable, Bangunan Pertunjukan, Konser Musik, Kualitas Ruang, Peragaan Mode, Transformatif.
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA2750 Architectural design.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Architecture > 23101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Intan Agustina Pratiwi
Date Deposited: 04 Aug 2023 02:13
Last Modified: 04 Aug 2023 02:13
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/102115

Actions (login required)

View Item View Item