Pembuatan Beton Berbahan Dasar High Volume Fly Ash (HVFA) Dan High Volume Bottom Ash (HVBA) Untuk Bahan Rumah Tinggal Struktural

Dikdayana, Idam Rifka (2023) Pembuatan Beton Berbahan Dasar High Volume Fly Ash (HVFA) Dan High Volume Bottom Ash (HVBA) Untuk Bahan Rumah Tinggal Struktural. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 10111910010021_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
10111910010021_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2025.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Sumber energi utama dalam penyediaan listrik nasional adalah batubara, yang dihasilkan secara berkelanjutan, namun produksinya menghasilkan limbah pembakaran seperti fly ash dan bottom ash, yang apabila dibuang ke dalam tanah dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan tindakan untuk mengubah limbah pembakaran batubara menjadi produk yang ramah lingkungan dan bermanfaat yaitu salah satunya membuat beton dengan memakai HVFA ( High Volume Fly Ash) dan HVBA (High Volume Bottom Ash ) untuk bahan rumah tinggal struktural. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pengolahan limbah batubara yang berupa fly ash (High Volume Fly Ash ) dan bottom ash (High Volume Bottom Ash) menjadi beton untuk bahan rumah tinggal struktural yang dapat berdaya guna dalam masyarakat, penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan pada mix design beton untuk mendapatkan kuat tekan yang sesuai SNI-2847-2019, dengan memakai perbandingan fly ash substitusi semen 0, 50 , 60, 70% dan bottom ash substitusi pasir 0 %, 50% memakai benda uji silinder ∅ 10 cm x 20 cm sebanyak 102 buah serta akan diuji slump, kuat tekan, splitting tensile test, porosity,water absorption, microstructure (SEM EDX) dan density serta 12 buah balok 15 cm x 15 cm x 60 cm untuk dilakukan pengujuan flexure test. Hasil yang penelitian ekperimental pengolahan limbah batubara berupa HVFA (High Volume Fly Ash) dan HVBA (High Volume Bottom Ash) dengan menggunakan tipe variasi S-1;S-2;S-3;S-4;S-5 dan S-6 dengan kuat rencana pada umur 28 hari 17 Mpa. Salah satu variasi yang mencapai target dengan nilai kuat tekan tertinggi pada variasi S-4 yaitu 21,44 Mpa serta dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 56 hari dan hasilnya mengalami kenaikan 11,70 % yang menandakan adanya strength development karena adanya aktivitas pozzolanic dari fly ash maupun bottom ash.
===============================================================================================================================
The main energy source in the national electricity supply is coal, which is produced sustainably, but its production produces combustion waste such as fly ash and bottom ash, which when disposed of into the soil can pollute the environment. Therefore, action is needed to convert coal combustion waste into environmentally friendly and useful products One of them is making concrete using HVFA (High Volume Fly Ash) and HVBA (High Volume Fly Ash) for structural housing materials. The purpose of this research is to determine the results of processing coal waste in the form of fly ash (High Volume Fly Ash) and bottom ash (High Volume Bottom Ash) into concrete for structural housing materials that can be useful in society, this research is an experimental research conducted on concrete mix design to obtain compressive strength according to SNI-2847-2019, by using the ratio of fly ash to cement substitution of 0, 50, 60, 70% and bottom ash to sand substitution of 0%, 50% using cylindrical test objects ∅ 10 cm x 20 cm as many as 102 pieces and will be tested for slump, compressive strength, splitting tensile test, porosity, water absorption, microstructure (SEM EDX) and density and 12 beams of 15 cm x 15 cm x 60 cm for flexure test. The results of experimental research on coal waste processing in the form of fly ash (High Volume Fly Ash) and bottom ash (High Volume Bottom Ash) using variation types S-1; S-2; S-3; S-4; S-5 and S-6 with a plan strength at 28 days of 17 Mpa. One of the variations that reached the target with the highest compressive strength value in the S-4 variation was 21.44 Mpa and the compressive strength test was carried out at the age of 56 days and the results increased by 11.70% which indicates the existence of strength development due to the pozzolanic activity of fly ash and bottom ash.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan limbah, Fly ash, Bottom ash, Aggregat, Beton, Rumah Tinggal Struktural, Utilization of waste, Fly ash, Bottom ash, Aggregate, Concrete, Structural Residential Building
Subjects: T Technology > TH Building construction > TH1461 Concrete construction.
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering (D4)
Depositing User: IDAM RIFKA DIKDAYANA
Date Deposited: 29 Aug 2023 05:56
Last Modified: 29 Aug 2023 05:56
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/103323

Actions (login required)

View Item View Item