Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persentase Tindak Pidana Di Indonesia

Setyorini, Yeni (2014) Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persentase Tindak Pidana Di Indonesia. Other thesis, Insititut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 1309100008_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
1309100008_Undergraduate_Thesis.pdf

Download (3MB)

Abstract

Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa angka kejahatan paling besar justru terjadi di kota dan provinsi yang dapat dikategorikan sebagai kota dan provinsi kaya yang ditandai dengan pendapatan domestik regional bruto yang besar. Berdasarkan analisis faktor dan pengelompokkan disimpulkan bahwa provinsi dengan kualitas hidup dan pendidikan yang rendah serta kesenjangan ekonomi yang tinggi mempunyai tipe jenis kejahatan yang berhubungan dengan fisik. Sedangkan daerah dengan kualitas hidup dan pedidikan yang tinggi serta kesenjangan ekonomi yang rendah mempunyai tipe jenis kejahatan yang berhubungan dengan barang. Hubungan antar provinsi memiliki kemungkinan berpengaruh terhadap banyaknya tindak pidana/kriminalitas sehingga perlu dikaji lebih jauh variabel-variabel yang mempengaruni prosentase tindak pidana/kriminalitas dari aspek spasial. Dari hasil analisis diketahui bahwa tidak terdapat dependensi spasial terhadap persentase tindak pidana dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
===============================================================================================================================
Indonesia Central Bureau of Statistics show that the crime rate would occur in large cities and provinces which can be categorized as rich cities and rich provinces characterized by great gross regional domestic product. Based on factor analysis and cluster analysis can be concluded that crime type of the group with low life quality, low education quality and high economic inequality is physical crime. While group with with high life quality, high education quality and low economic inequality is property crime. The relationship between provinces in Indonesia has a possibility of an spatial effect.From the analysis it can be known that there is no spatial dependency of the percentage of criminal offenses and the factors that influence it

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSt 519.542 Set p-2014
Uncontrolled Keywords: Analisis Diskriminan, Analisis Faktor, Analisis Pengelompokkan, Biplot, Spatial Autoregressive, Tindak Pidana, Cluster Analysis, Crime, Discriminant Analysis, Factor Analysis, Spatial Autoregressive.
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA279.5 Bayesian statistical decision theory.
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 28 Dec 2023 05:43
Last Modified: 28 Dec 2023 05:43
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/105324

Actions (login required)

View Item View Item