Kajian Ketergantungan Masyarakat Pada Air Tanah Sebagai Sumber Air Minum di Kabupaten Ponorogo dan Kajian Keberadaan E.coli Pada Air Tanah Tersebut

Kirana, Firsta Cinantya (2024) Kajian Ketergantungan Masyarakat Pada Air Tanah Sebagai Sumber Air Minum di Kabupaten Ponorogo dan Kajian Keberadaan E.coli Pada Air Tanah Tersebut. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03211940000019-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
03211940000019-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2026.

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur, dimana 100% masyarakatnya memperoleh akses air minum PDAM. Sebagian dari mereka mengusahakan air minum yang berasal dari sumur masyarakat. Pada tahun 2022, sebanyak 60,95% masyarakat Ponorogo masih menggunakan air tanah sebagai sumber air minum. Idealnya, air minum yang dimanfaatkan harus sesuai dengan standar baku mutu yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Salah satu parameter kualitas air minum adalah tidak adanya bakteri E. coli yang dapat menyebabkan penyakit diare. Berangkat dari kedua hal tersebut, perlu dilakukan suatu penelitian yang mengkaji terkait ketergantungan masyarakat Ponorogo terhadap penggunaan air tanah sebagai sumber air minum, tren penggunaan air tanah sebagai sumber air minum di Kabupaten Ponorogo, serta kualitas air tanah di Kabupaten Ponorogo khususnya pada parameter E. coli . Penelitian ini akan dilakukan di empat sumur yang ada di Kecamatan Ponorogo. Data yang digunakan dalam penelitian ini didapatkan melalui data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui survey lokasi, analisis laboratorium terhadap empat sampel sumur, dan survey kuisioner serta wawancara masyarakat pengguna air tanah. Sedangkan data sekunder didapatkan melalui data penggunaan air tanah yang berasal dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. Data-data tersebut kemudian diolah menggunakan software excel dan dilakukan analisis untuk setiap data sehingga dapat digunakan untuk menentukan ketergantungan masyarakat Ponorogo terhadap air tanah, tren penggunaan air tanah, serta kualitas air tanah. Dari analisis tersebut, didapatkan hasil bahwa dari 60,95% masyarakat Ponorogo yang menggunakan air tanah, tidak sepenuhnya hanya bergantung pada air tanah. Analisis tersebut juga mendapatkan hasil bahwa persentase penggunaan air tanah tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, dari pengujian bakteri E.coli, didapatkan hasil untuk setiap sampelnya belum memenuhi baku mutu yang ada.
=================================================================================================================================
Ponorogo Regency is one of the districts in East Java, where 100% of the population has access to PDAM drinking water. Some of them seek drinking water from community wells. In 2022, as many as 60.95% of Ponorogo residents still use groundwater as a source of drinking water. Ideally, the drinking water used must comply with quality standards which refer to Minister of Health Regulation Number 2 of 2023 concerning Implementing Regulations of Government Regulation Number 66 of 2014 concerning Environmental Health. One of the parameters of drinking water quality is the absence of E. coli bacteria which can cause diarrhea. Departing from these two things, it is necessary to carry out research that examines the dependence of the Ponorogo community on the use of groundwater as a source of drinking water, trends in the use of groundwater as a source of drinking water in Ponorogo Regency, as well as the quality of groundwater in Ponorogo Regency, especially on the E. coli parameter. . This research will be carried out in four wells in Ponorogo District. The data used in this research was obtained through primary data and secondary data. Primary data was obtained through location surveys, laboratory analysis of four well samples, and questionnaire surveys and interviews with groundwater user communities. Meanwhile, secondary data was obtained through groundwater use data originating from the Central Statistics Agency of East Java Province. The data was then processed using Excel software and analysis was carried out for each data so that it could be used to determine the dependence of the Ponorogo community on groundwater, trends in groundwater use, and groundwater quality. From this analysis, the results showed that the 60.95% of Ponorogo people who use groundwater do not completely depend on groundwater. This analysis also showed that the percentage of groundwater use was still lower compared to previous years. Apart from that, from testing E.coli bacteria, the results for each sample did not meet existing quality standards.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: air tanah, air minum, ketergantungan masyarakat, tren, bakteri E.coli, groundwater, drinking water, society's dependence, trends, E. coli bacteria.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD233 Water consumption
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD259.2 Drinking water. Water quality
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD395 Reservoirs (water supply)
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Environmental Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Firsta Cinantya Kirana
Date Deposited: 30 Jan 2024 05:33
Last Modified: 30 Jan 2024 05:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/105769

Actions (login required)

View Item View Item