Unit Commitment Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming di Sistem Kelistrikan Pulau Sumbawa dengan Mempertimbangkan Pembangkit Energi Terbarukan

Hutabarat, Gilbert Ginaro (2024) Unit Commitment Menggunakan Metode Mixed Integer Linear Programming di Sistem Kelistrikan Pulau Sumbawa dengan Mempertimbangkan Pembangkit Energi Terbarukan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 07111940000209-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
07111940000209-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 July 2026.

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Pulau Sumbawa dengan luas wilayah ±15.448 km2, dan merupakan pulau terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan luas wilayah tersebut jumlah penduduk relatif mengalami kenaikan. Seiring dengan pertumbuhan penduduk di Pulau Sumbawa angka kebutuhan listrik diproyeksikan ikut meningkat. Kebutuhan konsumen akan energi listrik bersifat dinamis dan juga sistem tenaga listrik di Indonesia yang saling terinterkoneksi dalam pemenuhan kebutuhan beban. Saat ini penjadwalan pengoperasian pembangkit masih berdasarkan kebiasaan sehingga tidak mempertimbangkan efisiensi BPP. Dengan Unit Commitment menggunakan metode Mixed-Integer Linear Programming diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi BPP di system kelistrikan Pulau Sumbawa. Pemanfaatan energi baru terbarukan sebagai pembangkit listrik dengan biaya operasional yang rendah juga menjadi pertimbangan dalam mengoptimalkan efisiensi BBP. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan metode Mixed-Integer Linear Programming mampu memberikan solusi dari masalah UC secara sederhana dan ekonomis untuk sistem kelistrikan Pulau Sumbawa dengan hasil konvergen dengan FVAL menunjukkan total biaya Rp6,099,466,428 selama 24 jam dengan interval waktu 30 menit. Pada jam yang berbeda dengan permintaan beban yang sama pada saat PLTS tidak menyala menunjukkan total biaya Rp125,650,137 dibandingkan pada saat PLTS menyala menunjukan total biaya yang lebih murah yaitu Rp118,969, dan Hasil penelitian ini menunjukkan pembangkit konvensional lebih dipilih untuk dimatikan daripada dihidupkan kembali dikarenakan untuk menghidupkan kembali membutuhkan biaya pembangkitan dan biaya start-up yang besar sehingga untuk meminimumkan biaya lebih dipilih tidak dihidupkan kembali . dan dari hasil penelitian dengan membandingkan data ahli dengan data riil menunjukkan bahwa program dapat berjalan dan terbukti dapat meminimumkan biaya pembangkitan dan biaya start-up yang menjadi fungsi tujuan dari Unit Commitment.
====================================================================================================================================
Sumbawa Island has an area of ±15,448 km2, and is the largest island in West Nusa Tenggara Province, with this area the population has relatively increased. Along with population growth on Sumbawa Island, the electricity demand is projected to increase. Consumer needs for electrical energy are dynamic and the electrical power system in Indonesia is interconnected to meet load needs. Currently, generator operation scheduling is still based on custom so it does not take BPP efficiency into account. With Unit Commitment using the Mixed-Integer Linear Programming method, it is hoped that BPP efficiency can be optimized in the Sumbawa Island electricity system. Utilization of new, renewable energy as a power plant with low operational costs is also a consideration in optimizing BBP efficiency. The test results show that the Mixed-Integer Linear Programming method is able to provide a simple and economical solution to the UC problem for the Sumbawa Island electricity system with convergent results with FVAL showing a total cost of IDR 6,099,466,428 for 24 hours with a time interval of 30 minutes. At different hours with the same load demand when the PLTS is not on it shows a total cost of IDR 125,650,137 compared to when the PLTS is on it shows a cheaper total cost of IDR 118,969, and the results of this research show that conventional generators are preferred to be turned off rather than turned back on. because restarting requires large generation costs and start-up costs, so to minimize costs it is preferable not to restart. and the research results by comparing expert data with real data show that the program can run and is proven to be able to minimize generation costs and start-up costs which are the objective functions of the Unit Commitment.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Unit Commitment, Mixed-Integer Linear Programming, Pulau Sumbawa, Pembangkit Energi Terbarukan; Unit Commitment, Mixed-Integer Linear Programming, Sumbawa Island, Renewable Energy Generation.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.6 Operations research--Mathematics. Goal programming
T Technology > T Technology (General) > T57.62 Simulation
T Technology > T Technology (General) > T57.74 Linear programming
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1001 Production of electric energy or power
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1322.6 Electric power-plants
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK7870.23 Reliability. Failures
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Electrical Engineering > 20201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Gilbert Ginaro Hutabarat
Date Deposited: 07 Feb 2024 02:19
Last Modified: 07 Feb 2024 02:19
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/106337

Actions (login required)

View Item View Item