Risk Analysis On Occupancy Rate To Company Financial Conditions Utilizing Monte Carlo Simulation And Value At Risk With Discount Policy Implementation Or Long-Term Contract With Travel Agent (Case Study: Hotel X)

Santosa, Anak Agung Ayu Arini Utari (2022) Risk Analysis On Occupancy Rate To Company Financial Conditions Utilizing Monte Carlo Simulation And Value At Risk With Discount Policy Implementation Or Long-Term Contract With Travel Agent (Case Study: Hotel X). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02411840000170-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02411840000170-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2024.

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan sebuah hotel adalah untuk menjadi akomodasi sesaat tamu, oleh karena itu tingkat hunian merupakan aspek penting dalam kesuksesan sebuah hotel. Beberapa tahun terakhir, fluktuasi hunian mengguncang hotel yang mengarah ke kondisi keuangan yang tidak konsisten dan mengakibatkan risiko keuangan. Tugas akhir ini dilakukan untuk menentukan nilai risiko dari parameter nilai lindung nilai pada kontrak jangka panjang dengan agen perjalanan atau penerapan kebijakan diskon pada tingkat hunian kamar Superior dan Deluxe di Hotel X yang berfokus pada operasi kamar. Simulasi Monte Carlo digunakan untuk mencari tingkat hunian yang akan diterapkan pada parameter risiko. Setelah jumlah hunian ditemukan, model keuangan dapat dibentuk untuk mencapai laporan keuangan yang memperoleh pendapatan kotor, nilai profitabilitas negatif, arus kas negatif, rasio lancar perusahaan, dan Value at Risk (VaR) dari masing-masing skenario. Hasil model menjawab bahwa skenario tanpa lindung nilai lebih menguntungkan daripada skenario lindung nilai, namun pendapatannya tidak stabil. Skenario tanpa lindung nilai memiliki opportunity loss yang lebih tinggi daripada skenario lindung nilai karena okupansi yang tidak stabil. Pada tahun 2, Laba Setelah Pajak lindung nilai lebih tinggi daripada tanpa lindung nilai, sedangkan tahun 2 memiliki okupansi terendah di antara tahun-tahun lainnya. Melalui analisis sensitivitas, dapat diketahui bahwa, dengan tingginya hunian, lebih tinggi pendapatan untuk tanpa lindung nilai, namun pendapatan lebih rendah untuk penggunaan lindung nilai, dan sebaliknya. Permodelan lindung nilai lebih peka akan perubahan daripada penggunaan diskon, mengartikan pendapatan lindung nilai akan menurun saat hunian naik. Berdasarkan hasil VaR, skenario yang menggunakan lindung nilai menghasilkan investasi lebih rendah. Namun, tidak ada profitabilitas negatif, arus kas, rasio lancar, atau nilai VaR dalam pemodelan yang mengartikan bahwa terlepas dari pemanfaatan lindung nilai, setiap tahun tidak menimbulkan kerugian keuangan. Semakin tinggi okupansi, semakin tinggi keuntungan untuk skenario tanpa lindung nilai tetapi semakin rendah keuntungan untuk skenario lindung nilai, sebaliknya semakin rendah hunian, semakin rendah keuntungan untuk skenario tanpa lindung nilai tetapi keuntungan yang lebih tinggi untuk skenario lindung nilai.
===================================================================================================================================
A occupancy rate a clear The last few years, the fluctuating occupancy has been shakingly affecting hotels leading to inconsistent financial conditions resulting in financial risk. This thesis is for defining the risk values of parameters in hedging of long-term contract with travel agents or discount policy implementation for Superior and Deluxe rooms occupancy rates in Hotel X while only focusing on room operations. Monte Carlo simulation is used to find the occupancy to be applied to parameters. After the occupancy numbers are found, the financial model could be formed to achieve financial statements that states gross revenue, negative profitability, negative cash flow, current ratio, and Value at Risk (VaR) of each scenario. The model results in non-hedging with more profit than hedging but is unstable in revenue. Non-hedging also results in higher opportunity losses than hedging scenario due to the unstable occupancy. In year 2, the Earnings After Taxes is higher than non-hedging, whereas year 2 has the lowest occupancy among the other years. Based on sensitivity analysis, the higher the occupancy, the higher the revenue for non-hedging, while the lower the revenue for hedging, and vice versa. Hedging modelling is more sensitive than Based on VaR results, the scenarios that uses hedging resulted in lower investment. Nonetheless, no negative profitability, cash flow, current ratio, or VaR value were found in the modelling meaning that regardless of the utilization of hedging, it does not annually create financial loss. The higher the occupancy, the higher profit for non-hedging scenario but lower profit for hedging scenario, in contrary, the lower the occupancy, the lower profit for non-hedging scenario but higher profit for hedging scenario.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Hotel, Occupancy Rate, Financial Risk, Discount Policy, Hedging, Monte Carlo Simulation, Financial Projection, Value at Risk
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Industrial Engineering > 26201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: - Davi Wah
Date Deposited: 09 Feb 2024 03:27
Last Modified: 09 Feb 2024 03:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/106763

Actions (login required)

View Item View Item