Model Regresi Probit Bivariat Rekursif Semiparametrik dengan Thin Plate Spline pada Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Gender di Pulau Jawa

Trihelmina, Febriola Rania (2024) Model Regresi Probit Bivariat Rekursif Semiparametrik dengan Thin Plate Spline pada Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Pembangunan Gender di Pulau Jawa. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6003221021-Master_Thesis.pdf] Text
6003221021-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 July 2026.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Model regresi probit bivariat rekursif semiparametrik thin plate spline adalah model yang menggambarkan hubungan antara dua variabel respon berupa data kategorikal biner dengan satu atau lebih variabel prediktor berupa data kategorik serta data kontinu lebih dari satu variabel dengan fungsi penghalus yaitu thin plate spline yang mempertimbangkan masalah endogenitas. Permasalahan endogenitas ini kasus model dimana variabel endogen dapat menjadi variabel eksogen. Model regresi probit bivariat rekursif semiparametrik thin plate spline (RPBRS-TPS) diterapkan pada data berbentuk kategori, yaitu indeks kedalaman kemiskinan dan indeks pembangunan gender. Kemiskinan dan kesetaraan gender menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan atau lebih dikenal dengan SDGs, sehingga pemerintah perlu untuk melakukan penanganan lebih lanjut untuk mengentas kemiskinan dan kesetaraan gender. Badan Pusat Statistik mencatat per September 2022 persentase penduduk miskin di Indonesia meningkat sebesar 0,03% dari Maret 2022, dengan sebaran penduduk miskin terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatra. Khususnya di Pulau Jawa, jumlah penduduk miskin mencapai 13,94 juta jiwa dengan sebaran terbanyak di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Human Development Report dari UNDP menyebutkan bahwa kesetaraan gender memiliki kaitan yang kuat dengan kemiskinan. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sekunder pada 119 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa. Indeks kedalaman kemiskinan dan indeks pembangungan gender memiliki korelasi yang signifikan berdasarkan hasil pengujian dependensi. Pada pengujian endogenitas dengan menggunakan uji Lagrang Multiplier, dihasilkan bahwa terdapat masalah endogenitas pada model. Pemodelan dengan RPBRS-TPS dilakukan pada indeks kedalaman kemiskinan dan indeks pembangunan gender dengan variabel prediktor yang signifikan memengaruhi variabel respon adalah rasio desa/keluarahan yang memiliki fasilitas SMA, persentase penduduk yang memiliki keluhan kesehatan, dan upah minimum regional dengan kebaikan model AIC sebesar 299,262
===================================================================================================================================
The semiparametric thin plate spline recursive bivariate probit regression model is a model that describes the relationship between two response variables in the form of binary categorical data with one or more predictor variables in the form of categorical data and continuous data from more than one variable with a smoothing function, namely a thin plate spline which takes into account endogeneity problems. This endogeneity problem is a model case where endogenous variables can become exogenous variables. The semiparametric thin plate spline recursive bivariate probit regression model (RPBRS-TPS) is applied to categorical data, namely the depth of poverty index and the gender development index. Poverty and gender equality are one of the sustainable development goals or better known as SDGs, so the government needs to take further action to eradicate poverty and gender equality. The Central Statistics Agency noted that as of September 2022, the percentage of poor people in Indonesia increased by 0.03% from March 2022, with the distribution of poor people concentrated on the islands of Java and Sumatra. Especially on the island of Java, the number of poor people reached 13.94 million people with the largest distribution in the provinces of East Java and Central Java. The Human Development Report from UNDP states that gender equality has a strong relationship with poverty. The data used in this research is secondary data from 119 regencies/cities on the island of Java. The depth of poverty index and the gender development index have a significant correlation based on the results of dependency testing. In endogeneity testing using the Lagrang Multiplier test, it was found that there was an endogeneity problem in the model. Modeling with RPBRS-TPS was carried out on the depth of poverty index and gender development index with predictor variables that significantly influenced the response variable, namely the ratio of villages/neighborhoods that had high school facilities, the percentage of the population who had health complaints, and the regional minimum wage with a good AIC model of 299.262

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Endogenitas, Indeks kedalaman kemiskinan, indeks pembangunan gender, probit biner, rekursif; Endogeneity, Poverty depth index, gender development index, binary probit, recursive
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA29 Theory and method of social science statistics
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Statistics > 49101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Febriola Rania Trihelmina
Date Deposited: 20 Feb 2024 01:17
Last Modified: 20 Feb 2024 01:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/107615

Actions (login required)

View Item View Item