Analisis Value At Risk Untuk Pengukuran Optimal Saham Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Markowitz

Maulana, Raehan Izza (2024) Analisis Value At Risk Untuk Pengukuran Optimal Saham Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Menggunakan Metode Markowitz. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2043201104-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
2043201104-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2026.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Investasi merupakan suatu kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu, dengan tujuan mendapatkan penghasilan atau peningkatan nilai. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang digemari investor di pasar modal karena memiliki return yang tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya serta dapat menghasilkan keuntungan melalui dividend dan capital gain bagi investor. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pada pasar modal sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak 10,31 juta orang, angka tersebut meningkat 37,68% dibandingkan periode 2021 yang sebesar 7,49 juta dan melonjak 536,42% dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2018. Sebanyak 4,43 juta dari 10,31 juta merupakan investor pada pasar saham, dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pasar saham masih memiliki peminat yang tinggi. pada tahun 2022 IHSG terpengaruh positif dan signifikan oleh kapitalisasi pasar (mikroekonomi) danvariabel makro ekonomi. Kehadiran influencer pada saat ini yang merekomendasikan suatu saham tanpa menjelaskan suatu risikonya dapat memberikan dampak buruk bagi investor apabila dibiarkan terus-menerus sehingga akan menimbulkan kerugian, akibatnya investor akan kehilangan kepercayaan untuk berinvestasi di pasar modal. Untuk itu diperlukan analisis untuk mengetahui return dan risiko saham perusahaan sektor keuangan, agar investor dapat lebih bijak dalam berinvestasi. Risiko saham dapat dianalisis menggunakan metode Value at Risk monte carlo karena metode ini mengukur nilai Value at Risk dengan melibatkan macam-macam susunan eksposur dan risiko. Kemudian saham-saham tersebut dapat dibentuk menjadi portofolio dengan return dan risiko optimal menggunakan model Markowitz. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa portofolio optimal yang terbentuk memiliki expected return sebesar 8,09% dengan tingkat risiko sebesar 7,41%, dengan proporsi portofolio sebesar 20,45% dari saham BBCA, 10,44% dari saham BMRI, 29,56% dari saham BNGA, 9,93% dari saham BSIM, 26,75% dari saham SMMA, 2,87% dari saham BTPN, 26,75% dari saham SMMA
====================================================================================================================================
nvestment is an activity of placing funds in one or more types of assets over a certain period, with the aim of obtaining income or increasing value. Shares are one of the investment instruments that are popular with investors in the capital market because they have high returns compared to other investment instruments and can generate profits through dividends and capital gains for investors. Based on data from the Indonesian Central Securities Depository (KSEI), the number of investors in the capital market throughout 2022 was recorded at 10.31 million people, this figure increased 37.68% compared to the 2021 period which amounted to 7.49 million and jumped 536.42% in five the last year since 2018. As many as 4.43 million out of 10.31 million were investors in the stock market, from this data it can be concluded that the stock market still has high interest. in 2022 the JCI will be positively and significantly affected by market capitalization (microeconomic) and macroeconomic variables. The current presence of influencers who recommend a stock without explaining the risks can have a negative impact on investors if allowed to continue, causing losses, as a result investors will lose confidence in investing in the capital market. For this reason, analysis is needed to determine the returns and risks of shares in financial sector companies, so that investors can be wiser in investing. Stock risk can be analyzed using the Monte Carlo Value at Risk method because this method measures the Value at Risk value by involving various exposure and risk arrangements. Then these shares can be formed into a portfolio with optimal return and risk using the Markowitz model. Based on the results of the analysis, it was found that the optimal portfolio formed had an expected return of 8.09% with a risk level of 7.41%, with a portfolio proportion of 20.45% from BBCA shares, 10.44% from BMRI shares, 29.56% of BNGA shares, 9.93% of BSIM shares, 26.75% of SMMA shares, 2.87% of BTPN shares, 26.75% of SMMA shares

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Investasi, Saham ,Value at Risk, Markowitz, Portofolio.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.7 Estimation
Divisions: Faculty of Vocational > 49501-Business Statistics
Depositing User: Raehan izza maulana
Date Deposited: 22 Jul 2024 01:39
Last Modified: 22 Jul 2024 01:39
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/108567

Actions (login required)

View Item View Item