Analisa Dampak Kebijakan Kendaraan Listrik Terhadap Perekonomian dan Lingkungan Menggunakan Pendekatan Sistem Dinamik

Fadlillah, Muhammad Syamil (2024) Analisa Dampak Kebijakan Kendaraan Listrik Terhadap Perekonomian dan Lingkungan Menggunakan Pendekatan Sistem Dinamik. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6026231022-Master_Thesis.pdf] Text
6026231022-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 October 2026.

Download (5MB)

Abstract

Pemanasan global dan krisis iklim merupakan isu yang mendesak dunia pada abad ini dan terus masih berlangsung. Kontributor terbesar atas permasalahan tersebut adalah emisi karbon, terutama dari pembakaran bahan bakar fosil oleh kendaraan bermotor. Kendaraan listrik menjadi inovasi sebagai solusi potensial untuk mengurangi emisi karbon dan telah diterima luas di berbagai negara.
Pada tahun 2022, Indonesia memberikan kontribusi emisi karbon sangat tinggi sebanyak 1,866 miliar ton. Indonesia telah berupaya mendorong adopsi kendaraan listrik untuk dapat mengurangi emisi. Meskipun peralihan ke kendaraan berenergi bersih ini membawa dampak lingkungan yang positif, tetapi dari aspek pertumbuhan ekonomi mungkin akan kurang menguntungkan.
Meski banyak penelitian telah dilakukan tentang dampak kendaraan listrik pada lingkungan, analisis yang menggabungkan antara ekonomi dan lingkungan masih belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak kebijakan kendaraan listrik terhadap perekenomonian dan lingkungan. Karena permasalahan yang kompleks ini dibutuhkan metode yang dapat melakukan analisis komprehensif. Sehingga akan digunakan pendekatan sistem dinamik sistem dinamik. Penelitian ini akan menggunakan data penelitian dari Badan Pusat Statistik dan Laporan-laporan terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario dengan perpanjangan atau peningkatan insentif memiliki dampak signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan jumlah kendaraan listrik. Skenario perpanjangan insentif hingga 2045 dan peningkatan insentif menghasilkan penurunan emisi karbon yang signifikan dan peningkatan adopsi kendaraan listrik yang substansial. Namun, skenario ini membutuhkan komitmen finansial yang besar. Sebaliknya, skenario pengembangan industri kendaraan listrik menunjukkan pemulihan finansial jangka panjang yang lebih baik setelah investasi awal, meskipun peningkatan jumlah kendaraan listrik lebih lambat.
Penelitian ini menghasilkan rekomendasi kebijakan pemerintah yang tepat terkait kendaraan listrik sehingga memberikan pandangan holistik mengenai dampak kebijakan kendaraan listrik terhadap faktor ekomoni dan faktor lingkungan. Sehingga dapat mengetahui faktor pendorong agar tercapainya potensi terbaik dari kendaraan listrik dengan kondisi lingkungan optimal dan ekonomi yang stabil.

==========================================================

Global warming and the climate crisis are pressing issues of this century and continue to persist. The largest contributor to these problems is carbon emissions, primarily from the combustion of fossil fuels by motor vehicles. Electric vehicles (EVs) are a promising innovation to reduce carbon emissions and have been widely adopted in various countries.
In 2022, Indonesia contributed a significant amount of carbon emissions, totaling 1.866 billion tons. Indonesia has made efforts to promote the adoption of electric vehicles to reduce emissions. While the transition to clean energy vehicles has positive environmental impacts, it may be less beneficial from an economic growth perspective.
Although many studies have examined the environmental impact of electric vehicles, there is a lack of analyses that integrate both economic and environmental aspects. Therefore, this research aims to understand the impact of electric vehicle policies on the economy and the environment. Given the complexity of this issue, a comprehensive analytical method is required. Thus, a system dynamics approach will be used. This research will utilize data from the Central Bureau of Statistics and related reports.
The findings indicate that scenarios involving the extension or enhancement of incentives have a significant impact on reducing carbon emissions and increasing the number of electric vehicles. Scenarios that extend incentives until 2045 and enhance incentives result in substantial carbon emission reductions and a significant increase in the adoption of electric vehicles. However, these scenarios require substantial financial commitments. In contrast, the scenario of developing the electric vehicle industry shows better long-term financial recovery after the initial investment, although the increase in the number of electric vehicles is slower.
This research provides appropriate government policy recommendations related to electric vehicles, offering a holistic view of the impact of electric vehicle policies on economic and environmental factors. It aims to identify the driving factors to achieve the optimal potential of electric vehicles with optimal environmental conditions and stable economic growth.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kendaraan Listrik, Kebijakan, Model, Simulasi, Sistem Dinamik. Electric Vehicle, Policy, Model, Simulation, System Dynamics.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.62 Simulation
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 59101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Muhammad Syamil Fadlillah
Date Deposited: 25 Jul 2024 07:21
Last Modified: 25 Jul 2024 07:21
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/109033

Actions (login required)

View Item View Item