PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS(SIG) DAN DATA MULTI TEMPORAL CITRA SATELIT UNTUK PEMBUATAN PETA KONSERVASI LAHAN

SRI, SUKMAWATI (2012) PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS(SIG) DAN DATA MULTI TEMPORAL CITRA SATELIT UNTUK PEMBUATAN PETA KONSERVASI LAHAN. Masters thesis, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER.

[img] Text
3109204341-master thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kecamatan Panti, Kabupaten Jember merupakan kawasan perkebunan kopi dan karet yang tergolong paling parah terlanda bencana alam, terutama desa Kemiri dan desa Suci di awal tahun 2006. Seluruh kawasan itu berada di sekitar pegunungan Hiang Argopuro, tepatnya daerah aliran Kali Dinoyo dan Kali Putih, yang, berupa lahan perkebunan terbuka dengan material tanah yang lepas, dan pada musim hujan mudah terbawa oleh aliran air yang melimpas. Adanya pengurangan vegetasi di gunung dan pembangunan kawasan pemukiman merubah tata guna lahan yang berakibat banjir dan tanah longsor. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian tata guna lahan sebagai upaya konservasi, dengan metode vegetasi, yakni menanaminya dengan tanaman yang sesuai dengan fungsi kawasan dan kondisi fisiologisnya, baik sebelum banjir, sebagai evaluasi maupun sesudah banjir, sebagai perencanaan. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Glagahwero, DAS Bedadung, dengan luas daerah tangkapan air 8800 hektar. Secara geografis daerah ini terletak pada 8°00’00” - 8°15’00” LS dan 113°30’00’ - 113°45’00” BT. Data klimatologi, diambil dari data stasiun klimatologi di daerah penelitian, rata-rata temperatur udara 23°C, kelembaban udara 89%, lama penyinaran matahari 65,71% dan kecepatan angin rata-rata 2,0 km/jam. Berdasarkan catatan di beberapa stasiun pengamat yang ada, selama 10 tahun terakhir, curah hujan rata-rata 1.950 mm/th, curah hujan terendah 1.458 mm/th dan tertinggi sebesar 2.425 mm/th. Intensitas hujan harian terbesar sebesar 17,750 mm/hari, terjadi di wilayah Sub DAS bagian hulu di kecamatan Panti. Metode penelitian menggunakan interpretasi data citra Satelit Aster tahun 2008 dan peta-peta pendukung lainnya. Analisa dilakukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG), diketahui bahwa Sub DAS Glagahwero, pada kawasan hutan lindung, 100% luasannya berpotensi kritis sampai agak kritis. Pada kawasan budidaya tanaman tahunan, 50% luasannya berpotensi kritis. Usaha konservasi yang optimal untuk dapat mempertahankan kondisi eksisting yang telah ada harus dilakukan. Konservasi dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya dengan metode vegetatif yakni, semua tanaman yang ditanam pada lahan harus sesuai dengan fungsi kawasan dan kondisi fisiologisnya. Pada kawasan hutan lindung, sebagai pengendali erosi, dipilih tanaman sengon laut, dan kemlandingan. Pada kawasan penyangga, dipilih tanaman jati, mahoni dan sono keling. Pada kawasan budidaya tanaman tahunan, dipilih tanaman kopi, coklat, rambutan, durian, alpukat dan nangka, yang diselingi dengan salam dan mahoni. Untuk penguat teras atau tepi sungai ditanami aren, bambu, salak dan kaliandra

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTS 025.069 1 Sri p
Uncontrolled Keywords: Citra Satelit, Konservasi Lahan dan SIG
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5105 Data Transmission Systems
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Mrs Ansi Aflacha
Date Deposited: 20 Dec 2016 04:30
Last Modified: 20 Dec 2016 04:30
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1116

Actions (login required)

View Item View Item