Penentuan Alternatif Investasi Pembangunan Fasilitas Ekonomi pada Lahan di Kawasan Jalur Lintas Pantai Selatan – Selatan Provinsi Jawa Timur

Prikafais, Elfayasa (2025) Penentuan Alternatif Investasi Pembangunan Fasilitas Ekonomi pada Lahan di Kawasan Jalur Lintas Pantai Selatan – Selatan Provinsi Jawa Timur. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6032221044-Master_Thesis.pdf] Text
6032221044-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Jalur Lintas Pantai Selatan – Selatan (Pansela) merupakan salah satu program strategis nasional yang diharapakan mampu meningkatkan ekonomi di wilayah Provinsi Jawa Timur. Peningkatan ekonomi ini akan berdampak pada pengingkatan investasi di kawasan tersebut. Lahan milik Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek khususnya lokasi V memiliki potensi untuk dikembangkan, namun saat ini belum termanfaatkan secara optimal sehingga belum didapatkan produktivitas maksumum yang tertinggi dan terbaik. Pada penelitian ini dikaji alternatif penggunakan lahan berupa Single-Use Hotel (Alternatif 1), Single Use Pujasera Modern (Alternatif 2) dan Mixed-Use Industri Pengolahan Ikan Pujasera Modern (Alternatif 3) berdasarkan kriteria HBU dan metode ANP dalam pengambilan keputusannya. Dari hasil analisis HBU didapatkan bahwa masing-masing dinyatakan layak secara legal, fisik, finansial dan produktivitas maksimum dan hasil analsis ANP didapatkan bahwa alternatif yang memiliki prioritas pertama adalah alternatif 3 dengan nilai bobot normal sebesar 0.566014, prioritas kedua adalah alternatif 2 dengan nilai bobot normal sebesar 0.255468 dan prioritas ketiga adalah alternatif 1 dengan nilai bobot normal sebesar 0.178517.
==============================================================================================================================
Trans South South Java (Pansela) is one of the national strategic programs expected to boost the economy in the East Java Province region. This economic growth is anticipated to positively impact investment in the area. The land owned by the Fisheries Department of Trenggalek Regency, specifically at location V, has potential for development but is currently underutilized, resulting in the absence of optimal maximum productivity. This study examines alternative land uses, including Single-Use Hotel (Alternative 1), Single-Use Modern Food Court (Alternative 2), and Mixed-Use Fish Processing Industry and Modern Food Court (Alternative 3), based on the Highest and Best Use (HBU) criteria and the Analytical Network Process (ANP) method for decision-making. The HBU analysis results indicate that all alternatives are feasible in terms of legality, physical, financial, and maximum productivity aspect. The ANP analysis results show that the alternative with the highest priority is Alternative 3, with a normalized weight score of 0.566014, followed by Alternative 2 with a normalized weight score of 0.255468, and Alternative 1 with a normalized weight score of 0.178517.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Jalur Lintas Pantai Selatan, Investasi, Highest and Best Use, Analytical Network Process
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT)
Depositing User: Elfayasa Prikafais
Date Deposited: 01 Feb 2025 22:40
Last Modified: 01 Feb 2025 22:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/116778

Actions (login required)

View Item View Item