Mustakim, Lutfi (2025) Analisis Risiko Proyek Pembangunan Saluran Udara Dan Kabel 150 KV Gardu Induk Kariangau Menuju GIS 4 Di Ibu Kota Nusantara. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
![]() |
Text
6032221047-Master_Thesis .pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 1 April 2027. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) disahkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Salah satu proyek PLN di IKN yaitu pembangunan saluran udara dan kabel 150 kV dari Gardu Induk (GI) Kariangau menuju Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN. Proyek ini memiliki tantangan terkait nilai investasi yang besar dan kompleksitasnya, sehingga diperlukan analisis risiko secara komprehensif untuk memastikan keberhasilan proyek. Penelitian ini penting untuk dilakukan, karena berdasarkan data bahwa 8 dari 10 proyek PLN di Kalimantan yang telah selesai pada tahun 2022 dan 2023, mengalami perpanjangan waktu (time overrun) 1 hingga 3 tahun dan penambahan biaya (cost overrun) 10% hingga > 20%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko proyek tersebut dengan pendekatan multi-metode. Data dikumpulkan melalui laporan Kajian Risiko PLN UIP Kalbagtim tahun 2022, studi literatur, wawancara, dan survei kuisioner. Proses identifikasi risiko ditemukan 12 variabel risiko yang terdiri dari 63 kriteria risiko, analisis risiko menggunakan metode Severity Index (SI) untuk menentukan nilai probabilitas dan dampak. Hasil analisis risiko didapatkan kategori risiko, yaitu 2 kriteria risiko extreme, 30 kriteria risiko high risk, 19 kriteria risiko moderat, dan 12 kriteria risiko low risk. Metode Delphi digunakan untuk penentuan rekomendasi alternatif respon risiko terhadap kategori risiko extreme dan high risk. Metode Analytical Network Process (ANP) digunakan untuk menentukan risiko prioritas serta rekomendasi respon risiko terhadap risiko prioritas. Hasil penelitian ini ditemukan tiga (3) variabel risiko prioritas yaitu risiko Pengadaan Tanah dengan bobot tertinggi 0.20183, risiko Pembebasan ROW dengan bobot 0.16829, risiko Perijinan dengan bobot 0.16564. Rekomendasi respon risiko prioritas terhadap risiko Pengadaan Tanah antara lain yaitu pembentukan tim Task Force untuk percepatan verifikasi dokumen pembayaran tanah, melibatkan tokoh masyarakat dan memberikan sosialisasi transparan mengenai proses appraisal, risiko Pembebasan ROW yaitu pembentukan tim Task Force untuk percepatan verifikasi dokumen ROW, melakukan konsinyasi (penitipan nilai kompensasi ROW di pengadilan) dan kerjasama dengan pihak Bank terkait pembuatan rekening massal untuk pembayaran kompensasi ROW, risiko Perijinan yaitu membuat daftar perizinan yang dibutuhkan dan menyusun timeline pengajuan, mengadakan audiensi kepada stakeholder terkait untuk meningkatkan dukungan terhadap kegiatan proyek, serta melakukan regular checkpoint untuk memastikan kelengkapan dokumen sebelum pengajuan perizinan.
====================================================================================================================================
The development of Nusantara Capital (IKN) was legalized based on Law No. 3 of 2022 on State Capital (UU IKN). One of PLN’s projects in IKN is the construction of a 150 kV overhead transmission line and cable from the Kariangau Substation (GI) to Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN. This project has challenges related to the large investment value and complexity, so a comprehensive risk analysis is needed to ensure the success of the project. This research is essential, because based on the data, 8 out of 10 PLN projects in Kalimantan completed in 2022 and 2023 have experienced a time overrun of 1 to 3 years and cost overrun 10% to > 20%. This study aims to analyze the risks of the project using a multi-method approach. Data were collected through the PLN UIP Kalbagtim 2022 Risk Assessment Report, literature reviews, interviews, and questionnaire surveys. The risk identification process identified 12 risk variables consisting of 63 risk criteria, risk analysis using the Severity Index (SI) method to determine the probability and impact values. The risk analysis results categorized the risks as follows: 2 extreme risk criteria, 30 high-risk criteria, 19 moderate-risk criteria, and 12 low-risk criteria. The Delphi method is used to determine alternative recommendations for risk responses for extreme and high risk categories. The Analytical Network Process (ANP) method is used to identify priority risks and recommendations for risk responses to priority risk. The results of this study found three (3) priority risk variables: Land Acquisition risk with the highest weight of 0.20183, Right of Way (ROW) Clearence risk with a weight of 0.16829, and Permitting risk with a weight of 0.16564. Recomendations for priority risk responses to Land Acquisition risk includes forming a Task Force team to accelerate verification of land payment documents, involving community leaders, and provide transparent socialization regarding the appraisal process. For ROW Clearance risk, the recommendations include forming a Task Force to accelerate the verification of ROW documents, conducting consignment (depositing ROW compensation values in court), and collaborating with banks to facilitate the creation of mass accounts for ROW compensation payments. For Permitting risk, the recommendations include create a list of required permits and compile a submission timeline, holding audiences with relevant stakeholders to increase support for project activities, and conducting regular checkpoints to ensure document completeness before submitting permits.
Item Type: | Thesis (Masters) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | risiko, pembangunan saluran udara dan kabel, severity index, delphi, analytical network process = risk, overhead line and cable construction, severity index, delphi, analytical network process |
Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management |
Divisions: | Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT) |
Depositing User: | Lutfi Mustakim |
Date Deposited: | 28 Jan 2025 22:42 |
Last Modified: | 11 Feb 2025 03:17 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/117054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |