Hadyandra, Ditan (2025) Analisis Gangguan Short Circuit Pada Rancangan Sistem Pembangkit Surya On-Grid Dermaga Dwimatama Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dengan Metode Simulasi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
![]() |
Text
5019201129-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 1 April 2027. Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pada setiap dermaga, tentunya dibutuhkan pebangkit listrik untuk menyediakan daya dalam kegiatannya. Sumber daya utama yang tersedia pada Dermaga Dwimatama berupa listrik dari jaringan PLN dan pada penelitian ini juga disimulasikan PLTS sebagai sumber daya tambahan, dimana kedua pembangkit tersebut menyediakan listrik kepada seluruh dermaga serta kapal ketika bersandar dan silo pupuk. Terdapat tiga skenario yang akan disimulasikan, yaitu apabila kedua pembangkit tersebut beroperasi, apabila hanya PLN yang beroperasi, dan apabila hanya PLTS yang beroperasi. Tujuannya untuk mengetahui apakah terjadi penurunan tegangan ketika menyuplai semua kapal dan silo pupuk secara bersamaan dari ketiga skenario tersebut. Kemudian disimulasikan apabila hanya salah satu kapal saja dengan silo pupuk untuk kondisi yang mendekati kenyataan. Simulasi-simulasi ini bertujuan untuk megetahui berbagai faktor seperti pendistribusian beban, pembagian daya, penurunan tegangan, dan gangguan hubungan singkat. Berdasarkan setiap variasi simulasi Load Factor Analysis yang dijalankan, hanya satu busbar pada skenario kedua yang mengalami penurunan tegangan yang melebihi batas 5%, yaitu sebesar 6,25%. Dengan mengetahui busbar yang mengalami penurunan tegangan yang terbesar, maka busbar tersebut dijadikan objek simulasi terjadinya gangguan arus hubungan singkat. Simulasi tersebut menghasilkan gangguan arus yang sangat besar dengan nilai 11,610 kA. Namun hasil tersebut ketika dibandingkan dengan perhitungan manual tidak sama, dimana perhitungan manual berdasarkan standar IEC sebesar 9.141,833 A atau 9,141 kA. Untuk meningkatkan tegangan, maka dipasanglah sebuah trafo pada busbar tersebut yang berjumlah 3, bertegangan 0,4 kV, dan 100 KVAR. Setelah dilakukan pemasangan Trafo, tegangan berhasil meningkat dengan penurunan tegangan yang tepat pada batas 5%, namun dapat disesuaikan dan dipilih kapasitor yang meningkatkan tegangan dengan lebih tinggi.
=====================================================================================================================================
At each dock, of course, a power generator is needed to provide energy for its activities. The main power source available at Dermaga Dwimatama is electricity from the PLN network, and in this study, a solar power plant (PLTS) is also simulated as an additional power source, where both power plants provide electricity to the entire dock, as well as to ships when docked and fertilizer silos. There are three scenarios that will be simulated, namely when both power plants are operating, when only PLN is operating, and when only PLTS is operating. The goal is to determine whether there is a voltage drop when supplying all the ships and fertilizer silos simultaneously from the three scenarios. Then it is simulated if only one ship with the fertilizer silo is used to approximate real conditions. These simulations aim to determine various factors such as load distribution, power sharing, voltage drop, and short circuit disturbances. Based on each variation of the Load Factor Analysis simulations conducted, only one busbar in the second scenario experienced a voltage drop exceeding the 5% limit, specifically 6.25%. By identifying the busbar that experiences the greatest voltage drop, that busbar is used as the object for simulating a short-circuit current disturbance. The simulation produced a very large current disturbance with a value of 11,610 kA. However, the result when compared to the manual calculation is not the same, where the manual calculation based on IEC standards is 9.141,833 A or 9,141 kA. To increase the voltage, three transformers were installed on the busbar, each rated at 0.4 kV and 100 KVAR. After the installation of the transformer, the voltage successfully increased with a voltage drop precisely at the 5% limit, but capacitors that increase the voltage more significantly can be adjusted and selected.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Dermaga, Short Circuit, Penurunan Tegangan, Dock, Short Circuit, Voltage Drop |
Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1087 Photovoltaic power generation V Naval Science > V Naval Science (General) > V220 Naval ports, bases, reservations, docks, etc. |
Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis |
Depositing User: | Ditan Hadyandra |
Date Deposited: | 06 Feb 2025 07:25 |
Last Modified: | 06 Feb 2025 07:25 |
URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/117539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |