Peningkatan Proses Requirement Analysis pada Fase Pengembangan Produk di PT SEVIMA dengan menerapkan SEA Model dan Design Thinking

Siahaan, Inggrit Rismauli (2025) Peningkatan Proses Requirement Analysis pada Fase Pengembangan Produk di PT SEVIMA dengan menerapkan SEA Model dan Design Thinking. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5026211012-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5026211012-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Requirement Analysis merupakan tahap krusial dalam pengembangan perangkat lunak, berfungsi untuk memastikan kebutuhan pelanggan diterjemahkan dengan tepat ke dalam spesifikasi teknis. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA), sebuah perusahaan teknologi yang bergerak dalam bidang pendidikan di Indonesia, menghadapi tantangan dalam proses Requirement Analysis yang kompleks, terutama dalam lingkungan agile yang dinamis. Tantangan utama meliputi kesulitan mengekstraksi tacit knowledge pelanggan, keberagaman kebutuhan institusi pendidikan, dan kesenjangan transfer pengetahuan antar tim internal. Tanpa pendekatan yang sistematis, proses ini dapat menghasilkan backlog yang tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan, berpotensi memengaruhi kualitas produk. Permasalahan: Proses Requirement Analysis di PT SEVIMA menunjukkan beberapa kendala, seperti kurangnya mekanisme eksplorasi kebutuhan yang mendalam dan struktur pendukung untuk transfer pengetahuan antar tim. Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada hanya mencakup kerangka kerja PDLC secara umum dan belum dirancang secara spesifik untuk mendukung proses Requirement Analysis. Hal ini menyebabkan efisiensi dan kualitas proses tidak optimal, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kepuasan pelanggan. Tujuan:. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang ulang proses Requirement Analysis di PT SEVIMA dengan pendekatan Business Process Management (BPM) yang mengintegrasikan SEA Model dan Design Thinking. Tujuan akhirnya adalah menciptakan proses Requirement Analysis yang lebih terstruktur, efisien, dan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Metode: Penelitian ini menggunakan memanfaatkan beberapa tahapan pada BPM lifecycle yang terdiri dari: identifikasi proses, penemuan proses, dan analisis proses. Pada tahap identifikasi proses, wawancara dengan pemangku kepentingan dilakukan untuk memahami kendala utama yang memengaruhi proses Requirement Analysis. Pemodelan as-is menggunakan BPMN dilakukan pada tahap penemuan proses untuk memetakan kondisi saat ini. Analisis akar permasalahan menggunakan Fishbone Diagram dan Why-Why Analysis untuk mengidentifikasi hambatan utama. Solusi perbaikan dirancang dengan creative thinking, memanfaatkan SEA Model untuk mengubah tacit knowledge menjadi explicit knowledge dan Design Thinking untuk menghasilkan solusi kreatif dan berbasis kebutuhan pengguna. Hasil: Penelitian menghasilkan rancangan to-be untuk proses Requirement Analysis di PT SEVIMA, termasuk pengembangan template eksplorasi kebutuhan pelanggan dan panduan transfer pengetahuan antar tim. Validasi rancangan menunjukkan peningkatan efisiensi dalam proses Requirement Analysis, terutama dalam mengurangi gap antar tim dan meningkatkan pemahaman kebutuhan pelanggan. Rancangan ini juga memungkinkan standarisasi yang lebih baik dalam eksplorasi kebutuhan awal. Manfaat: Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan model Requirement Analysis berbasis BPM dengan pendekatan SEA Model dan Design Thinking. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi PT SEVIMA untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses Requirement Analysis, yang dapat diadopsi oleh perusahaan teknologi lainnya dalam menghadapi tantangan serupa.
Kata kunci: Requirement Analysis, SEA Model, Design Thinking, Business Process Management, Knowledge Transfer
==================================================================================================================================
Background: Requirement Analysis is a critical phase in software development, ensuring that customer needs are accurately translated into technical specifications. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA), a leading educational technology company, faces challenges in its complex Requirement Analysis process, particularly in a dynamic agile environment. Key issues include difficulties in extracting customers' tacit knowledge, diverse needs of educational institutions, and knowledge transfer gaps among internal teams. Without a systematic approach, this process risks producing backlogs misaligned with customer needs, potentially impacting product quality. Problem: SEVIMA's Requirement Analysis process reveals several challenges, such as the lack of mechanisms for in-depth need exploration and supporting structures for knowledge transfer among teams. Existing Standard Operating Procedures (SOPs) cover only general PDLC frameworks and are not specifically designed for Requirement Analysis. This results in suboptimal efficiency and quality, ultimately affecting customer satisfaction. Objective: This study aims to analyze and redesign the Requirement Analysis process at SEVIMA using the Business Process Management (BPM) approach, integrating SEA Model and Design Thinking. The ultimate goal is to create a more structured and efficient Requirement Analysis process that better meets customer needs. Methodology: The study utilizes specific stages of the BPM lifecycle, including process identification, process discovery, and process analysis. In the process identification stage, interviews with stakeholders were conducted to understand the key challenges affecting the Requirement Analysis process. During the process discovery stage, as-is modeling using BPMN was performed to map the current state. Root Cause Analysis was carried out using the Fishbone Diagram and Why-Why Analysis to identify primary obstacles. Improvement solutions were designed through creative thinking, utilizing the SEA Model to convert tacit knowledge into explicit knowledge and Design Thinking to develop creative, user-oriented solutions. Results: The research produced a to-be design for SEVIMA's Requirement Analysis process, including the development of customer need exploration templates and guidelines for inter-team knowledge transfer. Validation of the design demonstrated improved efficiency in the Requirement Analysis process, particularly in reducing inter-team gaps and enhancing the understanding of customer needs. The design also enabled better standardization of initial need exploration.
Benefits: This study provides an academic contribution to developing BPM-based Requirement Analysis models with SEA Model and Design Thinking approaches. Practically, it offers strategic recommendations for SEVIMA to enhance the efficiency and effectiveness of its Requirement Analysis process, which can be adopted by other technology companies facing similar challenges.
Keywords: Requirement Analysis, SEA Model, Design Thinking, Business Process Management, Knowledge Transfer

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Requirement Analysis, SEA Model, Design Thinking, Business Process Management, Knowledge Transfer
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.6 Management information systems
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Inggrit Rismauli Siahaan
Date Deposited: 02 Feb 2025 02:07
Last Modified: 02 Feb 2025 02:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/117620

Actions (login required)

View Item View Item