Analisis Perbandingan Penjadwalan Terhadap Fabrikasi Modular dalam Industri Minyak & Gas Lepas Pantai

Widianingrum, Windi (2025) Analisis Perbandingan Penjadwalan Terhadap Fabrikasi Modular dalam Industri Minyak & Gas Lepas Pantai. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 6032231121-Master_Thesis.pdf] Text
6032231121-Master_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 2 April 2027.

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Industri minyak dan gas lepas pantai pada perusahaan EPC (Engineering, Procurement & Construction) pada saat ini menggunakan metode modularisasi untuk meningkatkan produktivitas waktu, biaya, dan kualitas. Modularisasi merupakan metode konstruksi dengan mempertimbangkan ukuran dari modul untuk di fabrikasi di luar site sebelum di rakit atau assembly di site. Adanya perbedaaan dimensi dari fabrikasi suatu modul membuat perusahaan EPC tidak memiliki standardisasi dalam penentuan jumlah waktu untuk penjadwalan dan estimasi biaya menjadi faktor utama over budget dan delay pada proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam durasi penjadwalan antara proyek-proyek yang melibatkan modul-modul dengan dimensi yang berbeda. Dengan menggunakan metode CPM dalam proses analisis penjadwalan proyek dengan dimensi modul yang berbeda dan mengintegrasikan hasil alternatif standardisasi KPI pada proses analisis biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model alternatif standardisasi KPI efektif dalam menentukan efisiensi biaya proyek dengan menghasilkan KPI spesifik untuk setiap kategori modul. Penggunaan metode CPM berhasil meningkatkan efisiensi durasi pekerjaan hingga 39% yaitu dari 391 hari menjadi 238 hari pada modul A15, optimalisasi durasi pekerjaan juga terdapat pada modul A02 sebesar 24% dari 371 hari menjadi 281 hari. Hal serupa juga pada modul A07 dari 387 hari menjadi 327 hari sehingga efisiensi pekerjaan meningkat 15%. Integrasi alternatif KPI dan metode CPM mengurangi estimasi biaya total untuk pekerjaan konstruksi struktur pada tiga modul yaitu A02, A07 dan A15 dengan budget unit manhour proyek hingga 31% dari 222,308 menjadi 152,335 budget unit manhour. Integrasi alternatif standardisasi KPI dan metode CPM dapat mengoptimalkan waktu dan biaya pada proyek modular, khususnya di sektor minyak dan gas lepas pantai.
=====================================================================================================================================
The offshore oil and gas industry in EPC (Engineering, Procurement & Construction) companies currently employs modularization methods to improve time, cost, and quality productivity. Modularization is a construction method that considers the size of modules to be fabricated offsite before being assembled onsite. Variations in the dimensions of module fabrication cause EPC companies to lack standardization in determining scheduling time and cost estimation, which becomes a major factor in project overruns and delays. This study aims to identify differences in scheduling durations between projects involving modules of different dimensions. By using the CPM method in project scheduling analysis with varying module dimensions and integrating alternative KPI standardization results in cost analysis processes, the study reveals that the alternative KPI standardization model effectively determines project cost efficiency by generating specific KPIs for each module category. The use of the CPM method successfully improved job duration efficiency by 39%, reducing it from 391 days to 238 days for module A15. Optimization of job duration was also observed for module A02, with a 24% reduction from 371 days to 281 days, and for module A07, with a 15% reduction from 387 days to 327 days. The integration of alternative KPIs and the CPM method reduced the total estimated construction structure costs for the three modules—A02, A07, and A15—by up to 31%, from 222,308 to 152,335 project manhour budget units. The integration of alternative KPI standardization and the CPM method can optimize time and costs in modular projects, particularly in the offshore oil and gas sector.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: EPC, modularisasi, analisis penjadwalan, dimensi modul, EPC, modularization, scheduling analysis, module dimension
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
T Technology > T Technology (General) > T58.8 Productivity. Efficiency
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
Divisions: Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT)
Depositing User: Windi Widianingrum
Date Deposited: 01 Feb 2025 15:00
Last Modified: 01 Feb 2025 15:00
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/117639

Actions (login required)

View Item View Item