Optimasi Tangki Penyimpanan Biodiesel: Strategi Penggunaan Nitrogen Untuk Mengurangi Kondensasi dan Oksidasi

Rohali, Khabib (2025) Optimasi Tangki Penyimpanan Biodiesel: Strategi Penggunaan Nitrogen Untuk Mengurangi Kondensasi dan Oksidasi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5019201025_Thesis.pdf] Text
5019201025_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyimpanan biodiesel dengan menggunakan nitrogen untuk mengurangi kondensasi dan oksidasi yang dapat menurunkan kualitas bahan bakar. Penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif semakin meningkat karena emisi yang lebih rendah dan keunggulannya dalam hal keberlanjutan. Namun, biodiesel rentan terhadap degradasi, terutama akibat oksidasi dan penyerapan kelembapan, yang dapat memicu pertumbuhan mikroba dan pembentukan endapan. Dalam penelitian ini, nitrogen dimanfaatkan untuk menciptakan atmosfer dalam tangki penyimpanan, yang diharapkan dapat menjaga kualitas biodiesel selama penyimpanan jangka panjang. Metode eksperimen dilakukan dengan membandingkan kualitas biodiesel yang disimpan dengan nitrogen dan tanpa nitrogen. Parameter yang diuji meliputi kelembapan, kadar asam lemak bebas, jumlah mikroba, dan performa mesin diesel. Dari hasil kelembaban nitrogen dapat menurunkan kelembapan udara dari kisaran 60%–90% menjadi 10%–25%. Kemudian dari bilangan asam pada minggu 8 memiliki selisih 0,046 dari biodiesel B35 yang terkondisi dan tanpa kondisi. Untuk jumlah mikroba pada minggu 8 mengalami penurunan pada biodiesel B35 yang terkondisi yaitu 0 CFU/ml dan untuk tanpa kondisi memiliki hasil 24300 CFU/ml. Penyimpanan biodiesel B35 menyebabkan penurunan performa mesin diesel, termasuk daya, konsumsi bahan bakar (FOC), dan torsi. Daya mesin turun sebesar 0,245 kW setelah penyimpanan dibandingkan dengan minggu ke-0, sementara biodiesel yang terkondisi menunjukkan penurunan daya sebesar 0,201 kW. Konsumsi bahan bakar meningkat seiring waktu, dengan nilai FOC pada minggu ke-8 mencapai 288,22 gr/kWh untuk biodiesel tanpa kondisi, sementara biodiesel terkondisi mencatatkan 270,25 gr/kWh. Peningkatan ini dipengaruhi oleh faktor seperti zat pengotor, densitas, dan pertumbuhan bakteri. Torsi mesin juga menurun dari 19,84 Nm pada minggu ke�0 menjadi 19,404 Nm dengan kondisi, dan 18,93 Nm tanpa kondisi.
================================================================================================================================
This research aims to optimize biodiesel storage using nitrogen to reduce condensation and oxidation that can degrade fuel quality. The use of biodiesel as an alternative fuel to increasing due to its lower emissions and sustainability advantages. However, biodiesel is susceptible to degradation, mainly due to oxidation and moisture absorption, which can lead to microbial growth and deposit formation. In this research, nitrogen was utilized to create an atmosphere in the storage tank, which is expected to maintain the quality of biodiesel during long-term storage. The experimental method was conducted by comparing the quality of biodiesel stored with and without nitrogen. The parameters tested included free fatty acid content, moisture, microba count, and diesel engine performance. From the results of humidity nitrogen can reduce air humidity from the range of 60%-90% to 10%-25%. Then from the acid number at week 8 has a difference of 0.046 from the conditioned and unconditioned B35 biodiesel. The microbial count at week 8 decreased for the conditioned B35 biodiesel to 0 CFU/ml and for the unconditioned to 24300 CFU/ml. Storage of B35 biodiesel caused a decrease in diesel engine performance, including power, fuel oil consumption (FOC), and torque. Engine power decreased by 0.245 kW after storage compared to week 0, while conditioned biodiesel showed a power decrease of 0.201 kW. Fuel oil consumption increased over time, with the FOC value at week 8 reaching 288.22 gr/kWh for the unconditioned biodiesel, while the conditioned biodiesel recorded 270.25 gr/kWh. This increase was influenced by factors such as impurities, density, and bacterial growth. Engine torque also decreased from 19.84 Nm at week 0 to 19.404 Nm with conditions, and 18.93 Nm without conditions.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Biodiesel, Nitrogen, Kualitas Bahan Bakar Biodiesel, Nitrogen, Fuel Quality
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM276.A1 Fuel (Including supplies, costs, etc.)
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM731 Marine Engines
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Khabib Rohali
Date Deposited: 03 Feb 2025 04:31
Last Modified: 03 Feb 2025 04:31
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/117846

Actions (login required)

View Item View Item