Model Logistik Komoditas Porang Sebagai Substitusi Bahan Pangan Pokok

Purnawias, Septian Ananda (2025) Model Logistik Komoditas Porang Sebagai Substitusi Bahan Pangan Pokok. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5021211017-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5021211017-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Mie instant dan beras merupakan salah satu makanan pokok yang gemar dikonsumsi di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Sebagaimana diketahui bahwa bahan baku utama dari mie instant adalah tepung terigu yang berasal dari gandum. Baru-baru ini, komoditas gandum sedang terhambat akibat dari adanya perang Rusia & Ukraina. Hal tersebut tentunya akan membawa dampak yang buruk karena akan tidak terpenuhinya permintaan akan mie instant. Sementara itu beras merupakan bahan pangan utama yang banyak dikonsumsi oleh Masyarakat Indonesia sehingga mulai dari kalangan lanjut usia hingga anak muda. Namun, pada tahun 2023 jumlah impor beras di Indonesia naik sangat tinggi sehingga cukup memakan devisa yang tinggi bagi negara. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan logistik komoditas porang untuk menggantikan gandum dan padi sebagai bahan pangan pokok di Indonesia. Penelitian tugas akhir menggunakan 2 skenario dengan merencanakan model logistik door to door dari porang ketika mensubstitusi produk beras dan mie instant di daerah demand dan mensubstitusi bahan baku dari pabrik mie instant dengan biaya minimum, serta penjadwalan pengiriman porang supaya demand pabrik dapat terpenuhi setiap harinya dalam satu tahun. Metode yang digunakan dalam perencanaan model logistik adalah Vehicle Routing Problem (VRP) untuk menentukan alternatif yang menghasilkan biaya minimum dan set covering untuk menentukan pembangunan gudang di daerah demand. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola operasi dari pengiriman transportasi laut yang terpilih adalah port to port yang menggunakan skema voyage charter hire dengan total biaya unit cost pada masing – masing skenario sebesar Rp810.886,62 /ton untuk skenario 1 dan Rp745.558,05/ton untuk skenario 2. Pada analisis penentuan gudang di daerah demand, didapatkan bahwa Kota Bandung, dan Kota Tangerang merupakan lokasi yang terpilih untuk membangun gudang produk olahan porang untuk memenuhi kebutuhan akan beras porang dan mie porang.
=====================================================================================================================================
Instant noodles and rice are among the staple foods widely consumed worldwide, including in Indonesia. As is well known, the main ingredient of instant noodles is wheat flour, which comes from wheat. Recently, wheat commodities have been disrupted due to the Russia Ukraine war. This situation will inevitably have a negative impact as the demand for instant noodles may not be met. Meanwhile, rice is the primary staple food consumed by many Indonesians, from the elderly to young people. However, in 2023, Indonesia's rice imports surged significantly, consuming a substantial amount of the country's foreign exchange reserves. Therefore, a logistics plan for porang commodities is needed to replace wheat and rice as staple foods in Indonesia. This final project research uses two scenarios, planning a door-to-door logistics model for porang when substituting rice and instant noodle products in demand areas and replacing raw materials in instant noodle factories at minimal cost. It also includes scheduling porang shipments to ensure the factory's demand is met daily for a year. The logistics model planning method used is the Vehicle Routing Problem (VRP) to determine cost-minimizing alternatives and the set covering method to decide on warehouse locations in demand areas. The analysis results show that the selected sea transportation operation pattern is port-to-port using a voyage charter hire scheme, with a total unit cost of IDR 810,886.62 per ton for scenario 1 and IDR 745,558.05 per ton for scenario 2. In the warehouse location analysis for demand areas, Bandung and Tangerang were identified as the selected locations
for establishing porang-based product warehouses to meet the demand for porang rice and porang noodles.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Bahan Pangan Pokok, Biaya Minimum, Set Covering, Vehilcle Routing Problem, Minimum Cost, Set Covering, Staple Foods, Vehicle Routing Problem
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.6 Operations research--Mathematics. Goal programming
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Septian Ananda Purnawias
Date Deposited: 06 Feb 2025 09:33
Last Modified: 06 Feb 2025 09:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/118497

Actions (login required)

View Item View Item