Perancangan Film Dokumenter tentang Sistem Matrilineal Minangkabau sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Globalisasi

Andriansyah, Audrey Afifah (2025) Perancangan Film Dokumenter tentang Sistem Matrilineal Minangkabau sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Globalisasi. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5030201067-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5030201067-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 April 2027.

Download (65MB) | Request a copy

Abstract

Masyarakat Minangkabau memiliki sistem matrilineal terbesar di dunia, yang mempengaruhi struktur sosial mereka. Sistem ini dibangun berdasarkan ikatan kekerabatan, keturunan, dan warisan yang diwariskan melalui garis ibu. Dalam konteks ini, sistem matrilineal memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial masyarakat Minangkabau, termasuk dalam hal struktur keluarga, peran gender, dan praktik keagamaan. Namun demikian, di era globalisasi yang serba digital ini, sistem matrilineal Minangkabau menghadapi berbagai tantangan. Modernisasi, urbanisasi, dan pengaruh budaya asing telah menggeser nilai-nilai tradisional yang diwariskan turun- temurun. Generasi muda, terutama yang hidup di luar Sumatra Barat, semakin minim pemahaman tentang sistem ini Perancangan video dokumenter memiliki potensi untuk memperkenalkan budaya matrilineal secara komprehensif dan mendalam kepada audiens. Perancangan Dokumenter bertujuan untuk mengedukasi, memberikan sumber informasi yang dapat dipercaya, memotivasi penonton untuk memahami, dan menumbuhkan rasa kecintaan dan bangga terhadap budaya Minangkabau. Sehingga timbul keinginan untuk melestarikan budaya tersebut. Perancangan ini bertujuan merancang produksi sebuah film dokumenter mengenai matrilineal di Minangkabau sebagai upaya pelestarian budaya local di era globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang melibatkan observasi lapangan, studi literatur, wawancara mendalam dan studi eksperimental. Data yang dikumpulkan lalu diolah untuk menghasilkan film dokumenter berdurasi dua puluh menit, yang mengangkat topik mulai dari sejarah hingga dampak matrilineal Minangkabau kepada masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem matrilineal Minangkabau memiliki sejarah yang kaya dan struktur yang kompleks. Oleh karena itu, diharapkan keberadaan film dokumenter ini dapat menjadi sumber informasi yang akurat dan edukatif bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap budaya matrilineal Minangkabau. Dari film ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada pengetahuan budaya Indonesia, menjadi aumber inspirasi bagi pembuat film documenter lainnya, terutama budaya lokal, membantu melestarikan warisan budaya Minangkabau untuk generasi mendatang.
==================================================================================================================================
The Minangkabau community has the largest matrilineal system in the world, which influences their social structure. This system is built on kinship ties, descent, and inheritance passed down through the maternal line. In this context, the matrilineal system has a significant impact on the social life of the Minangkabau people, including aspects of family structure, gender roles, and religious practices. However, in this era of globalization and digital advancement, the Minangkabau matrilineal system faces various challenges. Modernization, urbanization, and the influence of foreign cultures have shifted traditional values that have been passed down through generations. The younger generation, especially those living outside West Sumatra, increasingly has a limited understanding of this system. The design of a documentary video has the potential to comprehensively and deeply introduce the matrilineal culture to the audience. The purpose of the documentary design is to educate, provide reliable sources of information, motivate viewers to understand, and foster a sense of love and pride in Minangkabau culture, thereby inspiring a desire to preserve this heritage. This design aims to plan the production of a documentary film about matrilineality in Minangkabau as an effort to preserve local culture in the era of globalization. The method used in this research is a qualitative method that involves field observations, literature studies, in-depth interviews, and experimental studies. The collected data is then processed to produce a twenty-minute documentary film, which covers topics ranging from the history to the impact of Minangkabau matrilineality on society. The results of this research show that the Minangkabau matrilineal system has a rich history and a complex structure. Therefore, it is expected that the existence of this documentary film can be an accurate and educational source of information for the public, while also increasing understanding and appreciation of Minangkabau matrilineal culture. It is also hoped that this film can make a significant contribution to the knowledge of Indonesian culture, become a source of inspiration for other documentary filmmakers, especially those focusing on local cultures, and help preserve the Minangkabau cultural heritage for future generations

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Film Dokumenter, Sistem Matrilineal Minangkabau, Pelestarian Budaya. Documentary Film, Minangkabau Matrilineal System, Cultural Preservation
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Visual Communication Design > 90241-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Audrey Afifah Andriansyah
Date Deposited: 07 Feb 2025 02:06
Last Modified: 07 Feb 2025 02:06
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/118511

Actions (login required)

View Item View Item