ANALISIS MULTIMODAL SINYAL JANTUNG (ECG, PCG DAN CAROTID PULSE) UNTUK KLASIFIKASI JANTUNG NORMAL DAN ABNORMAL

HIKMAH, NADA FITRIEYATUL (2016) ANALISIS MULTIMODAL SINYAL JANTUNG (ECG, PCG DAN CAROTID PULSE) UNTUK KLASIFIKASI JANTUNG NORMAL DAN ABNORMAL. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2213204001-Master_theses.pdf - Published Version

Download (12MB) | Preview

Abstract

Jantung adalah organ kompleks dalam sistem kardiovaskuler dimana sistem pengukuran dan analisisnya dalam tingkat klinis seharusnya direalisasikan secara sistem integrasi yang meliputi semua tanda vital jantung. Pada penelitian sebelumnya kombinasi analisis ECG dan PCG dapat mendeteksi gejala murmur. Namun, aktivitas mekanik jantung tidak dapat dijelaskan. Pada penelitian ini mengembangkan analisis sinyal jantung yang meliputi sinyal ECG, PCG, dan carotid pulse dengan subyek normal dan abnormal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji framework pengolahan sinyal digital untuk menghasilkan ekstraksi parameter dan untuk menjelaskan mekanisme dalam fisiologi jantung. Analisis frekuensi dan waktu-frekuensi dari sinyal jantung ditampilkan untuk mendesain filter digital yang baik. Filter digital rekursif dipilih dalam pengenalan metode segmentasi filter dan teknik pengolahan sinyal digital digunakan dalam ekstraksi parameter. Metode ekstraksi parameter lainnya sebagai pembanding metode ini adalah Discrete Wavelet Transform (DWT). Ekstraksi ciri dari sinyal ECG dalam mendeteksi gelombang P, QRS, dan T menggunakan algoritma filter bank. Filter bank merupakan proses dekomposisi sinyal berdasarkan komponen frekuensi yang terkandung di dalamnya dengan cara mempersempit bandwidth filter pada setiap level dekomposisi. Berdasarkan hasil filter bank, kompleks QRS berada pada skala 1 hingga 7, pada gelombang T terlihat jelas pada skala 7 dan 8, sedangkan gelombang P terlihat pada skala 7. Pengujian sensitivitas dan presisi menunjukkan bahwa deteksi gelombang lebih baik dihasilkan pada metode pertama, dengan hasil sensitivitas gelombang P, QRS, dan T berturut-turut adalah 83,98%, 100%, dan 97,90%. Sensitivitas deteksi perkusi pada sinyal carotid pulse adalah 99,94%. Sementara itu, pada sinyal PCG, sensitivitas gelombang S1 dan S2 berturut-turut adalah 99,56% dan 93,23%. Hasil dari ekstraksi parameter diklasifikasi menjadi jantung normal dan abnormal menggunakan pengujian hipotesis sekuensial Bayesian. Masalah overlapping diselesaikan dengan memilih dua threshold, atas dan bawah, dimana tidak ada keputusan ketika nilai data uji berada di daerah overlapping. Hasil klasifikasi direkomendasikan untuk diaplikasikan pada tingkat klinis.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTE 681.761 Hik a
Uncontrolled Keywords: ECG, carotid pulse, PCG, analisis sinyal multimodal, ekstraksi parameter, hipotesis sekuensial, diagnosis.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5102.5 Modulation (Electronics), Demodulation (Electronics)
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Mrs Anis Wulandari
Date Deposited: 29 Dec 2016 04:21
Last Modified: 26 Dec 2018 08:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1230

Actions (login required)

View Item View Item