FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT MALARIA PADA IBU HAMIL DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR, MALUKU, MALUKU UTARA, PAPUA, DAN PAPUA BARAT

LESTARI, AYU SRI (2014) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYAKIT MALARIA PADA IBU HAMIL DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR, MALUKU, MALUKU UTARA, PAPUA, DAN PAPUA BARAT. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1310100029-Abstract.pdf - Published Version

Download (250kB) | Preview
[img] Text
1310100029-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
1310100029-conclusion.pdf - Published Version

Download (260kB) | Preview

Abstract

Ditjen PP & PL Depkes RI pada tahun 2009 menyatakan bahwa Annnual Parasite Incidence (API) untuk kasus malaria tertinggi berada di Provinsi Papua Barat, yaitu sebesar 27,66 per 1.000 penduduk. Malaria dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi pada ibu hamil, diantaranya adalah edema paru, anemia, gagal ginjal, berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, bahkan kematian baik pada ibu hamil maupun pada janin. Hasil Mass Blood Survey (MBS) pada tahun 2008 menyatakan bahwa Provinsi Nusa Tenggara merupakan provinsi dengan jumlah ibu hamil yang positif terjangkit malaria tertinggi, yaitu sebanyak 624 orang. Hasil analisis karakteristik menunjukkan bahwa dari 274 ibu hamil di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat 31% diantaranya terjangkit penyakit malaria. Mayoritas ibu hamil yang terjangkit penyakit malaria adalah ibu hamil yang tinggal di pedesaan dan tidak bersekolah. Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa rumah panggung, atap ijuk/rumbia, atap seng, dan lantai semen plesteran retak menjadi faktor yang secara signifikan mempengaruhi penyakit malaria pada ibu hamil dengan masing-masing nilai resiko sebesar 6,447; 6,290; 3,356; 2,778. Adapun, peluang ibu hamil dapat terjangkit malaria jika tinggal di rumah panggung, menggunakan atap ijuk/rumbia, dan lantai semen plesteran adalah sebesar 0,91. ===================================================================================================== In 2009, Ditjen PP & PL Depkes RI declared that the Annual Parasite Incidence (API) for the highest case of malaria is in West Papua, which is come to the amount of 27,66 per 1.000 population. Malaria can cause a couple of complications to a pregnant mother, some of them are pulmonary edema, anemia, chronic kidney disease, low birth weight, premature, even death for both mom or fetus. The result of Mass Blood Survey (MBS) in 2008 claimed that East Nusa Tenggara is the province with the highest amount of malaria in pregnancy, which is counted as 624 mothers. The result of characteristic analysis shown that 31% of 274 pregnant mom in West Nusa Tenggara, East Nusa Tenggara, Maluku, North Maluku, Papua, and West Papua are positively suffered from malaria. Most of the pregnant moms suffered from malaria are living in a rural area, and didn’t finish in elementary level. The result of binary logistic regression analysis shown that wooden poles, roofs made of ijuk fibres/rumbia fibres, roofs made of zinc, and cement floor are factors that significantly influencing malaria in pregnant moms with risk value of each factors are 6,447; 6,290; 3,356; 2,778. As for the probability of pregnant mom suffered from malaria if she lives in a wooden poles, roof made of ijuk/rumbia fibres, and cement floor is 0,91

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.536 Les f
Uncontrolled Keywords: Ibu Hamil, Penyakit Malaria, Regresi Logistik
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Q Science > QA Mathematics > QA278.2 Regression Analysis
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 03 Jan 2017 03:05
Last Modified: 03 Jan 2017 08:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/1253

Actions (login required)

View Item View Item