Rachmani, Rizka Nur Amalia (2026) Identifikasi Aliran Material Limbah Elektronik dan Potensi Urban Mining di Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6014241024-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan jumlah penduduk, konsumsi, dan penggunaan teknologi menyebabkan lonjakan limbah elektronik yang kini menjadi isu lingkungan serius. Pengelolaan limbah elektronik masih didominasi oleh sektor informal tanpa regulasi dan teknologi memadai, sehingga berisiko bagi lingkungan dan kesehatan. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan urban mining, tetapi pengelolaan limbah elektronik di Kota Surabaya, terutama Kecamatan Gunung Anyar, masih belum optimal. Material Flow Analysis (MFA) digunakan untuk memetakan aliran material limbah elektronik di Kecamatan Gunung Anyar. Metode yang digunakan untuk menghitung potensi timbulan limbah elektronik adalah kuisioner dan wawancara masyarakat dengan responden sebanyak 100 KK. Survei sektor informal, TPSSS B3, dan bank sampah juga dilakukan untuk mengetahui aliran limbah elektronik. Survei sektor informal dilakukan dengan metode snowball sampling. Potensi timbulan limbah elektronik non-baterai rumah tangga di Kecamatan Gunung Anyar sebesar 303.957,35 kg/tahun. Sebagian besar limbah elektronik disimpan di rumah (118.296,43 kg/tahun) dan dijual ke pengepul (77.780,65 kg/tahun) untuk diambil material berharganya seperti besi, aluminium, dan tembaga, sedangkan residunya (33.192,94 kg/tahun) dibuang ke TPS. Sebagian kecil dijual ke bank sampah (170,02 kg/tahun), didonasikan (60.976,64 kg/tahun). Sekitar 22.137,48 kg/tahun diperbaiki. Limbah elektronik yang langsung dibuang ke TPS/TPSSS B3 mencapai 24.596,13 kg/tahun, sementara residu dari TPS yang diangkut ke TPA diperkirakan mencapai 57.483,45 kg/tahun. Analisis partisipasi masyarakat dengan kuesioner TPB menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan cukup baik tentang limbah elektronik dan pengelolaannya, namun mayoritas memilih menjual ke pengepul karena nilai ekonominya. Faktor yang paling memengaruhi intensi berpartisipasi adalah norma subjektif (pengaruh lingkungan sekitar). Masyarakat juga memiliki sikap positif untuk meminimalkan dampak limbah dan mendukung program berbasis insentif. Intensi tertinggi terlihat pada kesediaan memilah limbah dan mengikuti sosialisasi, sedangkan perilaku yang paling umum adalah mengurangi konsumsi dengan mengganti barang elektronik hanya saat sudah tidak berfungsi. Strategi pengelolaan limbah elektronik berbasis partisipasi masyarakat dan penerapan urban mining yang diusulkan meliputi edukasi (pengetahuan operasional dan pembentukan kebiasaan), optimalisasi TPSSS B3, penerapan Extended Producer Responsibility (EPR), serta pembuatan dropbox limbah elektronik kecil. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan tindakan nyata masyarakat, memperjelas alur penyaluran, dan memastikan pengelolaan yang lebih aman serta terukur melalui jaringan formal.
=====================================================================================================================================
The increasing population, consumption, and technological adoption have precipitated a surge in electronic waste (e-waste), which has emerged as a critical environmental issue. E-waste management is currently dominated by the unregulated informal sector, which lacks adequate technology and poses risks to public health and the environment. Despite Indonesia’s significant potential for urban mining, e-waste management in Gunung Anyar District, Surabaya, remains suboptimal. This study employed Material Flow Analysis (MFA) to map e-waste distribution channels. Data collection involved questionnaires and interviews with 100 households to estimate generation potential, alongside surveys of the informal sector (using snowball sampling), TPSSS B3, and waste banks. The potential generation of household non-battery e-waste in Gunung Anyar is estimated at 303,957.35 kg/year. The majority is stored domestically (118,296.43 kg/year) or sold to informal collectors (77,780.65 kg/year) for the recovery of iron, aluminum, and copper, with the resulting residue (33,192.94 kg/year) discarded to TPS. A smaller fraction is sold to waste banks (170.02 kg/year), donated (60,976.64 kg/year), or repaired (22,137.48 kg/year). Direct disposal to TPS/TPSSS B3 amounts to 24,596.13 kg/year, while total residue transported to landfill (TPA) is estimated at 57,483.45 kg/year. Analysis using the Theory of Planned Behaviour (TPB) indicates that while the community has adequate knowledge of e-waste, the preference for informal collectors persists due to economic considerations. Subjective norms were identified as the most significant factor influencing participation intention. The community demonstrates a positive attitude toward waste minimization and incentive-based programs. The highest intention is observed in the willingness to sort waste and attend socialization, while the most prevalent behaviour is reducing consumption by replacing electronics only upon failure. Proposed strategies for community-based management and urban mining implementation include educational initiatives (focusing on operational knowledge and habit formation), the optimization of TPSSS B3, the implementation of Extended Producer Responsibility (EPR), and the establishment of dropboxes for small electronic waste. These strategies aim to enhance tangible community action, clarify disposal pathways, and ensure safer, measurable management through formal networks.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | limbah elektronik, urban mining, analisis aliran material, theory of planned behaviour, partisipasi masyarakat, e-waste, urban mining, material flow analysis, theory of planned behaviour, community participation |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD799.85 Electronic apparatus and appliances waste T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD898.8.C67 Waste disposal |
| Divisions: | Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Environmental Engineering > 25101-(S2) Master Theses |
| Depositing User: | Rizka Nur Amalia Rachmani |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 08:42 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 08:45 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/129820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
