Langgana, Radan Dafa (2026) Analisis Dampak Sosial dan Valuasi Ekonomi pada Rencana Reklamasi Surabaya Waterfront Land. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5020211051-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Rencana reklamasi Surabaya Waterfront Land berpotensi memberikan manfaat pembangunan, namun juga menimbulkan dampak sosial serta kerugian ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Pantai Kenjeran, sehingga penelitian ini bertujuan menilai manfaat dan kerugian ekonomi serta merumuskan arahan strategi pengelolaan yang berkeadilan. Penelitian menggunakan pendekatan valuasi ekonomi untuk menghitung manfaat dari sektor pariwisata dan usaha kecil serta kerugian ekonomi akibat penurunan pendapatan nelayan dan hilangnya produksi perikanan tangkap, kemudian dilengkapi dengan pengukuran Willingness to Accept melalui kuesioner untuk menangkap kerugian sosial dan lingkungan yang dirasakan masyarakat, serta metode AHP-SWOT untuk menyusun strategi prioritas berdasarkan pembobotan kriteria dan pemetaan faktor internal-eksternal. Hasil penelitian menunjukkan estimasi manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dan usaha kecil seperti pusat oleh-oleh, kios ikan, dan depot makanan laut sebesar Rp 49.350.000.000 per tahun, sementara kerugian pendapatan nelayan diperkirakan Rp 64.614.612.384 per tahun dan kerugian akibat hilangnya produksi perikanan tangkap mencapai Rp 208.454.669.810 per tahun. Selain itu, hasil Willingness to Accept menunjukkan sebagian besar responden menginginkan kompensasi berupa penggantian lahan, relokasi tempat tinggal, serta penyediaan pekerjaan dan fasilitas baru sebagai bentuk pemulihan dampak sosial ekonomi. Berdasarkan analisis AHP-SWOT, strategi rekomendasi diprioritaskan pada penguatan tata kelola reklamasi yang partisipatif, perlindungan mata pencaharian nelayan melalui skema kompensasi dan akses ekonomi baru, serta pengendalian dampak lingkungan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun reklamasi menawarkan peluang ekonomi, pengambilan keputusan proyek perlu mempertimbangkan besarnya kerugian yang ditanggung masyarakat pesisir dan mengintegrasikan skema mitigasi serta kompensasi yang transparan, terukur, dan berkelanjutan sebagai dasar rekomendasi kebijakan.
==========================================================================================================================
The Surabaya Waterfront Land reclamation plan has the potential to deliver development benefits while also generating social impacts and economic losses for coastal communities, particularly fishers in Pantai Kenjeran, therefore this study aims to assess economic benefits and losses and to formulate equitable management strategies. The study applies an economic valuation approach to estimate benefits from tourism and small business sectors and economic losses arising from reduced fisher income and the loss of capture fisheries production, complemented by a Willingness to Accept survey to capture perceived social and environmental losses, and an AHP-SWOT method to prioritize strategies based on criteria weighting and internal external factor mapping. The results indicate estimated economic benefits from tourism and small businesses such as souvenir centers, fish kiosks, and seafood eateries of IDR 49,350,000,000 per year, while losses in fisher income are estimated at IDR 64,614,612,384 per year and losses due to reduced capture fisheries production reach IDR 208,454,669,810 per year. Furthermore, Willingness to Accept results show that most respondents seek compensation in the form of land replacement, residential relocation, and the provision of new jobs and facilities as measures to restore socio-economic conditions. Based on the AHP-SWOT analysis, recommended strategies prioritize participatory reclamation governance, protection of fishers’ livelihoods through compensation schemes and new economic access, and environmental impact control to ensure the sustainability of coastal resources. These findings underscore that while reclamation offers economic opportunities, project decision-making must account for the magnitude of losses borne by coastal communities and integrate transparent, measurable, and sustainable mitigation and compensation schemes as a basis for policy recommendations.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | reklamasi pantai, dampak sosial ekonomi, valuasi ekonomi, analisis AHP-SWOT. =================== coastal reclamation, socio-economic impacts, economic valuation, AHP-SWOT analysis. |
| Subjects: | T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC343+ Reclamation of land from the sea |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Radan Dafa Langgana |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 04:01 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 04:01 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/129921 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
