Marpaung, Catherin Febriana (2026) Arahan Peningkatan Kelayakhunian Permukiman Padat Penduduk Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat Berdasarkan Konsep Livable Settlement. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5015221027-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Permukiman padat penduduk di kawasan perkotaan tidak serta-merta menjadi permasalahan, namun dapat menimbulkan penurunan kualitas bermukim apabila tidak diimbangi dengan kondisi hunian, prasarana lingkungan, dan ruang terbuka yang memadai. Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, merupakan salah satu kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi yang masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan livable settlement. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan peningkatan kualitas livable settlement di Kelurahan Kampung Rawa berdasarkan persepsi masyarakat, yang dicapai melalui identifikasi variabel penentu, penilaian kondisi eksisting kualitas bermukim, analisis prioritas peningkatan, serta penyusunan arahan penataan permukiman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan mixed methods dengan dominasi kuantitatif, melalui survei kuesioner kepada masyarakat yang dilengkapi dengan observasi lapangan untuk memperkuat pemahaman kondisi eksisting. Analisis data dilakukan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dan Importance Performance Analysis (IPA). Variabel livable settlement ditentukan melalui sintesis pustaka yang mencakup aspek fisik, lingkungan, aksesibilitas, keamanan, sosial, dan ekonomi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas livable settlement di wilayah studi belum tercapai secara optimal dan kinerja antar variabel masih belum merata. Berdasarkan hasil Importance Performance Analysis (IPA), variabel luas bangunan, kondisi unit bangunan, kepadatan bangunan, ketersediaan ruang terbuka hijau publik dan privat, kondisi jalan lingkungan, serta aspek ekonomi berupa mata pencaharian dan tingkat pendapatan berada pada kuadran prioritas, yang menunjukkan tingkat kepentingan tinggi namun kinerja rendah menurut persepsi masyarakat. Temuan ini menegaskan adanya kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dan kondisi aktual permukiman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan arahan peningkatan kualitas permukiman yang lebih terarah, responsif terhadap kondisi eksisting, serta berbasis pada kebutuhan dan persepsi masyarakat, khususnya dalam konteks penataan permukiman padat penduduk perkotaan.
====================================================================================================================================
High-density urban settlements do not inherently constitute a problem; however, they may lead to a decline in residential quality when not supported by adequate housing conditions, environmental infrastructure, and open spaces. Kampung Rawa Subdistrict, Johar Baru District, Central Jakarta, is one of the areas with a high population density that continues to face challenges in achieving livable settlement conditions. This study aims to formulate directions for improving the quality of livable settlement in Kampung Rawa based on community perceptions, which are achieved through the identification of key determining variables, assessment of existing residential conditions, analysis of priority areas for improvement, and the formulation of settlement development directions. This research employs a mixed-methods approach with a quantitative-dominant design, utilizing a community-based questionnaire survey complemented by field observations to strengthen the understanding of existing conditions. Data analysis was conducted using Confirmatory Factor Analysis (CFA) and Importance Performance Analysis (IPA). Livable settlement variables were determined through a literature synthesis encompassing physical, environmental, accessibility, safety, social, and economic aspects. The results indicate that the quality of livable settlement in the study area has not yet been optimally achieved, and the performance of variables remains uneven. Based on the results of the Importance Performance Analysis (IPA), building size, housing unit conditions, building density, the availability of public and private green open spaces, neighborhood road conditions, as well as economic aspects in the form of livelihoods and income levels fall within the priority quadrant, indicating high importance but low performance according to community perceptions. These findings highlight a gap between community needs and the actual conditions of the settlement. The results of this study are expected to serve as a basis for formulating more targeted and responsive directions for improving settlement quality, aligned with existing conditions and community needs, particularly in the context of high-density urban settlement planning.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Importance Performance Analysis (IPA), Livability, Livable Settlement, Kampung Rawa, Permukiman Padat Penduduk, Importance Performance Analysis (IPA), Livability, Livable Settlement, Kampung Rawa, High-density residential area. |
| Subjects: | H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban |
| Divisions: | Faculty of Architecture, Design, and Planning > Regional and Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Catherin Febriana Marpaung |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:53 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:53 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/130625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
