Failure Analysis Of Above Ground Fuel Gas Stainless Steel Piping In WetLand Environment At PT X

Ramadhani, Weldy Oktavian (2026) Failure Analysis Of Above Ground Fuel Gas Stainless Steel Piping In WetLand Environment At PT X. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5011221043-Undergraduated_Thesis.pdf] Text
5011221043-Undergraduated_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

An investigation into a failure in above-ground stainless steel piping has been conducted to determine the root cause of degradation occurring in a wetland environment. The affected piping, which is A312 TP321 stainless steel, has several defects identified. A series of examinations including penetrant testing, macroscopic, OES, X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope with energy dispersive spectroscopy, metallographic, and micro hardness vickers mapping. Penetrant and macro examinations revealed extensive external pitting and surface breaking crack in one region of the pipe. Optical Emission Spectroscopy (OES) confirmed that the chemical composition of the pipe complies with specification of A312 TP321 Stainless Steel. SEM/EDS identified branched cracks, and while EDS found chloride involvement. XRD detected iron oxyhydroxides (FeOOH), ferric oxides (Fe2O3), and iron oxychlorides (FeOCl) on the affected surface, confirming the presence of chloride-induced corrosion products. Metallographic results showed dominant transgranular and some intergranular crack morphology. Hardness measurement demonstrates a weak hardness around the crack, indicating local weakening shows corrosion assisted degradation. The overall findings conclude that the pipe failed through a progressive chloride induced pitting mechanism leading to stress corrosion cracking.
======================================================================================================================================
Investigasi terhadap kegagalan pada pipa baja tahan karat di atas permukaan tanah telah dilakukan untuk menentukan penyebab utama degradasi yang terjadi di lingkungan rawa. Pipa yang terpengaruh, yang terbuat dari baja tahan karat A312 TP321, memiliki beberapa cacat yang teridentifikasi. Serangkaian pemeriksaan termasuk pengujian penetran, makroskopis, OES, difraksi sinar-X (XRD), mikroskop elektron pemindai dengan spektroskopi dispersi energi, metalografi, dan pemetaan kekerasan Vickers. Pemeriksaan penetran dan makro mengungkapkan adanya lubang-lubang eksternal yang luas dan retakan permukaan di satu bagian pipa. Spektroskopi Emisi Optik (OES) mengkonfirmasi bahwa komposisi kimia pipa memenuhi spesifikasi Baja Tahan Karat A312 TP321. SEM/EDS mengidentifikasi retakan bercabang dan sementara EDS menemukan keterlibatan klorida. XRD mendeteksi oksihidroksida besi (FeOOH), oksida besi (Fe2O3), dan oksiklorida besi (FeOCl) pada permukaan yang terdampak, yang mengkonfirmasi keberadaan produk korosi akibat klorida. Hasil metalografi menunjukkan morfologi retakan transgranular yang dominan dan beberapa retakan intergranular. Pengukuran kekerasan menunjukkan kekerasan yang lemah di sekitar retakan, yang mengindikasikan pelemahan lokal yang menunjukkan degradasi akibat korosi. Secara keseluruhan, temuan tersebut menyimpulkan bahwa pipa tersebut mengalami kegagalan melalui mekanisme pitting progresif akibat klorida yang menyebabkan retak korosi tegangan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Failure analysis, Stainless Steel Piping, Stress Corrosion Cracking, Analisis Kegagalan, Pipa Baja Tahan karat, Korosi
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD1 Oxidation-reduction reaction.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Weldy Oktavian Ramadhani
Date Deposited: 27 Jan 2026 00:54
Last Modified: 27 Jan 2026 00:54
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/130638

Actions (login required)

View Item View Item