Pangestu, Reza Bregas (2026) Analisis Strategi Manajemen Pemeliharaan Gardu Distribusi dengan Klasterisasi K-Means dan Metode Analytical Network Process (Studi Kasus: PT PLN UP3 Situbondo ULP Panarukan). Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6032241207-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
PT PLN UP3 Situbondo ULP Panarukan adalah salah satu unit bisnis penyedia layanan listrik yang berada di Kabupaten Situbondo yang mencakup 9 kecamatan dan 63 desa dengan melayani 116.649 pelanggan. Keandalan sistem kelistrikan menjadi penting untuk pelayanan dan peningkatan penjualan, salah satunya keandalan gardu distribusi. Gangguan gardu distribusi berdampak langsung pada lebih dari satu pelanggan, sehingga semakin sering terjadi gangguan gardu distribusi maka semakin banyak energi yang tidak terjual. Selain itu nilai material gardu distribusi yang tidak murah juga menimbulkan kerugian PLN jika terjadi terus menerus sehingga menjaga keandalan aset menjadi penting untuk perusahaan. Pada kenyataannya, realisasi gangguan gardu distribusi empat tahun terakhir berfluktuasi dari tahun ke tahun, dan pada tahun 2024 terjadi kenaikan jumlah gangguan gardu distribusi dari pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi gardu distribusi di ULP Panarukan. Kemudian dibentuk menjadi klaster-klaster dengan metode K-Means dengan masing-masing kriterianya yang memiliki pengaruh signifikan dan ditentukan urutan prioritas pemeliharaan berbasis metode Analytical Network Process sehingga dijadikan dasar untuk manajemen pemeliharaan gardu distribusi selanjutnya guna memperbaiki nilai KPI gangguan gardu distribusi. Berdasarkan penelitian setelah dilakukan analisa sensitifitas, didapat 3 klaster gardu distribusi berdasarkan penyulang dengan prioritas pertama pada klaster 2 yang memiliki usia dan gangguan paling tinggi, kemudian klaster 3 dengan gangguan dan beban tertinggi dan terakhir klaster 1 dengan usia dan gangguan rendah namun pembebanan tinggi. Selanjutnya prioritas kriteria gardu distribusi yang dipelihara secara berurutan yaitu jumlah gangguan pada sistem, gangguan pada gardu distribusi, beban gardu distribusi, kapasitas gardu distribusi dan terakhir usia gardu distribusi. Dengan metode pemeliharaan ini jumlah gangguan gardu distribusi menurun dari semester satu tahun 2025 sebanyak enam unit menjadi dua unit pada semester dua tahun 2025. Peningkatan tersebut tidak hanya meningkatkan keandalan namun juga berkontribusi pada perbaikan KPI dan pelayanan yang lebih baik bagi konsumen.
=====================================================================================================================================
PT PLN UP3 Situbondo ULP Panarukan is one of the electricity service providers in Situbondo Regency, covering 9 sub-districts and 63 villages with 116,649 customers. The reliability of the electricity system is important for service quality and sales growth, particularly the reliability of distribution substations. Distribution substation disruptions directly affect multiple customers, increasing unsold energy and causing financial losses due to high asset costs. Over the past four years, disruption levels fluctuated, with an increase recorded in 2024 compared to 2023. To reduce distribution substation disturbances, the condition of substations in ULP Panarukan was identified and analyzed, then grouped using the K-Means clustering method. Maintenance priorities were determined using the Analytical Network Process as a basis for improving disturbance KPI performance. The results identified three distribution substation clusters based on feeders, with priority assigned to cluster 2 with the highest age and disturbance, followed by cluster 3 with the highest disturbance and load, and cluster 1 with low age and disturbance but high load. The maintenance priority criteria are system disturbances, substation disturbances, load, capacity, and age. This approach reduced disturbances from six units in the first semester of 2025 to two units in the second semester of 2025, improving reliability, KPI performance, and customer service.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keandalan Jaringan Kelistrikan, Gardu Distribusi, Klasterisasi, K-Means, Analytic Network Process (ANP), Electricity network realibility, distribution transformer, clusteritation |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.23 Decision making. Business requirements analysis. |
| Divisions: | Interdisciplinary School of Management and Technology (SIMT) > 61101-Master of Technology Management (MMT) |
| Depositing User: | Reza Bregas Pangestu |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 05:04 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 05:04 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/130730 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
