Ginting, Jea Amelia Gronina Rehulina (2026) Arahan Pengembangan Kawasan Permukiman Kelurahan Melawai dengan Konsep Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
5015221053_Undergraduate-Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, merupakan kawasan permukiman perkotaan dengan tingkat kerawanan keamanan yang relatif tinggi. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan keamanan tidak cukup hanya mengandalkan sistem keamanan formal, tetapi perlu didukung oleh kualitas desain lingkungan. Konsep Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) menempatkan desain ruang sebagai instrumen penting dalam membentuk rasa aman, namun penerapannya di kawasan permukiman perkotaan masih belum berjalan optimal dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan merumuskan arahan pengembangan kawasan permukiman Kelurahan Melawai berbasis konsep CPTED. Sasaran penelitian meliputi analisis karakteristik ruang dan tingkat penerapan CPTED menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui go along interview, identifikasi variabel prioritas CPTED berdasarkan persepsi rasa aman masyarakat menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), serta perumusan arahan pengembangan kawasan dengan teknik triangulasi sumber (kondisi eksisting, best practice, dan regulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CPTED di kawasan permukiman Kelurahan Melawai berada pada kategori cukup (59,57%), namun masih memerlukan pengembangan karena belum terintegrasi secara konsisten antar elemen ruang. Variabel pada kuadran prioritas utama didominasi oleh prinsip pengawasan alami, meliputi garis pandang jalan dan jalur pejalan kaki, pencahayaan, intensitas aktivitas sosial, serta ruang publik. Variabel pada kuadran pertahankan kinerja, yaitu sistem keamanan elektronik, perangkat pengaman fisik, aksesibilitas kawasan, dan keterawatan lingkungan, berfungsi sebagai pendukung keamanan tetapi belum mampu mengimbangi kelemahan pada kualitas desain ruang. Sementara itu, variabel pada kuadran prioritas rendah, yaitu penggunaan lahan serta desain dan pelengkap fasilitas jalan, belum dipersepsikan secara langsung sebagai penentu rasa aman, meskipun berperan dalam pembentukan keamanan kawasan jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa permasalahan keamanan kawasan lebih disebabkan oleh belum terintegrasinya desain ruang, aktivitas sosial, dan pengelolaan lingkungan dalam satu sistem CPTED yang konsisten. Oleh karena itu, arah pengembangan kawasan perlu difokuskan pada penguatan kualitas desain lingkungan yang mendukung pengawasan alami dan interaksi sosial secara berkelanjutan sesuai karakteristik permukiman perkotaan.
================================================================================================================================
Melawai Village, Kebayoran Baru Subdistrict, is an urban residential area with a relatively high level of security vulnerability. This condition indicates that improving neighborhood security cannot rely solely on formal security systems, but must also be supported by the quality of environmental design. Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED) emphasizes the role of spatial design in shaping a sense of safety; however, its application in dense urban residential areas remains insufficient and poorly integrated. This study aims to formulate development guidelines for the Melawai Village residential area based on the CPTED concept. The research focuses on analyzing spatial characteristics and the level of CPTED implementation, identifying priority CPTED variables based on community perceptions of safety, and formulating development guidelines through triangulation of existing conditions, best practices, and regulatory frameworks. The results indicate that CPTED implementation in the Melawai residential area falls within the adequate category, with an achievement level of 59.57%, yet still requires further development due to inconsistent integration among spatial elements. Variables in the main priority quadrant are dominated by natural surveillance aspects, including road and pedestrian visibility, lighting conditions, intensity of social activities, and the quality of public spaces. Variables categorized under performance maintenance, such as electronic security systems, physical security devices, area accessibility, and environmental maintenance, function as supporting elements but are insufficient to offset deficiencies in spatial design quality. Meanwhile, variables in the low-priority quadrant, including land use and road design and facilities, are not directly perceived as determinants of safety, although they contribute to long-term neighborhood security. These findings suggest that security issues in Melawai Village are primarily caused by the lack of integration between spatial design, social activities, and environmental management within a consistent CPTED framework. Therefore, neighborhood development should prioritize strengthening environmental design quality to enhance natural surveillance and sustainable social interaction in accordance with the characteristics of urban residential areas.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED); keamanan kawasan permukiman; rasa aman masyarakat; desain lingkungan; arahan pengembangan kawasan; Crime Prevention Through Environmental Design (CPTED); residential area security; community perception of safety; environmental design; area development guidelines |
| Subjects: | H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Jea Amelia Gronina Rehulina Ginting |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:24 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/130763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
