Pemodelan Indeks Pembangunan Gender Di Pulau Kalimantan Dengan Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated

Sadira, Azra Surya (2026) Pemodelan Indeks Pembangunan Gender Di Pulau Kalimantan Dengan Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of Azra Surya Sadira_Tugas Akhir+TTD.pdf] Text
Azra Surya Sadira_Tugas Akhir+TTD.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Indeks Pembangunan Gender (IPG) merupakan indikator turunan dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang digunakan untuk menilai kesenjangan capaian pembangunan antara laki-laki dan perempuan pada aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Meskipun secara nasional IPG Indonesia menunjukkan tren peningkatan, Pulau Kalimantan masih menempati posisi kedua terendah pada periode 2020–2024 dengan nilai yang belum mencapai angka 90. Kondisi ini menunjukkan bahwa kesenjangan pembangunan gender di Kalimantan masih cukup tinggi, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah serta menjadi pusat perhatian nasional terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang memengaruhi IPG di Pulau Kalimantan dengan menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari laman BPS Indonesia yang mencakup 56 unit observasi (47 kabupaten dan 9 kota). Variabel prediktor yang digunakan dalam penelitian ini meliputi persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan, persentase penduduk usia 25 tahun ke atas dengan pendidikan SMA ke atas, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan. Pemilihan titik knot optimal dilakukan menggunakan metode Generalized Cross Validation (GCV). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor-faktor dominan yang memengaruhi IPG di Pulau Kalimantan, serta menghasilkan model yang lebih fleksibel dan akurat dibandingkan regresi parametrik. Selain itu, temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah daerah maupun pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif gender, sehingga mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 5 (Kesetaraan Gender) dan Tujuan 10 (Mengurangi Kesenjangan).
================================================================================================================================
The Gender Development Index (GDI) is a derivative indicator of the Human Development Index (HDI) used to assess the development gap between men and women in the aspects of education, health, and economy. Although Indonesia’s national GDI shows an increasing trend, Kalimantan Island still ranks as the second lowest region during the 2020–2024 period, with values not yet reaching 90. This condition indicates that gender development disparities in Kalimantan remain relatively high, despite the region’s abundant natural resources and its position as a national focal point due to the development of the new capital city (IKN). This study aims to model the factors influencing GDI in Kalimantan Island using the truncated spline nonparametric regression method. The data used are secondary data from the BPS Indonesia website, which covers 56 observation units (47 districts and 9 cities). The predictor variables used in this study include percentage of population with health complaints, percentage of population aged 25 years and above with high school education or above, male labor force participation rate, and female labor force participation rate. Optimal knot selection was conducted using the Generalized Cross Validation (GCV) method. The results of this study are expected to provide an overview of the dominant factors affecting GDI in Kalimantan Island and to produce a model that is more flexible and accurate compared to parametric regression. Furthermore, the findings are expected to serve as strategic input for both regional and national governments in formulating gender-responsive development policies, thereby supporting the acceleration of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 5 (Gender Equality) and Goal 10 (Reduced Inequalities).

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Generalized Cross Validation, Indeks Pembangunan Gender, Pulau Kalimantan, regresi nonparametrik spline truncated, Generalized Cross Validation, Gender Development Index, Kalimantan Island, truncated spline nonparametric regression
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA31.3 Regression. Correlation. Logistic regression analysis.
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Azra Surya Sadira
Date Deposited: 28 Jan 2026 06:55
Last Modified: 28 Jan 2026 06:55
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/130897

Actions (login required)

View Item View Item