Rencana Aksi Peningkatan Aspek Sumber Daya Terlatih Dalam Mengurangi Risiko Bencana Banjir (Studi Kasus: Desa Sidomulyo, Kabupaten Lamongan)

Ferani, Muhammad Rafli Al Ghiffari (2026) Rencana Aksi Peningkatan Aspek Sumber Daya Terlatih Dalam Mengurangi Risiko Bencana Banjir (Studi Kasus: Desa Sidomulyo, Kabupaten Lamongan). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5015221004-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5015221004-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (48MB) | Request a copy

Abstract

Provinsi Jawa Timur menghadapi tantangan hidrometeorologi serius dengan catatan 1.080 kejadian banjir selama periode 2015-2024, di mana Kawasan Bengawan Jero menjadi titik paling terdampak dengan durasi genangan mencapai 6 bulan dan kerugian ekonomi sebesar Rp29,4 miliar pada tahun 2023. Meskipun upaya struktural telah dilakukan, meluasnya dampak banjir hingga mencakup 59 desa pada tahun 2024 menunjukkan bahwa mitigasi fisik saja tidak cukup, terutama mengingat tingkat ketahanan wilayah masih berada di kategori sedang (67,7%). Desa Sidomulyo muncul sebagai anomali kritis karena teridentifikasi sebagai satu-satunya cold spot pada aspek sumber daya terlatih, yang mengindikasikan rendahnya kapasitas masyarakat dalam manajemen bencana secara mandiri. Berdasarkan urgensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rencana aksi peningkatan aspek sumber daya terlatih dalam mengurangi risiko bencana banjir. Indikator yang digunakan dalam penelitian meliputi institusi lokal, modal sosial dan modal manusia. Kemudian, teknik analisis yang digunakan terdiri dari statistik deskriptif dan statistik inferensial (korelasi), Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), dan Fuzzy-set Qualitative Comparative Analysis (FsQCA). Hasil analisis pada penelitian ini mengidentifikasi variabel berpengaruh terhadap peningkatan sumber daya terlatih melalui analisis PLS-SEM. Variabel pada indikator modal manusia terbukti berpengaruh signifikan secara langsung dengan β = 0.644, T > 1.96, dan P < 0.05. Kemudian, variabel pada indikator modal sosial terbukti berpengaruh signifikan secara tidak langsung melalui modal manusia (mediasi penuh) dengan β = 0,343, T > 1.96, dan P < 0.05. Sementara itu, variabel pada indikator institusi lokal tidak berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap peningkatan sumber daya terlatih karena keterbatasan kewenangan. Kemudian, hasil FsQCA mengonstruksi kombinasi pendidikan formal, keterampilan dan kesehatan sebagai faktor utama keberhasilan pembentukan sumber daya terlatih dengan raw coverage 0.49 dan consistency 0.95. Sedangkan kombinasi norma, jumlah masyarakat terlibat, frekuensi keterlibatan, tingkat partisipasi dan kepercayaan sebagai faktor pendukung keberhasilan pembentukan sumber daya terlatih dengan raw coverage 0.46 dan consistency 0.96. Rumusan rencana aksi peningkatan sumber daya terlatih dibagi ke dalam tahapan manajemen risiko bencana yakni mitigasi edukatif, asuransi tani, formalisasi FPRB, dan insentif BUMDes; kesiapsiagaan inklusif, optimalisasi instrumen finansial mandiri, serta aktivasi peran kader dan gerakan masyarakat yang partisipatif; serta pemulihan melalui digitalisasi pelaporan dampak bencana berbasis komunitas.
=======================================================================================================================================
East Java Province faces severe hydrometeorological events, recording 1,080 flood events between 2015 and 2024, with the Bengawan Jero area identified as the most severely impacted region, characterized by inundation durations of up to six months and economic losses totaling IDR 29.4 billion in 2023. Despite extensive structural interventions, the expanding spatial impact reaching 59 villages by 2024 underscores insufficiency of physical mitigation alone, particularly given the region's moderate resilience index of 67.7%. Sidomulyo Village emerges as a critical anomaly, identified as the solitary "cold spot" in terms of trained human resources capacity, signifying a profound deficiency in autonomous community-based disaster management. Addressing this urgency, this study aims to formulate an action plan to enhance trained human resource capacities for flood risk reduction, utilizing local institutions, social capital, and human capital as primary indicators. The methodological framework integrates descriptive and inferential statistics, Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), and Fuzzy-set Qualitative Comparative Analysis (fsQCA). PLS-SEM results demonstrate that human capital serves as a significant direct determinant of trained human resources enhancement (β = 0.644, T > 1.96, dan P < 0.05), while social capital exerts a significant indirect influence through human capital via full mediation (β = 0,343, T > 1.96, dan P < 0.05). Conversely, local institutions yield no significant effect due to jurisdictional constraints. Furthermore, fsQCA constructs a configuration of formal education, skills, and health as the primary pathway for successful resource development (raw coverage 0.49; consistency 0.95), supplemented by norms, number of participants, frequency of participation, level of participation, and trust (raw coverage 0.46; consistency 0.96). The action plan categorizes interventions into mitigation (educational initiatives, crop insurance, and institutional strengthening), preparedness (inclusive capacity building, financial autonomy, and cadre-led movements), and recovery (community-based digital reporting), ensuring a holistic and technologically integrated approach to local flood risk reduction.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Banjir, Sumber Daya Terlatih, Institusi Lokal, Modal Sosial, Modal Manusia, Flood, Trained Human Resources, Local Institution, Social Capital, Human Capital
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography > GB1399.9 Floods
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV551.5.I4 Hazard mitigation
Q Science > QA Mathematics > QA278.3 Structural equation modeling.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Muhammad Rafli Al Ghiffari Ferani
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:14
Last Modified: 29 Jan 2026 03:14
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/130898

Actions (login required)

View Item View Item