The Ethical Implications of AI Consumer Targeting in Luxury Beauty Industry : A Case Study of the Indonesian Market.

Candra, Tasya Putri (2025) The Ethical Implications of AI Consumer Targeting in Luxury Beauty Industry : A Case Study of the Indonesian Market. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5031221003-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5031221003-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) telah dengan cepat mengubah strategi pemasaran di sektor kecantikan mewah global, memperkenalkan tingkat hiper-personalisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya sekaligus menimbulkan tantangan etika yang kompleks. Disertasi ini menyelidiki bagaimana merek kecantikan mewah yang beroperasi di Indonesia menerapkan penargetan konsumen berbasis AI, mulai dari uji coba virtual berbasis biometrik hingga sistem rekomendasi prediktif, dan bagaimana praktik-praktik ini beririsan dengan isu-isu privasi, transparansi, bias algoritmik, dan manipulasi emosional. Terlepas dari kemampuan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, meningkatkan keterlibatan, dan memperkuat eksklusivitas merek, praktik data yang tidak transparan dan ketergantungannya pada kumpulan data pelatihan yang tidak beragam berisiko memperkuat norma kecantikan yang sempit dan mengeksploitasi kerentanan konsumen. Studi ini secara kritis meneliti ketegangan etika yang muncul dari personalisasi berbasis AI di lanskap kecantikan Indonesia yang mengalami digitalisasi cepat, di mana perlindungan regulasi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi 2022 masih terbatas dan pemahaman publik tentang hak data masih terus berkembang. Melalui tinjauan literatur akademis yang ekstensif dan analisis kontekstual pasar kecantikan mewah Indonesia, penelitian ini mengidentifikasi kesenjangan utama dalam kesadaran konsumen, keadilan algoritmik, dan kerangka kerja tata kelola. Temuan ini menyoroti perlunya kebijakan data yang transparan, model AI yang inklusif secara budaya, dan pengawasan manusia yang lebih kuat untuk menyeimbangkan profitabilitas dengan tanggung jawab etis. Pada akhirnya, disertasi ini berpendapat bahwa penerapan AI yang bertanggung jawab tidak hanya penting untuk menjaga kepercayaan konsumen dan kesejahteraan psikologis, tetapi juga sangat penting untuk mempertahankan ekuitas merek jangka panjang di pasar barang mewah yang semakin kompetitif.
=================================================================================================================================
Artificial intelligence (AI) has rapidly reshaped marketing strategies in the global luxury beauty sector, introducing unprecedented levels of hyper-personalization while simultaneously raising complex ethical challenges. This dissertation investigates how luxury beauty brands operating in Indonesia deploy AI-driven consumer targeting ranging from biometric-based virtual try-ons to predictive recommendation systems and how these practices intersect with issues of privacy, transparency, algorithmic bias, and emotional manipulation. Despite AI’s ability to enhance customer experiences, increase engagement, and strengthen brand exclusivity, its opaque data practices and reliance on non-diverse training sets risk reinforcing narrow beauty norms and exploiting consumer vulnerabilities. This study critically examines the ethical tensions emerging from AI-enabled personalization in Indonesia’s fast-digitizing beauty landscape, where regulatory protections under the 2022 Personal Data Protection Law remain limited and public understanding of data rights is still evolving. Through an extensive review of academic literature and contextual analysis of Indonesia’s luxury beauty market, this research identifies major gaps in consumer awareness, algorithmic fairness, and governance frameworks. The findings highlight the need for transparent data policies, culturally inclusive AI models, and stronger human oversight to balance profitability with ethical responsibility. Ultimately, the dissertation argues that responsible AI deployment is not only essential to preserving consumer trust and psychological well-being but also critical for sustaining long-term brand equity in an increasingly competitive luxury market.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: artificial intelligence, ethical marketing, luxury beauty, personalization, Indonesia, data privacy, algorithmic bias, digital consumer behavior. kecerdasan buatan, pemasaran etis, kecantikan mewah, personalisasi, Indonesia, privasi data, bias algoritmik, perilaku konsumen digital.
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
A General Works > AI Indexes (General)
A General Works > AS Academies and learned societies (General)
A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Faculty of Creative Design and Digital Business (CREABIZ) > Business Management > 61205-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Tasya Putri Candra
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:25
Last Modified: 29 Jan 2026 04:25
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/131013

Actions (login required)

View Item View Item