Putra, Vembriarta Maulana (2026) Arahan Pengembangan Kawasan Perkebunan Kopi Tengger di Kecamatan Tosari Berdasarkan Daya Dukung Lahan. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
08211940000061-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Dalam pengembangannya sebagai sebuah geopark, Bromo Tengger Semeru memerlukan 3 jenis pengembangan salah satu nya adalah pengembangan unique product yang berdaya saing. Secara khusus, daerah di sekitar Tosari, telah menunjukkan potensi yang signifikan untuk menjadi daerah penghasil kopi arabika. Namun, berdasarkan RTRW Kabupaten Pasuruan tahun 2023, pada Kecamatan Tosari terlihat penurunan luas areal perkebunan total, tidak hanya kopi saja namun juga perkebunan komoditas lain, yang cukup besar menjadi 100 ha saja yang berpotensi mengakibatkan penurunan jumlah produksi kopi di kawasan. Di daerah seperti Kecamatan Tosari, kegiatan budidaya tanaman seperti kopi tanpa melakukan penilaian daya dukung lahan terlebih dahulu menurut para ahli dapat mengakibatkan rendahnya produktivitas tanaman, biaya perawatan/perbaikan meningkat, dan kerusakan ekologi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang membahas tentang daya dukung lahan sebelum melakukan pengembangan perkebunan kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pengembangan kawasan perkebunan Kopi Tengger di Kecamatan Tosari ditinjau berdasarkan daya dukung lahan. Sasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut dibagi menjadi 3 yaitu Menentukan faktor-faktor yang berpengaruh dalam penentuan daya dukung lahan kopi pada kawasan perkebunan Kopi Tengger (1). Menentukan kawasan-kawasan yang dapat digunakan sebagai kawasan perkebunan Kopi Tengger di Kecamatan Tosari dengan GIS (2). Menyusun peta arahan lokasi potensial untuk pengembangan kawasan perkebunan kopi berdasarkan daya dukung lahan (3). Hasil yang didapat dari penelitian adalah, diperoleh 15 faktor yang berpengaruh terhadap kesesuaian kopi di kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, yaitu : curah hujan, lama bulan kering, suhu, ketinggian, dan paparan matahari, jenis tanah, dan kelerengan, kapasitas tukar kation, kadar C, kadar N, kadar K, kadar P, dan keasaman tanah, tekstur tanah, dan struktur tanah. Berdasarkan hasil dari analisis boolean overlay, dan dengan beberapa kriteria pendukung dalam pemilihan lokasi, didapat luas 962 hektar yang tersebar pada 4 desa yaitu Baledono, Ngadiwono, Sedaeng, dan Tosari yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan produk kopi seperti kopi biji/bubuk, kopi instan/sachet, dan keperluan ekspor produk kopi. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai salah satu input tambahan dalam perumusan kebijakan perencanaan pengembangan pada kawasan dan dalam perwujudan pengembangan sebagai syarat dalam memperoleh status geopark untuk kawasan Bromo Tengger Semeru. Selain dari hasil yang didapat, peningkatan produktivitas untuk kopi di kawasan juga dapat dicapai dengan peningkatan produktivitas lahan dimana dibutuhkan penelitian lain yang lebih membahas tentang produktivitas lahan untuk budidaya kopi. ================================================================================================================================
In its development as a geopark, Bromo Tengger Semeru requires three types of development, one of which is the development of unique, competitive products. Specifically, the area around Tosari has shown significant potential to become an Arabica coffee-producing region. However, based on the Rencana Tata Ruang Wilayah 2024 documents, the total plantation area in Tosari District has decreased, not only for coffee but also for other commodities, to only 100 hectares, which could potentially lead to a decline in coffee production in the region. In areas such as Tosari District, according to experts, cultivating crops such as coffee without first assessing the carrying capacity of the land can result in low crop productivity, increased maintenance/repair costs, and ecological damage. Therefore, research discussing the carrying capacity of the land is needed before developing coffee plantations. The objective of this study is to formulate guidelines for the development of the Tengger Coffee plantation area in Tosari Subdistrict based on land carrying capacity. The objectives used to achieve this goal are divided into three parts, namely Determining the factors that influence the determination of land carrying capacity for coffee in the Tengger Coffee plantation area (1). Determining the areas that can be used as the Tengger Coffee plantation area in Tosari Subdistrict using GIS (2). Compiling a map of potential locations for the development of coffee plantations based on land carrying capacity (3). The results obtained from the study are 15 factors that influence the suitability of coffee in Tosari District, Pasuruan Regency, namely: rainfall, length of dry months, temperature, altitude, sun exposure, soil type, slope, cation exchange capacity, C content, N content, K content, P content, soil acidity, soil texture, and soil structure. Based on the results of the Boolean overlay analysis and several supporting criteria in site selection, an area of 962 hectares spread across four villages, namely Baledono, Ngadiwono, Sedaeng, and Tosari, was found to be able to fulfill all coffee product needs, such as coffee beans/ground coffee, instant coffee/sachets, and coffee product exports. The research results can be used as additional input in formulating development planning policies for the region and in realizing development as a requirement for obtaining geopark status for the Bromo Tengger Semeru region. In addition to the results obtained, increased productivity for coffee in the region can also be achieved by increasing land productivity, which requires further research on land productivity for coffee cultivation.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kopi, Daya Dukung Lahan, Tosari, Boolean Overlay, Coffee, Land Carrying Capacity. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.212 ArcGIS. Geographic information systems. |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Vembriarta Maulana Putra |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 05:13 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 05:13 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/131720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
