Ekstraksi Emas dari Aliasi Logam Menggunakan Metode Pelindian Asam Bertingkat

Ramadhani, Santi Dwi (2026) Ekstraksi Emas dari Aliasi Logam Menggunakan Metode Pelindian Asam Bertingkat. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 5004221055-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
5004221055-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Metode pelindian logam merupakan tahapan krusial untuk menghilangkan logam-logam pengotor yang berpotensi menghambat efisiensi proses ekstraksi emas dari aliasi logam, seperti pada limbah papan sirkuit cetak (PCBs) dan lumpur anoda. Pada penelitian ini, pelindian asam bertingkat menggunakan asam mineral seperti HCl, H2SO4, atau HNO3, diterapkan untuk menghilangkan logam pengotor secara selektif pada proses ekstraksi emas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh urutan penggunaan asam yang paling efektif pada pelindian asam bertingkat dan konsentrasi HNO3 paling optimal dalam mengekstraksi emas dari aliasi logam. Metode pelindian dilakukan melalui dua pendekatan. Pendekatan pertama menggunakan pelindian asam bertingkat secara berurutan dengan HCl 5 M, H2SO4 5 M, HNO3 5 M, yang dilanjutkan dengan pelindian campuran HCl 5 M dan HNO3 (3:1) dengan variasi konsentrasi HNO3 1, 3, dan 5 M. Pendekatan kedua menerapkan pelindian asam bertingkat menggunakan HNO3 dengan variasi konsentrasi 1, 3, dan 5 M, yang diikuti pelindian HCl 5 M. Hasil penelitian diuji dengan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) untuk mengetahui konsentrasi logam Pb, Fe dan Cu yang terlarut dalam filtrat pada metode pelindian yang paling optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelindian asam bertingkat menggunakan HNO3 yang diikuti HCl 5 M memiliki efektivitas lebih tinggi dibandingkan metode pelindian asam bertingkat pendekatan pertama. Keunggulan metode ini ditunjukkan oleh penggunaan asam yang lebih sedikit, waktu pelindian yang lebih singkat, tidak terbentuknya produk samping sukar larut seperti senyawa sulfat dan klorida, tidak terjadi proses pelarutan emas, serta dihasilkannya residu yang lebih bersih dan mudah dipisahkan melalui pemisahan magnetik. Konsentrasi HNO3 paling optimal diperoleh pada konsentrasi 3 M yang lebih efektif dalam melarutkan sebagian besar logam pengotor ditunjukkan oleh penurunan massa sampel hingga 94,05% pada sampel N3M. Setelah dilanjutkan pelindian HCl dan pemisahan magnetik, persentase kehilangan massa total meningkat hingga 99,39%, yang menegaskan bahwa HCl dapat melarutkan logam pengotor tanpa melarutkan emas.
=================================================================================================================================
Metal leaching is a crucial step for removing impurity metals that can hinder the efficiency of gold extraction from metal alloys, such as those found in printed circuit boards (PCBs) waste and anode slime. In this study, stepwise acid leaching using mineral acids such as HCl, H2SO4, or HNO3 was applied to selectively remove impurity metals during the gold extraction process. This research aimed to determine the most effective acid sequence in stepwise acid leaching and the optimal HNO3 concentration for gold extraction from metal alloys. The leaching process was conducted using two approaches. The first approach involved sequential stepwise leaching with HCl 5 M, H2SO4 5 M, HNO3 5 M, followed by leaching with a mixture of 5 M HCl and HNO3 (3:1) at HNO3 concentrations of 1, 3, and 5 M. The second approach applied stepwie leaching using HNO3 at concentrations of 1, 3, and 5 M, followed by leaching with 5 M HCl. The leaching performance was evaluated using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) to determine the concentrations of Pb, Fe, and Cu dissolve in the filtrate under the optimal leaching conditions. The results showed that stepwise acid leaching using HNO3 followed by 5 M HCl exhibited higher effectiveness than the first stepwise leaching approach. The method required less acid, shorter leaching time, and prevented the formation of sparingly soluble by-products such as sulfate and chloride compounds. In addition, no gold dissolution occurred, and a cleaner residuewas obtained, which was more easily separated by magnetic separation. The optimal HNO3 concentration was found to be 3 M, which effectively dissolved mots impurity metals, as indicated by a sample mass reduction of up to 94.05% for the N3M sample. After subsequent HCl leaching and magnetic separation, the total mass loss increased to 99.39%, confirming that HCl dissolving impurity metals without dissolving gold.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Asam, Aliasi Logam, Ekstraksi, Emas, Pelindian Acid, Extraction, Gold, Leaching, Metal Alloys
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD63 Extraction
Divisions: Faculty of Science and Data Analytics (SCIENTICS) > Chemistry > 47201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Santi Dwi Ramadhani
Date Deposited: 03 Feb 2026 02:56
Last Modified: 03 Feb 2026 02:56
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/131913

Actions (login required)

View Item View Item