Analisis Dampak Bencana Alam Dan Faktor Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Rasio Gini Di Indonesia Menggunakan Pendekatan Spatial Autoregressive Data Panel

Amanda, Sa'diyyah Divamia (2026) Analisis Dampak Bencana Alam Dan Faktor Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Rasio Gini Di Indonesia Menggunakan Pendekatan Spatial Autoregressive Data Panel. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 2043221028_Undergraduate_Thesis.pdf] Text
2043221028_Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih menghadapi berbagai masalah perekonomian salah satunya adalah distribusi pendapatan yang tidak merata. Kategori sedang yang menjadi status Indonesia saat ini belum bisa menjamin bahwa sudah baik-baik saja, kenyataanya kondisi pemerataan pendapatan masih belum merata. Ketimpangan pendapatan diukur menggunakan rasio gini. Untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan di Indonesia digunakan metode regresi data panel spatial autoregressive tahun 2015-2024. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi ketimpangan pendapatan terdiri dari indeks risiko bencana, kepadatan penduduk, distribusi PDRB ADHB, anggaran pendapatan daerah dan tingkat pengangguran terbuka. Analisis yang dilakukan berdasarkan Spatial Autoregressive Model (SAR) random effect data panel menunjukkan bahwa provinsi di Indonesia maksimal bersinggungan secara spasial dengan lima provinsi. Mayoritas provinsi berada di kuadran I yang menunjukkan bahwa provinsi yang memiliki indeks rasio gini tinggi di kelilingi oleh provinsi yang memiliki indeks rasio gini tinggi. Hal ini sudah sesuai dengan hasil uji Moran’s I sebesar 0,337 yang artinya ketimpangan pendapatan beserta faktor-faktor yang mempengaruhi memiliki dependensi spasial positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel indeks risiko bencana, kepadatan penduduk dan anggaran pendapatan daerah berpengaruh positif dan signifikan sedangkan variabel distribusi PDRB ADHB berpengaruh negatif dan signifikan. Ketimpangan pendapatan akan semakin meningkat apabila variabel indeks risiko bencana, kepadatan penduduk anggaran pendapatan daerah meningkat berbeda dengan variabel distribusi PDRB ADHB yang diduga dapat menurunkan ketimpangan pendapatan apabila anggaran pendapatan daerah semakin meningkat. Model terbaik yang terbentuk tergolong baik karena semua tanda parameter sesuai dengan teori ekonomi, berpengaruh signifikan, memiliki dependensi spasial dan memiliki nilai kebaikan model.
====================================================================================================================================
Indonesia is one of the developing countries that still faces various economic problems, one of which is uneven income distribution. Indonesia's current status as a middle-income country does not guarantee that everything is fine. In reality, income distribution is still uneven. Income inequality is measured using the Gini ratio. To identify and analyze the factors that influence income inequality in Indonesia, a spatial autoregressive panel data regression method was sed for the period 2015-2024. The factors suspected of influencing income inequality consist of the disaster risk index, population density, ADHB GRDP distribution, regional income budget, and open unemployment rate. The analysis conducted based on the Spatial Autoregressive Model (SAR) random effect panel data shows that provinces in Indonesia have a maximum spatial intersection with five provinces. The majority of provinces are in quadrant I, which shows that provinces with high Gini ratios are surrounded by provinces with high Gini ratios. This is in line with the Moran's I test result of 0.337, which means that income inequality and the factors that influence it have positive spatial dependence. The results show that the variables of disaster risk index, population density, and regional revenue budget have a positive and significant effect, while the variable of ADHB GRDP distribution has a negative and significant effect. Income inequality will increase if the variables of disaster risk index, population density, and regional revenue budget increase, unlike the variable of ADHB GRDP distribution, which is expected to reduce income inequality if the regional revenue budget increases. The best model formed is classified as good because all parameter signs are in accordance with economic theory, have a significant effect, have spatial dependence, and have a good model value.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Indonesia, Rasio Gini, Regresi Data Panel, Spatial Autoregresive Model. Gini Ratio, Indonesia, Panel Data Regresission, Spatial Autoregresive Model.
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics > HA30.6 Spatial analysis
Divisions: Faculty of Vocational > 49501-Business Statistics
Depositing User: Sa'diyyah Divamia Amanda
Date Deposited: 09 Feb 2026 00:49
Last Modified: 09 Feb 2026 00:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132248

Actions (login required)

View Item View Item