Fersanti, Syarifah Nur`ain Ananda (2026) Studi Numerik Perilaku Sambungan Haunched Extended End Plate Akibat Beban Siklik Berdasarkan Variasi Sudut. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
6012231021-Master_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Sambungan merupakan elemen penting dalam struktur baja yang berperan besar dalam menentukan kinerja struktur secara keseluruhan, khususnya ketika menerima beban siklik akibat gempa. Salah satu sambungan yang banyak diterapkan adalah bolted extended end plate dengan penambahan haunch untuk meningkatkan kapasitas dan kekakuan sambungan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi sudut haunch terhadap perilaku sambungan haunched bolted extended end plate di bawah pembebanan siklik melalui metode elemen hingga. Analisis dilakukan dengan memodelkan tiga variasi sudut haunch, yaitu 25°, 35°, dan 45°, menggunakan perangkat lunak ABAQUS. Pemodelan mencakup elemen solid tiga dimensi, material elastis–plastis, serta interaksi kontak dan tie constraint pada sambungan. Respons sambungan dievaluasi berdasarkan kurva histeresis beban–perpindahan, kurva momen–rotasi, envelope dan backbone curve, serta parameter kinerja berupa kapasitas beban maksimum, kekakuan, rotasi, daktilitas, dan disipasi energi. Hasil validasi terhadap data eksperimen menunjukkan kesesuaian yang baik antara model numerik dan hasil pengujian. Analisis parametris menunjukkan bahwa spesimen dengan sudut haunch 35° menghasilkan kapasitas beban maksimum tertinggi sebesar 750.38 kN dan momen maksimum 586.24 kN·m. Spesimen dengan sudut haunch 45° menunjukkan kekakuan awal yang tinggi sebesar 178.34 kN/mm dengan momen maksimum yang hampir sebanding, yaitu 561.26 kN·m. Sementara itu, spesimen dengan sudut haunch 25° memiliki kapasitas beban dan momen yang lebih rendah, namun menunjukkan efisiensi disipasi energi tertinggi dengan rasio disipasi plastis mencapai 100%. Nilai rotasi maksimum berada pada kisaran 0.0028–0.0051 rad, dengan seluruh spesimen menunjukkan perilaku sambungan yang stabil dan memenuhi kriteria deformasi yang dapat diterima. Secara keseluruhan, variasi sudut haunch terbukti berpengaruh signifikan terhadap kapasitas, kekakuan, dan daktilitas sambungan. Sudut haunch 35° memberikan kinerja paling seimbang antara kapasitas, kekakuan, dan kemampuan deformasi, sehingga direkomendasikan sebagai konfigurasi optimal untuk sambungan balok–kolom baja tahan gempa.
=============================================================================================================================
Connections are critical elements in steel structures, playing a major role in determining the overall structural performance, particularly when subjected to cyclic loading due to earthquakes. One commonly used connection type is the bolted extended end-plate connection with the addition of a haunch to enhance connection capacity and stiffness. This study investigates the effect of haunch angle variation on the behavior of haunched bolted extended end-plate connections under cyclic loading using the finite element method. The analysis was conducted by modeling three haunch angle variations, namely 25°, 35°, and 45°, using ABAQUS software. The numerical model incorporated threedimensional solid elements, elastoplastic material behavior, as well as contact interactions and tie constraints at the connection. The connection response was evaluated based on load–displacement hysteresis curves, moment–rotation curves, envelope and backbone curves, and performance parameters including maximum load capacity, stiffness, rotation capacity, ductility, and energy dissipation. Validation against experimental data demonstrated good agreement between the numerical model and test results. Parametric analysis indicated that the specimen with a 35° haunch angle achieved the highest maximum load capacity of 750.38 kN and a maximum moment of 586.24 kN·m. The specimen with a 45° haunch angle exhibited high initial stiffness of 178.34 kN/mm with a comparable maximum moment of 561.26 kN·m. Meanwhile, the specimen with a 25° haunch angle showed lower load and moment capacities but demonstrated the highest energy dissipation efficiency, with a plastic dissipation ratio reaching 100%. The maximum rotation values ranged from 0.0028 to 0.0051 rad, and all specimens exhibited stable connection behavior and satisfied acceptable deformation criteria. Overall, the variation of haunch angle significantly influences the capacity, stiffness, and ductility of the connection. The 35° haunch angle provides the most balanced performance in terms of strength, stiffness, and deformation capacity, and is therefore recommended as the optimal configuration for seismic-resistant steel beam–column connections.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bolted Extended End Plate (BEEP), Haunch Angle, Steel Connection, Cyclic Loading, ABAQUS, Bolted Extended End Plate (BEEP), Haunch, Sambungan Baja, Beban Siklik, ABAQUS. |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis |
| Depositing User: | Syarifah Nur'ain Ananda Fersanti |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 04:09 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 04:09 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/132396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
