Fire Risk Assessment Proses Bongkar Muat Kapal Non Konvensi Bermuatan Cairan Berbahaya

Prastowo, Adityo (2022) Fire Risk Assessment Proses Bongkar Muat Kapal Non Konvensi Bermuatan Cairan Berbahaya. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04211840000048-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
04211840000048-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Seiring dengan berjalan nya waktu pertumbuhan aktivitas bongkar muat di Indonesia mengalami tren positif. Kegiatan operasional yang tinggi mengakibatkan banyaknya risiko yang terjadi berkaitan dengan proses bongkar muat. Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam kurun waktu 2018-2020 telah terjadi 1152 kecelakaan kapal, 467 kecelakaan diantaranya terjadi pada kapal non konvensi berbendera Indonesia, dengan presentase 22.7% dari total kecelakaan merupakan akibat dari ledakan atau kebakaran. Salah satu aktivitas yang memiliki risiko kebakaran dan ledakan yang tinggi adalah aktivitas bongkar muat curah cair. Pada tugas akhir ini akan dilakukan penilaian risiko pada proses bongkar muat kapal non konvensi bermuatan cairan berbahaya. Metode yang digunakan untuk memeriksa potensi bahaya kebakaran dan ledakan kapal non konvensi bermuatan cairan berbahaya adalah, identifikasi bahaya menggunakan Checklist dan what-If analysis dengan standar BKI pada bagian 1 (Vol.X) Rules for Ship Carrying Dangerous Chemical in Bulk , analisis frekuensi menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) digunakan untuk menganalisi kebocoran pompa dan flange, serta frekuensi kegagalan pompa dan flange, dan Event Tree Analysis (ETA) untuk menghitung probabilitas kejadian bahaya. Terdapat 5 skenario kebocoran yakni 1-3 mm, 3-10 mm, 10-50 mm, 50-150 mm, dan >150 mm, dan juga terdapat Analisa pada siang dan malam hari, karena terdapat perbedaan temperature lingkungan dan juga kecepatan angin yang berpengaruh pada seknario ledakan.Selanjutnya dilakukan analisis konsekuensi menggunakan perangkat lunak ALOHA untuk mengetahui konsekuensi risiko yang dapat terjadi. Dari hasil analisis frekuensi dan konsekuensi tersebut maka selanjutnya dilakukan pemetaan risiko menggunakan F-N Curve dengan standar UK HSE Societal Risk, jika terdapat bahaya yang tidak dapat diterima, maka akan dilakukan mitigasi menggunakan metode LOPA hingga kondisi tersebut dapat diterima. Dari penilaian konsekuensi yang dilakukan hanya pada kebocoran 3-10 mm, 10-50 mm, 50-150 mm dan >150 mm. Untuk kebocoran 1-3 mm tidak dilakukan proses analisis konsekuensi karena dampak yang terjadi hampir tidak ada. Berdasarkan rangkaian hasil analisis risiko yang telah dilakukan, bahwa kapal landing craft tank RIMBA RAYA XXXI memungkinkan apabila dijadikan sebagai pengangkut curah cair berbahaya dalam kasus ini bermuatan methanol, hal ini didasari oleh hasil analisis frekuensi yang menunjukan bahwa dampak dari kebakaran & ledakan tidak berada dalam kondisi unacceptable, akan tetapi untuk meningkatkan keamanan dan memenuhi regulasi yang berlaku terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu penambahan beberapa instrument keselamatan seperti pressure / safety valve, restricted gauging device, high level alarm dan ODME, agar mengurangi risiko kecelakaan saat proses bongkar muat curah cair berbahaya.
==================================================================================================================================
Over time, the growth of loading and unloading activities in Indonesia experienced a positive trend. High operational activities result in many risks that occur related to unloading process. Based on data from the National Transportation Safety Committee (NTSC) in the period 2018-2020 there have been 1152 ship accidents, 467 of which occurred on non-conventional Indonesian-flagged ships, with a percentage of 22.7% of the total accidents being the result of explosions or fires. One activity that has a high risk of fire and explosion is the loading and unloading of liquid bulk activities. In this bachelor thesis, a risk assessment will be carried out in the process of loading and unloading non-conventional vessels loaded with hazardous liquids. Several methods are used to examine the potential for fire and explosion hazards of non-conventional ships loaded with hazardous liquids, hazard identification using the Checklist and What-If analysis study with BKI standards will be used in this bachelor thesis, Fault Tree Analysis (FTA) and Event Tree Analysis (ETA) methods are used for frequency analysis. There are five different leak scenarios, 1-3 mm, 3-10 mm, 10-50 mm, 50-150 mm, and >150 mm, and there is also an analysis during the day and night time, due to the differences in environmental temperature and wind speed. ALOHA software will be used to perform a consequence analysis to determine the impact of the risk inccured . The F-N Curve with the UK HSE Societal Risk standard will be used for risk representation, if there are scenarios are found to be in unacceptable state, mitigation will be carried out using LOPA method until the conditions is in acceptable state. Consequence analysis used only for leak scenario of 3-10 mm, 10-50 mm, 50-150 mm and >150 mm, for leak scenario 1-3 mm the consequence analysis process is not carried out due to the impact is almost non-existent. This research has shown that landing craft tank ship RIMBA RAYA XXXI can be used as a carrier of hazardous liquid, in this case methanol. This result is supported based on consequence analysis results that indicate that the effects of fire and explosion are not in unacceptable state, but there are a few things to consider in order to strengthen the safety and adequate the regulations. The ship has to apply some safety devices such as safety / pressure valves, restricted gauge device, high-level alarms, ODME to reduce the risk of the unloading process of hazardous liquid.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kapal non Konvensi, Identifikasi Bahaya, Analisis Frekuensi, Analisis Konsekuensi, Pemetaan Risiko, Non Conventional Vessels, Hazard Identification, Frequency Analysis, Consequence Analysis, Risk Representation
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T174.5 Technology--Risk assessment.
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 25 Feb 2026 03:17
Last Modified: 25 Feb 2026 03:17
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/132599

Actions (login required)

View Item View Item