Prasetyo, Erik Bagus (2010) Studi eksperimental tentang karakteristik aliran fluida melintasi silinder teriris tipe-D 53 di dekat side wall untuk perubahan tebal lapis batas side wall : "studi kasus untuk pengaruh jarak silinder terhadap dinding (G/D) 0; 0,0067; 0,1333; 0,200; 0,267. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
2107100613-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (27MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian telah banyak dilakukan untuk mempelajari karakteristik aliran melintasi bluff body dalam boundary layer, baik untuk dunia pendidikan maupun berbagai aplikasi teknik. Penelitian tersebut dapat diterapkan untuk aplikasi teknik seperti pipa bawah laut, konstruksi bangunan dan shell and tube heat exchanger, dan lain-lain. Banyak sekali yang dapat kita pelajari dari penelilian pada aliran melintasi bluff body dengan berbagai macam bentuk yang didekatkan pada sebuah dinding datar, yang lebih spesifik untuk bluff body dengan bentuk khusus. Silinder tipe-D merupakan bentuk khusus dari bluff body tersebut. Silinder tipe-D adalah silinder sirkular yang hanya terpotong pada bagian depan secara paralel dengan sumbu y. Oleh karena itu. tujuan dari penelitian ini adalah unJuk mempelajari karakteristik aliran sekitar silinder tipe-D yang didekatkan pada dinding datar dan dibandingkan dengan silinder sirkular. Silinder tersebut dialiri fluida dengan variasi gap antara silinder dengan dinding datar. Percobaan ini dilakukan dalam sebuah subsonic wind tunnel dengan ketinggian 660 mm, Iebar 660 mm, dan Panjang 1780 mm. Silinder sirkular dan silinder tipe-D dengan sudut potong Os = 53° yang terbuat dari pipa PVC digunakan sebagai model uji. Silinder tersebut memiliki diameter eksternal, D. 60 mm dan kedua ujung dari silinder menyentuh pada bagian wind tunnel. Sebuah dinding akrilik dengan ketebalan 6 mm dan panjang 1/60 mm dipasang 100 mm di alas permukaan bagian bawah dari test section. Ujung dari plat datar dipotong dengan sudut 30°. Silinder terletak 430 mm pada downstream dari leading edge dinding datar. Ketebalan boundary layer ppada dinding dalar dipengaruhi oleh penempatan wire dengan diameter 4 mm yang diletakkan 10 mm dari leading edge. Kecepaton freestream di dalam wind tunnel dijaga Icons tan pada 14 m/s, dengon Reynolds Number Re = 5,3 x10 pangkat 4 (berdasarkan diameter silinder sirkualar tipe-D dan kecepatan freestream). Jarak antara bagion bawah dari silinder dan dinding datar relative terhadap diameter silinder (G/D) di mana divariasikan antara 0 - 0.267. Sebuah manometer minyak tanah cenderung memungkinkan untuk mengukur distribusi tekanan di sekitar silinder dan dinding datar. Profil kecepatan di belakang silinder diukur dengan menggunakon pilot static tube yang dihubungkan dengon inclined manometer. Permukaan lapisan minyak tanah digunakan untuk mengetahui pola-pola aliran pada sllinder. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dinding berkurang pada silinder tipe-D pada saaJ jarak gap dinaikkan. Hal ini berlaku podo kedua pengujian ketebalan boundary layer. Separasi bubble terjadi di sisi upper silinder pada gap 0, I 33-0,200 untuk non wire rod dan 0-0,200 untuk wire rod sedangkan pada gap 0,267 terjadi pada kedua sisi silinder. Hal ini membuat separasi massive tertunda lebih ke belakang, sehingga wake yang dihasilkan lebih sempit dan mengakibatkan gaya drag menurun.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSM 620.106 4 Pra s 2010 |
| Uncontrolled Keywords: | silinder tipe-D, dekat plane wall, sudut iris 53 derajat |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Totok Setiawan |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 04:03 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 04:03 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/132634 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
