Pra Desain Pabrik Konnyaku Dari Umbi Porang (Amorphophallus Onchophyllus) Dengan Metode Kombinasi Hidrolisa Enzim α-AMILASE Dan Ekstraksi Etanol.

Setyadi, Eunike Rhiza Febriana and Husodo, Amani Salsabil (2022) Pra Desain Pabrik Konnyaku Dari Umbi Porang (Amorphophallus Onchophyllus) Dengan Metode Kombinasi Hidrolisa Enzim α-AMILASE Dan Ekstraksi Etanol. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 02211840000043_02211840000099-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
02211840000043_02211840000099-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Glukomanan merupakan salah satu kandungan dalam umbi porang yang baik untuk diet dan kesehatan. Manfaat dari KGM adalah mengurangi kolesterol darah, memperlambat pengosongan perut, mempercepat rasa kenyang sehingga cocok untuk makanan diet dan bagi penderita diabetes. Tepung glukomanan memiliki banyak sekali manfaat, namun hingga tahun 2021, produksi tepung glukomanan dan produk sehat siap konsumsi seperti mie shirataki dan konnyaku hanya ada 3 pabrik saja di Indonesia. Pada tahun 2012, Indonesia belum bisa memenuhi seluruh permintaan ekspor porang yang mencapai 200 ton/tahun dan baru terpenuhi sebanyak 7 ton/tahun. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri. Pra Desain Pabrik Konnyaku dari Umbi Porang (Amorphophallus oncophyllus) ini direncanakan mulai beroperasi tahun 2025 dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik ini direncanakan di Desa Banjaranyar Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Daerah perluasan industri King Nganjuk). Dalam pemenuhan kapasitas tahunan, pabrik akan beroperasi kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari. Dengan bahan baku sebesar 1.239,90 kg/jam dapat dihasilkan produk konnyaku sebesar 1.262,65 kg/jam. Proses produksi konnyaku dari tepung glukomanan umbi porang dapat diuraikan menjadi 3 tahapan proses. Proses pertama adalah pembuatan tepung porang dari umbi porang. Tahap kedua yaitu proses pemurnian glukomanan. Tahap ketiga adalah tahap pembuatan konnyaku. Pra Desain Pabrik Konnyaku dari Umbi Porang ini dirancang sebagai perusahaan yang berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dengan system organisasi garis dan staff. Untuk dapat mendirikan pabrik dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahun, maka diperlukan total modal investasi sebesar Rp 440.909.029.759,84 dan total biaya produksi sebesar Rp 341.370.098.851,44 dengan estimasi hasil penjualan sebesar Rp 649.320.228.564,79 per tahun. Estimasi umur pabrik ini adalah 10 tahun dengan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 38,33%, Pay Out Time (POT) 4 tahun 10 bulan, dan Break Even Point (BEP) sebesar 23,42%.
===================================================================================================================================
Glucomannan is one of Porang Tuber compositions that is good for diet and health. KGM helps to reduce blood sugar, delay stomach emptying, and create sensation of fullness fast. Hence it is good for being included in diet foods and given to people who suffer from diabetics. Glucomannan flour has many benefits, but since 2021, there are only 3 manufacturers of glucomannan flour and its products such as glucomannan and shirataki noodle in Indonesia. In 2012, Indonesia couldn’t fulfill the Porang tuber export requirement. From 200 ton/year, Indonesia only exported 7 ton/year. This can be implied that Indonesia needs to increase production to fulfill the International markets requirement. Pre-Plant Design of Konnyaku from Porang Tuber (Amorphophallus onchophyllus.) is designed to be operated in 2025 with 10.000 ton/hr production capacity. The plant will be located in Banjaranyar Village, Tanjunganom District, Nganjuk Residence, East Java. This plant is designed to be operated 24 hours a day for 330 days. The raw material (tuber) needed is 1239,9 kg/h and will result in 1265,65 kg/h konnyaku. The overall production process is consisted of three stages. The first stage is porang flour production from porang tuber. The second stage is the glucomannan purification process. The third stage is the stage of making konnyaku. The pre-design of the Konnyaku Factory from Porang Tuber was designed as a company incorporated as a Limited Liability Company (PT) with a line and staff organization system. To be able to build a factory with a production capacity of 10,000 tons/year, a total investment capital of Rp. 440,909,029,759.84 and a total production cost of Rp. 341,370,098,851.44 is required with an estimated sales income of Rp. 649,320,228,564.79 per year. The estimated age of this plant is 10 years with an Internal Rate of Return (IRR) of 38.33%, Pay Out Time (POT) of 4 years and 10 months, and a Break Even Point (BEP) of 23.42%.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSK 664.722 72 Set p-1 2022
Uncontrolled Keywords: Enzim α-Amilase, Etanol, Pra Desain Pabrik Konnyaku, Umbi Porang. Enzym α-Amilase, Ethanol, Pre Design Plant of Konnyaku, Porang Tuber.
Divisions: Faculty of Industrial Technology and Systems Engineering (INDSYS) > Chemical Engineering > 24201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 08 May 2026 06:12
Last Modified: 08 May 2026 06:12
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133075

Actions (login required)

View Item View Item