Analisis Ketelitian Hasil Interpretasi Ortofoto Sebagai Penunjang Data Dasar Untuk Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) (Studi Kasus: Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo).

Muttaqin, Mohammad Zainal (2022) Analisis Ketelitian Hasil Interpretasi Ortofoto Sebagai Penunjang Data Dasar Untuk Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) (Studi Kasus: Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 03311840000019-UNDERGRADUATE_THESIS.pdf] Text
03311840000019-UNDERGRADUATE_THESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Suatu kawasan dengan jumlah penduduk lebih banyak dibandingan dengan daerah pinggiran maupun plosok merupakan Kawasan perkotaan. Salah satunya adalah Kota Probolinggo yang memiliki unit-unit pengembangan. Salah satu unit pengembangan dari Kota Probolinggo adalah Kecamatan Mayangan. Kecamatan Mayangan memiliki kawasan industri yang luas dibandingkan lainnya sehingga mengakibatkan banyaknya pertambahan penduduk di wilayah tersebut besar, selain itu letak dari kecamatan mayangan yang berada di pesisir pantai ,adanya ketidak seimbangan itu perlu memperhatikan suatu penataan ruang yang baik. Penataan ruang yang baik harus memperhatikan keserasian antara kegiatan utama dan kawasan fungsional. Penataan ruang yang baik di wujudkan dalam Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK). RDTRK merupakan kawasan dengan blok pemanfaatan ruang, terkait dengan hal ini data dasar dibutuhkan untuk penyusunan RDTRK. Data dasar yang dimaksud dapat berupa Citra resolusi tinggi ataupun foto udara ortofoto. Data dasar yang dimaksud dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satu untuk mendapatkan data dasar yang layak yaitu menggunakan teknologi penginderaan jauh dan fotogrametri. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan citra interpretasi manual (digitasi on screen) menggunakan 7 kunci interpretasi yaitu rona dan warna, bentuk, pola, tekstur, bayangan, asosiasi serta ukuran. Penelitian ini mengkaji kelayakan peta garis dari citra foto udara ortofoto yang digunakan untuk penunjang data dasar dari RDTRK. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hasil dari uji ketelitian klasifikasi manual (interpretasi manual) foto udara sebesar 86,36% dengan jumlah kelas tutupan lahan sebanyak 19 kelas yaitu tambak, semak belukar, lahan kosong, pemukiman, jalan, sungai, industri, sawah irigasi, sawah tadah hujan, masjid, rumah sakit, sekolah, pertokoan, kantor, taman, ladang, danau, kebun, mangrove dan dari hasil tersebut dilakukan kajian terhadap citra yang menghasilkan nilai pergeseran sebesar 0,8 m untuk koordinat X dan 0,9 m untuk koordinat Y. Besar uji planimetris memberikan nilai ketelitian untuk citra sebesar 1,24 m sehingga sesuai untuk pembuatan peta dasar skala 1:5000. Hasil analisa kesesuaian penggunaan tanah dengan peta pola ruang RTRW tahun 2020-2040 menunjukkan bahwa seluas725,53 Ha (74,18 %) penggunaan lahan telah sesuai dan Seluas 252,49 Ha ( 25,82 % ) penggunaan lahan tidak sesuai peruntukannya.
===================================================================================================================================
An area with a population that is more than the suburbs and remote areas is an urban area. One of them is Probolinggo City which has development units. One of the development units of Probolinggo City is Mayangan District. Mayangan District has a large industrial area compared to others, resulting in a large population increase in the area, besides the location of the Mayangan sub-district which is on the coast, there is an imbalance that needs to pay attention to good spatial planning. Good spatial planning must pay attention to the harmony between the main activities and functional areas. Good spatial planning is realized in the Detailed City Spatial Plan (RDTRK). RDTRK is an area with a spatial use block, related to this the basic data needed for the preparation of the RDTRK. The basic data in question can be in the form of high resolution or orthophoto aerial photographs. The basic data in question can be obtained in various ways, one of which is to obtain proper basic data, namely using remote sensing technology and photogrammetry. In this study, manual interpretation of image processing (on screen digitization) used 7 interpretation keys, namely hue and color, shape, pattern, texture, shadow, association and size. This study is used to assess line maps from aerial photographs or photographs to support basic data from RDTRK. The results obtained from this study are the results of the manual classification accuracy test (manual interpretation) of aerial photography of 86.36% with a total land cover class of 19 classes, namely ponds, shrubs, vacant land, settlements, roads, rivers, industry, rice fields. irrigation, rainfed rice fields, mosques, hospitals, schools, shops, offices, parks, fields, lakes, gardens, mangroves and from these results a study of the image is carried out which produces a shift value of 0.8 m for the X and 0.9 coordinates. m for the Y coordinate. The planimetric test provides an accuracy for the image of 1.24 m so that it is suitable for making a base map of a scale of 1: 5000. The results of the land use analysis using the spatial pattern map of the RTRW for the year 2020-2040 show that an area of 725.53 Ha (74.18%) is suitable for land use and an area of 252.49 Ha (25.82%) is land use that is not suitable for its designation.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSG 526 Mut a-1 2022
Uncontrolled Keywords: Data Dasar, RDTRK, Kecamatan Mayangan, Foto Udara. Base Data, RDTRK, Mayangan District, Aerial Photography.
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geomatics Engineering > 29202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 18 May 2026 08:41
Last Modified: 18 May 2026 08:41
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133236

Actions (login required)

View Item View Item