Antareza, Muhammad Archie (2022) Pemodelan Geomekanika 1d Untuk Analisis Stabilitas Lubang Bor Dalam Pengeboran Pada Lapangan "A". Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
03411840000007-UNDERGRADUATE_THESIS.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Instabilitas lubang bor adalah permasalahan yang mahal untuk diselesaikan dan dapat memicu efek domino yang signifikan pada operasional dan keamanan sebuah proyek migas. Strategi mitigasi untuk memastikan stabilitas lubang bor membutuhkan pengetahuan rinci tentang kondisi geomekanika bawah permukaan. Tanpa adanya core batuan, parameter-parameter geomekanika dapat dihasilkan menggunakan data well log dengan pendekatan yang lebih empiris. Parameter ini berupa elastisitas batuan (Modulus Young, Poisson Ratio), kekuatan batuan (UCS, Friction Angle), tekanan pori, tegangan in-situ (tegangan vertikal (Sv), tegangan horisontal minimum (Shmin), tegangan horizontal maksimum (Shmaks)) untuk membangun model geomekanika 1D atau Mechanical Earth Model (MEM) yang kuat. Analisis stabilitas lubang bor yang dilakukan dengan kriteria kegagalan Mohr-Coulomb menghasilkan nilai shear failure gradient (SFG) yang menandakan batas minimum berat lumpur yang digunakan dalam pengeboran. Telah dibangun sebuah model rekomendasi arah azimuth, arah inklinasi, dan berat lumpur untuk menghindari breakout lubang bor dalam pengeboran, baik secara kontinyu maupun secara diskret. Hasil analisis model secara mekanis dan korelasi dengan litologi menunjukkan bahwa terdapat beberapa ketidakakuratan model dengan teori dan respons yang seharusnya, terutama pada litologi batubara. Meskipun begitu, pada litologi yang difokuskan oleh metode pengolahan yang digunakan (serpih, batugamping, dan batupasir) dan pendekatan analogis pada batuan vulkanik dengan batuan siliklastik dan karbonat, model sudah sesuai dan merepresentasikan keadaan mekanis formasi dengan baik. Teridentifikasi beberapa titik breakout pada seluruh zona yang diakibatkan nilai berat lumpur kurang dari nilai SFG yang direkomendasikan. Pada sumur A-120 dan A-121, direkomendasikan berat lumpur masing-masing 10,5-12 ppg dan 10.3-11,7 ppg yang dapat dikurangi hingga 10-12 ppg dan 9-11 ppg alih-alih berat lumpur yang telah digunakan sebesar 10,1-10,5 ppg dan 10,1-10,6 ppg.
===================================================================================================================================
Borehole instability is an expensive problem to solve and can trigger a significant domino effect on the operation and safety of an oil and gas project. Mitigation strategies to ensure borehole stability require detailed knowledge of subsurface geomechanical conditions. Without a rock core, geomechanical parameters can be generated using well log data with a more empirical approach. These parameters are rock elasticity (Young modulus, Poisson Ratio), rock strength (UCS, Friction Angle), pore pressure, in-situ stress (vertical stress (Sv), minimum horizontal stress (Shmin), maximum horizontal stress (Shmax)) to build a robust 1D geomechanical model or Mechanical Earth Model (MEM). The borehole stability analysis performed with the Mohr-Coulomb failure criteria resulted in a shear failure gradient (SFG) value which indicates the minimum weight limit of the mud used in drilling. A model recommendation for azimuth direction, inclination direction, and mud weight has been built to avoid drill hole breakouts in drilling, either continuously or discretely. The results of the mechanical model analysis and correlation with lithology show that there are some inaccuracies in the model with the theory and the appropriate response, especially in coal lithology. However, in lithology that is focused on the processing methods used (shale, limestone, and sandstone) and the analogical approach to volcanic rocks with siliclastic and carbonate rocks, the model is suitable and represents the mechanical state of the formation well. Several breakout points were identified in all zones due to the mud weight value being less than the recommended SFG value. In wells A-120 and A-121, recommended mud weights of 10.5-12 ppg and 10.3-11.7 ppg respectively which can be reduced to 10-12 ppg and 9-11 ppg instead of the used mud weight of 10.1-10.5 ppg and 10.1-10.6 ppg.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSGf 531.1 Ant p-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Geomekanika 1D, Mohr-Coulomb, Stabilitas Lubang Bor. 1D Geomechanics, Mohr-Coulomb, Wellbore Stability. |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Geophysics Engineering > 33201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 21 May 2026 03:53 |
| Last Modified: | 21 May 2026 03:53 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133299 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
