Analisis Kekuatan Pipa Bawah Laut Yang Mengalami Patahan Strike-Slip Faults Pada Seabed.

Nurhasanah, Nida Rahmawati (2022) Analisis Kekuatan Pipa Bawah Laut Yang Mengalami Patahan Strike-Slip Faults Pada Seabed. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 04311840000062-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
04311840000062-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Keadaan negara Indonesia saat ini yang hampir dari separuh kebutuhan sumber energi di negara ini didominasi oleh minyak bumi dan gas alam sehingga menjadikan kegiatan eksplorasi serta produksi sumber daya minyak bumi dan gas alam semakin berkembang pesat. Indonesia terletak di zona tunjaman dan tumbukan aktif antar lempeng tektonik menyebabkan wilayah Indonesia rawan terhadap bencana geologi seperti letusan gunung api, gempa bumi dan pergerakan tanah. Banyaknya patahan/sesar yang tersebar di wilayah Indonesia, membuat dalam melakukan desain pipa bawah laut yang tertimbun (buried steel pipes) harus memperhatikan zona-zona patahan/sesar aktif yang berada di wilayah perairan Indonesia untuk mengurangi kegagalan yang dapat terjadi pada pipa. Penelitian tugas akhir ini membahas model numerik menggunakan metode elemen hingga untuk pipa bawah laut yang mengalami patahan strike-slip fault berdasarkan model eksperimen fisik dan model numerik penelitian sebelumnya. Dengan bantuan software ANSYS 2020 R2 Static Structural, variasi dilakukan pada besarnya gerakan patahan/displacement yang berbeda-beda (d = 0.2 m, 0.4 m, 0.6 m, 0.8 m, 1.0 m, 1.44 m, 1.5 m, 2 m, 2.5 m, dan 3.0 m) dan sudut patahan sebesar 30ᵒ dan 45ᵒ. Adapun hasil simulasi dari pemodelan pipa bawah laut ini dapat mengalami perubahan strain pada sisi tension side dan compression side. Didapatkan hasil validasi model numerik pipa bawah laut yang mengalami patahan strike-slip faults memiliki rata-rata error untuk bending strains (b) sebesar 9.34% dan error dari axial strains (m) sebesar 6.69%. Hasil distribusi regangan pada pipa yang terkena pengaruh patahan dengan displacement yang berbeda-beda didapatkan maximum total strain pada sisi tension side sebesar 0.047834 m/m pada displacement d = 3 m dan hasil maximum total strain pada sisi compression side sebesar 0.044946 m/m pada displacement d = 3 m. Selanjutnya pada variasi sudut patahan 45ᵒ memiliki hasil axial strain dan axial stress yang lebih besar daripada variasi sudut 30ᵒ. Dan untuk besarnya total deformation pada variasi sudut patahan 30ᵒ lebih besar dibandingkan dengan variasi sudut patahan 45ᵒ.
===================================================================================================================================
The current state of Indonesia, where almost half of the country's energy source needs are dominated by oil and natural gas, has made exploration and production of oil and natural gas resources grow rapidly. Indonesia is located in a subduction zone and active collisions between tectonic plates cause Indonesia's territory to be prone to geological disasters such as volcanic eruptions, earthquakes, and fault movements. A large number of faults spread across the territory of Indonesia, making the engineering team must pay attention while doing the design of buried steel pipes to active fault zones in the Indonesian ocean to reduce failures that can occur in the pipeline. This final project research discusses a numerical model using the finite element method for subsea pipelines experiencing strike-slip faults based on physical experimental models and numerical models of previous studies. With the help of the ANSYS 2020 R2 Static Structural software, variations were made by different displacement movements (d = 0.2 m, 0.4 m, 0.6 m, 0.8 m, 1.0 m, 1.44 m, 1.5 m, 2 m, 2.5 m, and 3.0 m) and the fracture angles of 30ᵒ and 45ᵒ. The simulation results from this subsea pipeline modeling can experience changes in strain on the tension side and compression side. The results of the validation of the numerical model of submarine pipelines experiencing strike-slip faults have an average error for bending strains (b) of 9.34% and an error of axial strains (m) of 6.69%. The results of the strain distribution on the pipe affected by the fault with different displacements obtained the maximum total strain on the tension side of 0.047834 m/m at displacement d = 3 m and the maximum total strain on the compression side of 0.044946 m/m on displacement d = 3 meters. Furthermore, the variation of the 45ᵒ fracture angle has a greater axial strain and axial stress than the 30ᵒ angle variation. And the magnitude of the total deformation at the 30ᵒ fault angle variation is greater than the 45ᵒ fault angle variation.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSKe 621.867 2 Nur a-1 2022
Uncontrolled Keywords: Axial Strain, Bending Strain, Patahan Strike-Slip Faults, dan Pipa Bawah Laut Tertimbun. Axial Strains, Bending Strains, Buried Steel Pipes, and Strike-Slip Faults.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ930 Pipelines (General). Underwater pipelines.
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 22 May 2026 07:14
Last Modified: 22 May 2026 07:14
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133351

Actions (login required)

View Item View Item