Savitri, Fira (2022) Analisis Risiko Operasi Pipa Bawah Bawah Laut Pada Perairan Terang Sirasun Batur Menggunakan Metode Fault Tree Analysis Dan Failure Modes And Effect Analysis. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
04311840000112-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kegiatan operasi di bidang migas telah banyak dilakukan, baik itu dikelola oleh pemerintah maupun pihak swasta. Penggunaan sistem perpipaan sebagai sarana untuk menyalurkan produk minyak dan gas dianggap lebih efektif dan efisien dari segi kapasitas dan jarak yang ditempuh. Offshore pipeline adalah salah satu moda transportasi yang efektif dan efisien dalam melakukan pendistribusian minyak dan gas untuk kebutuhan energi. Pada industri minyak dan gas bumi selalu dihadapkan dengan berbagai risiko, baik dalam skala besar maupun kecil. Apabila terjadi kegagalan pada operasi pipa maka dapat mengakibatkan dampak kerugian yang besar. Oleh karena tingginya potensi bahaya dan risiko tersebut maka perlu dilakukan penilaian risiko pada sistem operasi pipa yang digunakan. Dalam menangani risiko tersebut perlu dilakukan pengelolaan risiko dengan baik agar mengurangi dampak dari risiko tersebut. Data yang digunakan berasal dari salah satu pipa gas yangberada di wilayah perairan Terang Sirasun Batur field yang berisi gas. Berdasarkan hasil penelitian dengan Fault Tree Analysis, diperoleh risiko maka melalui risk assesment menggunakan Failure Mode and Effect Analysis dihasilkan nilai Risk Priority Number. Pada penelitian ini juga dihasilkan dashboard risiko untuk mempermudah dalam monitoring risiko. Adapun program perbaikan yang dapat dilakukan untuk masing-masing risiko tersebut adalah melakukan pemasangan grout bag untuk mengatasi kemungkinan terjadinya freespan yang diakibatkan oleh arus dan gelombang yang tinggi di perairan sekitar pipa.
===================================================================================================================================
Many operations in the oil and gas sector have been carried out and managed by the government and private parties. The piping system’s use to distribute oil and gas products is considered more effective and efficient in terms of capacity and distance traveled. The offshore pipeline is an effective and efficient mode of traansportation in distributing oil and gas for energy needs. The oil and gas industry are always faced with various risks, both on a large and small scale. . If there is a failure in the pipeline operation, it can result in a large loss impact. Due to the high potential for hazards and risks, it is necessary to carry out a risk assessment on the pipe operating system used. In dealing with these risks, it is necessary to carry out risk management properly to reduce these risks' impact. The data comes from one of the gas pipelines in the Terang Sirasun Batur field, which contains gas. Based on the research results using Fault Tree Analysis, the risk obtained through a risk assessment using Failure Mode and Effect Analysis resulted in the Risk Priority Number value. This study also generated a risk dashboard to facilitate risk monitoring. The repair program that can be carried out for each of these risks is to install grout bags to overcome the possibility of free-span caused by high currents and waves in the waters around the pipe.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSKe 665.544 Sav a-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Risiko, FTA, FMEA, Pipa Bawah Laut, Freespan. Risk, FTA, FMEA, Subsea Pipeline, Freespan. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ930 Pipelines (General). Underwater pipelines. |
| Divisions: | Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 22 May 2026 07:37 |
| Last Modified: | 22 May 2026 07:37 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133355 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
