Aditama, Muhammad Iqbal (2022) Pengembangan Model Sistem Dinamik untuk Meningkatkan Nilai Rantai Pasok Bawang Putih (Studi Kasus: Jawa Timur). Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
05211840000024-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu komoditas penting dalam sektor hortikultura. Bawang putih merupakan kelompok sayuran yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bumbu masakan dan obat, sehingga menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang harus dipenuhi. Beberapa faktor yang mempengaruhi produksi bawang putih seperti luas lahan bawang putih, produktivitas bawang putih. Adapun faktor yang lain yang mempengaruhi produksi bawang putih adalah bibit, lahan, tenaga kerja, dan pupuk. Permasalahan: Pada saat ini 95% bawang putih Indonesia merupakan bawang putih impor dan 5% dipasok dari produksi dalam negeri. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan rasio pemenuhan bawang putih yang rendah. Pada tahun 2020 produksi bawang putih di Jawa Timur tercatat 5.377 ton sedangkan konsumsi bawang putih di Jawa Timur 63.000 ton sehingga terdapat neraca defisit sebesar -57.700 ton yang dipenuhi dari impor bawang putih. Tujuan: Merancang model sistem dinamik rantai pasok bawang putih di Jawa Timur untuk meningkatkan nilai rantai pasok bawang putih di Jawa Timur, Menganalisis dampak intensifikasi lahan dengan penggunaan varietas unggul, ekstensifikasi lahan, dan pengurangan Margin Perdagangan dan Pengangkutan terhadap nilai rantai pasok bawang putih di Jawa Timur dengan melakukan simulasi. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini adalah sistem dinamik, dengan menggunakan tools Vensim PLE 9.0.0. Sistem dinamik dipilih karena dapat melakukan simulasi dampak perubahan pada sistem sehingga tidak perlu mengubah secara langsung. Langkah dalam pembuatan model sistem dinamik diawali dengan analisis faktor dan pengumpulan data penyusun, selanjutnya pembuatan Causal Loop Diagram dan Stock Flow Diagram. Setelah itu, dilakukan formulasi model dengan memasukkan persamaan pada setiap variabel dan dilakukan verifikasi dan validasi model untuk menyatakan model valid. Hasil: Hasil penelitian Tugas Akhir ini adalah Causal Loop Diagram, Stock Flow Diagram, dan skenario penerapan intensifikasi lahan, ekstensifikasi lahan, dan pengurangan Margin Perdagangan dan Pengangkutan. Hasil skenario intensifikasi lahan adalah kenaikan rasio pemenuhan bawang putih sebesar 66%. Hasil skenario ekstensifikasi lahan adalah kenaikan rasio pemenuhan bawang putih sebesar 43%. Hasil dari penerapan skenario pengurangan Margin Perdagangan dan Pengangkutan bawang putih adalah peningkatan efiesiensi distribusi yang direpresentasikan dengan penurunan harga bawang putih di konsumen kegiatan usaha sebesar 5% dan penurunan harga bawang putih di konsumen rumah tangga dan konsumen indsutri sebesar 8%. Nilai Tambah: Hasil penelitian dari Tugas Akhir ini adalah memberikan solusi efektif bagi pemerintah serta pembandingnya berdasarkan simulasi terkait pemenuhan rasio bawang putih di Jawa Timur yang dapat dijadikan pertimbangan untuk meningkatkan rasio pemenuhan bawang putih di Jawa Timur dengan menerapkan intensifikasi, ekstensifikasi lahan, dan pengurangan Margin Perdagangan dan Pengangkutan.
==============================================================================================================================
Context: Garlic (Allium sativum L.) is one of the important commodities in the horticultural sector. Garlic is a group of vegetables that are widely used by the community as a spice for cooking and medicine so that it becomes one of the basic needs of the community that must be met. Some factors affecting garlic production such as garlic land area, and garlic productivity. Other factors affecting garlic production are seedlings, land, labor, and fertilizers. Problem: Currently 95% of Indonesian garlic is imported garlic and 5% is supplied from domestic production. East Java is one of the provinces in Indonesia with a low garlic fulfillment ratio. In 2020 garlic production in East Java was recorded at 5,377 tons while garlic consumption in East Java was 63,000 tons so there was a deficit balance of -57,700 tons which was met from garlic imports. Objective: Designing a dynamic system model of garlic supply chain in East Java to increase the value of garlic supply chain in East Java, Analyzing the impact of land intensification with the use of superior varieties, land extensification, and reducing distribution actors to the value of garlic supply chain in East Java by conducting simulations. Method: The method used in this Final Project research is a system dinamics, using the Vensim PLE 9.0.0 tool. The dynamic system was chosen because it can simulate the impact of changes on the system so there is no need to change directly. The step in making a dynamic system model begins with factor analysis and compiler data collection, then the creation of Causal Loop Diagrams and Stock Flow Diagrams. After that, a model formulation is carried out by entering equations on each variable and verification and validation of the model is carried out to declare the model valid. Results: The results of this Final Project research are Causal Loop Diagram, Stock Flow Diagram, and scenarios for the application of land intensification, land extensification, and reduction of Trade and Transportation Margins. The result of the land intensification scenario is an increase in the garlic fulfillment ratio by 66%. The result of the land extensification scenario is an increase in the garlic fulfillment ratio by 43%. The result of implementing the scenario of reducing the Margin of Trade and Transportation of garlic is an increase in distribution efficiency represented by a decrease in the price of garlic in consumers of business activities by 5% and a decrease in the price of garlic in household consumers and consumers of industry by 8%. Added Value: The results of the research from this Final Project are to provide effective solutions for the government and its comparisons based on simulations related to the fulfillment of garlic ratios in East Java which can be considered to increase the garlic fulfillment ratio in East Java by applying land intensification, land extensification, and reduction of distribution actors.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSSI 003.85 Adi p-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Bawang Putih, Produksi Bawang Putih, Sistem Dinamik, Simulasi, Skenario. Garlic, Garlic Production, System Dynamics, Simulations, Scenarios. |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.213 Management information systems. Dashboards. Enterprise resource planning. |
| Divisions: | Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 02:27 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133504 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
