Penyusunan Dokumen Standar Operasional Prosedur (Sop) Pengiriman Data Mbkm Its Ke Pddikti Mengacu Pada Ketentuan Kantor Penjamin Mutu Its

Ardiyanti, Clariesta Putri (2022) Penyusunan Dokumen Standar Operasional Prosedur (Sop) Pengiriman Data Mbkm Its Ke Pddikti Mengacu Pada Ketentuan Kantor Penjamin Mutu Its. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 05211840000041-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
05211840000041-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Konteks: Sebagai upaya untuk memenuhi IKU-PTN dan melaksanakan kewajiban sebagai perguruan tinggi, ITS harus mengirimkan data program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) ke PDDikti. Proses bisnis ini menjadi bagian dari proses bisnis ITS yaitu Pemutakhiran Data Forum Lapangan (Forlap) Dikti. Permasalahan: Pendataan MBKM yang dilakukan lintas unit kerja, membuat proses pelaporan MBKM ITS ke PDDikti tidak berjalan mulus. Permasalahan pun muncul diantaranya data tidak valid, data tidak lengkap dan kekeliruan pelaksanaan prosedur. Hal ini berdampak pada persentase keberhasilan pelaporan data MBKM ITS yang dilaporkan ke PDDikti berada di angka yang kecil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan petunjuk aktivitas, mengidentifikasi unsur dokumentasi dan prosedur serta mengidentifikasi pihak yang terlibat pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi serta merespon risiko menggunakan metode HAZOP sehingga dapat mengurangi dampak negatif dari risiko dalam proses pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selama penelitian, data yang digunakan adalah kondisi lapangan yang ada pada proses pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti baik di unit kerja departemen maupun DPTSI. Dalam mengidentifikasi risiko, metode yang digunakan adalah analisis HAZOP. Sedangkan untuk menentukan aktivitas yang dilakukan didasarkan pada kebijakan, peraturan serta mutu baku dari setiap proses bisnis. Hasil: Berdasarkan hasil analisis HAZOP, ditemukan risiko yang paling banyak terjadi dalam proses bisnis pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti adalah risiko jumlah data yang diproses kurang dari yang seharusnya serta risiko formulir dokumentasi menyelesaikan pekerjaan di setiap prosedur tidak diisi oleh pelaksana. Selain itu dihasilkan dokumen pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti dengan 5 hirarki yang terdiri dari kebijakan, framework dan standar, manual, dan prosedur serta formulir. Manfaat: Dengan adanya dokumen SOP dari hasil penelitian ini maka risiko yang muncul dapat diatasi dengan prosedur yang telah distandarisasikan dan persentase peningkatan pelaporan data MBKM ITS ke PDDikti dapat meningkat.
==============================================================================================================================
Context: As an effort to fulfill IKU-PTN and carry out its obligations as a university, ITS must send data on the Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) program to PDDikti. This business process is part of its business process, namely Update Forum Lapangan (Forlap) Dikti's Data. Problem: MBKM data collection carried out across work units, makes the process of reporting ITS MBKM to PDDikti not run smoothly. Problems also arise including invalid data, incomplete data, and errors in the implementation of procedures. This has an impact on the percentage of success in reporting ITS MBKM data reported to PDDikti is at a small number. Purpose: This study aims to provide activity instructions, identify elements of documentation and procedures, and identify work unit involved in sending ITS MBKM data to PDDikti. In addition, this study also identifies and responds to risks using the HAZOP method to reduce the negative impact of risks in the process of sending ITS MBKM data to PDDikti. Methode: This research is qualitative research with a case study approach. During the study, the data used were field conditions in the process of sending ITS MBKM data to PDDikti both in the departmental work unit and DPTSI. In identifying risks, the method used is HAZOP analysis. Meanwhile, to determine the activities carried out is based on policies, regulations, and quality standards of each business process. Result: Based on the results of the HAZOP analysis, it was found that the risk that occurred the most in the business process of sending ITS MBKM data to PDDikti was the risk of the amount of data being processed less than it should have been and the risk of the documentation form completing the work in each procedure was not filled out by the executor. In addition, a document for sending ITS MBKM data to PDDikti is generated with 5 hierarchies consisting of policies, frameworks and standards, manuals, and procedures and forms. Benefit: With the SOP document from the results of this study, the risks that arise can be overcome with standardized procedures and the percentage of increasing reporting of ITS MBKM data to PDDikti can increase.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSSI 005.74 Ard p-1 2022
Uncontrolled Keywords: Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Standar Operasional Prosedur (SOP). Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Standar Operasional Prosedur (SOP). Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.213 Management information systems. Dashboards. Enterprise resource planning.
Divisions: Faculty of Intelligent Electrical and Informatics Technology (ELECTICS) > Information System > 57201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 03 Jun 2026 03:38
Last Modified: 03 Jun 2026 03:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133515

Actions (login required)

View Item View Item