Arahan Penataan Kawasan Berbasis Elemen Perancangan Pada Koridor Komersial Sumberrejo Bojonegoro

nisa, daaris isna an (2022) Arahan Penataan Kawasan Berbasis Elemen Perancangan Pada Koridor Komersial Sumberrejo Bojonegoro. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of O8211840000036-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
O8211840000036-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Sebuah kawasan perniagaan tentu memiliki beberapa konflik yang berdampak pada perencanaan pengembangan wilayah. Kebutuhan dari masing-masing pedagang dapat tidak sejalan dengan fasilititas yang ada ditambah dengan tempat yang kurang terawat yang bisa mengubah kawasan menjadi tidak teratur. Dalam RPIJM Kabupaten Bojonegoro Tahun 2017‐ 2021, terdapat isu strategis Kabupaten Bojonegoro pada Penataan bangunan dan lingkungan yaitu bangunan perdanganan (ruko) belum bersinergi dengan identitas kawasan, banyaknya bangunan yang tidak sesuai dengan peraturan bangunan yang berlaku, perawatan gedung masih belum optimal,serta masih kurang diperhatikannya kebutuhan sarana lingkungan hijau/terbuka. Hal ini sejalan dengan fenomena yang terjadi pada koridor komersial Sumberrejo dengan penataan bangunan yang kurang diperhatikan, tidak tersedianya lahan parkir yang menyebabkan sebagian besar pengguna kendaaran parkir on-street pada tepi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan arahan penataan kawasan berbasis elemen perancangan menggunakan teori Hamid Shirvani berupa tata guna lahan, bentuk dan massa bangunan, sirkulasi dan parkir, ruang terbuka, pedestrian, penandaan, pendukung kegiatan, konservasi dan diperkuat dengan teori-teori pendukung yang berkaitan dengan kenyamanan, keselamatan, dan keindahan. Penelitian ini mengunakan mixed-method yaitu kombinasi dari metode kualitatif dan metode kuantitatif. Pengumpulan data didapatkan dengan melakukan survei primer dan sekunder yang berupa studi literatur, wawancara, observasi, serta penyebaran kuesioner. Teknik analisis yang digunakan berupa penilaian performa pada lokasi penelitian dengan menggunakan skoring, lalu menentukan arahan penataan dengan teknik analisis AHP, serta menentukan arahan penataan berdasarkan preferensi masyarakat. Hasil yang didapatkan membuktikan bahwa kondisi eksisting pada lokasi penelitian memang perlu untuk dilakukan penataan kawasan, arahan yang menjadi prioritas penataan berupa kriteria kenyamanan pada elemen perancangan sesuai dengan preferensi masyarakat Bojonegoro.
==============================================================================================================================
A commercial area certainly has some conflicts that have an impact on regional development planning. The needs of each trader can be inconsistent with existing facilities coupled with poorly maintained places that can turn the area into irregular. In the RPIJM of Bojonegoro Regency, there are strategic issues in the arrangement of buildings and the environment, namely that the trade buildings (shophouses) have not synergized with the identity of the area, the number of buildings that are not in accordance with applicable building regulations, the building maintenance that is still not optimal, and there is still a lack of attention to the needs of green/open environmental facilities. This is in accordance with the phenomenon that occurs in the Sumberrejo commercial corridor with the arrangement of buildings that are not paid attention to, the unavailability of parking lots which causes most users to park on-street on the curb. This study aims to determine the direction of regional arrangement based on design elements using Hamid Shirvani's theory in the form of land use, building shape and mass, circulation and parking, open space, pedestrians, marking, supporting activities, conservation and reinforced by supporting theories relating to comfort, safety, and beauty. This research uses a mixed-method, which is a combination of qualitative methods and quantitative methods. Data collection was obtained by conducting primary and secondary surveys in the form of literature studies, interviews, observations, and dissemination of questionnaires. The analysis technique used is an assessment of the conditions at the research site using scoring, then determining the priority of structuring with AHP, as well as determining the direction of structuring based on community preferences. The results obtained prove that the existing conditions at the research site are indeed necessary to carry out regional arrangements, the direction that is the priority of the arrangement is in the form of comfort criteria on the design elements in accordance with the results of community preferences.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Arahan Penataan, Koridor Komersial, Elemen Perancangan, Kawasan Perniagaan, Partisipasi Masyarakat, Koridor Sumberrejo. Structuring Directions, Commercial Corridors, Design Elements, Business Areas, Community Participation, Sumberrejo Corridor.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 19 Jun 2026 02:54
Last Modified: 19 Jun 2026 06:59
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/133928

Actions (login required)

View Item View Item