alfiansyah, talitha aurellia (2022) Hubungan Antara Kondisi Subjective Well-Being Penduduk Kota Surabaya Dengan Penggunaan Taman Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
|
Text
08211840000004-Undergraduate_Thesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Selama pandemi COVID-19, keberadaan taman dinilai mampu memberikan berbagai manfaat lingkungan dan kesehatan yang lebih krusial (Huerta dan Utomo, 2021). Penelitian terdahulu juga menyatakan bahwa keberadaan taman turut berperan dalam kesejahteraan masyarakat sekitarnya, baik secara fisik maupun psikis. Kesejahteraan ini bisa dinilai secara subjektif oleh masing-masing individu dan dikenal dengan istilah subjective well-being (SWB). Kondisi SWB seorang individu bisa dipengaruhi banyak faktor, beberapa di antaranya yakni karakteristik sosio-demografi mereka sendiri dan penggunaan ruang terbuka hijau di sekitarnya. Adanya kebijakan pembatasan yang diterapkan selama pandemi dalam berbagai aspek (termasuk ruang publik) di Kota Surabaya, mampu memunculkan indikator-indikator stres yang berdampak pada SWB dan kesejahteraan sosial. Mengingat kondisi eksisting di Kota Surabaya, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara karakteristik sosio- demografi dan penggunaan taman dengan subjective well-being penduduk Kota Surabaya sebelum dan selama pandemi COVID-19. Penelitian ini melibatkan 500 responden dengan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui survei primer dan sekunder. Karakteristik sosio-demografi, penggunaan taman, dan kondisi SWB diidentifikasi menggunakan statistik deskriptif. Selanjutnya uji chi-square dan cramer’s V digunakan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik sosio-demografi dan penggunaan taman dengan SWB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Surabaya yang memiliki SWB dengan kategori baik/tinggi mengalami penurunan yang signifikan selama pandemi COVID-19 jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Lebih lanjut juga tidak ditemukan adanya hubungan antara karakteristik sosio-demografi dengan SWB untuk kedua periode. Sebelum dan selama pandemi COVID-19, hubungan yang sangat kuat justru ditemukan antara variabel jarak yang ditempuh ketika mengunjungi taman, moda transportasi yang digunakan, jenis aktivitas yang dilakukan di taman, intensitas, dan durasi kunjungan dengan SWB penduduk Kota Surabaya.
==============================================================================================================================
During the COVID-19 pandemic, the existence of urban parks is considered capable of providing various more crucial environmental and health benefits (Huerta and Utomo, 2021). Previous studies have also stated that the existence of urban parks plays a role in the welfare of the surrounding community, both physically and psychologically. This welfare can be assessed subjectively by each individual and is known as subjective well-being (SWB). The condition of an individual's SWB can be influenced by many factors, some of them are socio- demographic elements and park use. Implemented restrictive policies during the pandemic in Surabaya, is able to bring up stress indicators that affect SWB and social welfare. Given the existing conditions in Surabaya, the aim of this study was to analyze the association between socio-demographic characteristics and park use with the SWB of Surabaya citizens before and during the COVID-19 pandemic. This study involved 500 respondents with data collection conducted through primary and secondary surveys. Socio-demographic characteristics, park use, and the SWB was identified using descriptive statistics. Furthermore, chi-square test and Cramer's V were used to analyze the association between socio-demographic characteristics and park use with the SWB. During the pandemic, the number of Surabaya citizens who had good/high SWB was significantly decreased compared to before the pandemic. The result found no relation between socio-demographic characteristics and the SWB on both periods. Before and during the pandemic, a strong association was found between distance to park, mode of transport, park activity, intensity, and visit duration with the SWB of Surabaya citizens.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | RSPW 711.558 Alf h-1 2022 |
| Uncontrolled Keywords: | Taman Publik, Ruang Terbuka Hijau, Subjective Well-being, COVID-19, Penggunaan Taman. Urban Park, Urban Green Space, Subjective Well-being, COVID-19, Park Use. |
| Subjects: | H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban |
| Divisions: | Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis |
| Depositing User: | Mr. Marsudiyana - |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 03:48 |
| Last Modified: | 19 Jun 2026 06:40 |
| URI: | http://repository.its.ac.id/id/eprint/133935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
