Prediksi Spasial Perkembangan Lahan Terbangun Dengan Pendekatan Lp2b Di Kecamatan Kota Sumenep

saputra, billie aldero surya (2022) Prediksi Spasial Perkembangan Lahan Terbangun Dengan Pendekatan Lp2b Di Kecamatan Kota Sumenep. Other thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 08211840000095-Undergraduate_Thesis.pdf] Text
08211840000095-Undergraduate_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Adanya dinamika yang terjadi pada masyarakat meliputi pertumbuhan penduduk, dan pola pengembangan wilayah terus bertambah, sehingga setiap tahunnya menyebabkan perkembangan lahan terbangun yang tidak dapat dihindari. Lahan pertanian produktif di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, makin menyempit. Hal ini, disebabkan oleh tergerusnya lahan pertanian dengan banyaknya perkembangan lahan permukiman. Dengan adanya Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2018 Kabupaten Sumenep, tampaknya kondisi LP2B masih diabaikan oleh sejumlah pihak, beberapa dinas masih mengizinkan pengembang untuk membangun perumahan di lahan pertanian yang tergolong LP2B meski PERDA terkait LP2B sudah diresmikan. Tujuan dari penelitian ini untuk memodelkan perkembangan lahan terbangun di Kecamatan Kota Sumenep tahun 2041. Analisis menggunakan pemodelan spasial sangat diperlukan untuk mem-prediksi perkembangan lahan terbangun dengan pendekatan LP2B, sehingga dapat meminimalisir dampak perkembangan lahan terbangun yang akan mengkonversi lahan pertanian pada masa yang akan datang, sebagai gambaran dan masukan kepada pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan. LanduseSim merupakan salah satu perangkat lunak yang memiliki basis pendekatan Cellular Automata yang fungsinya dapat memodelkan perubahan lahan. Dari hasil validasi model didapatkan tingkat akurasi sebesar 89.22 %, dengan kata lain pemodelan yang dilakukan memiliki tingkat akurasi tinggi atau baik. Pendekatan trend lebih banyak mengkonversi lahan dibanding pendekatan target. Hasil pemodelan perkembangan lahan menunjukkan Desa Parsanga, Paberasan, dan Kacongan merupakan daerah potensial untuk berkembang. Perkembangan lahan terbangun di Kecamatan Kota Sumenep akan terus bertambah berjalan lurus dengan peningkatan jumlah penduduk. Sehingga eksistensi dari LP2B tetap harus ada, guna menekan tingginya angka konversi terhadap lahan pertanian. Oleh karena itu untuk lokasi LP2B pengganti kedepannya dapat dirumuskan pada desa dengan tingkat potensi berkembang rendah.
==============================================================================================================================
Phenomena are happening within the community including, population growth and the pattern of regional development continues to grow. Every year it causes the built-up area to expand continuously and cannot be avoided. The productive agricultural land in Kota Sumenep District is decreasing by the time. This phenomenon is due to the conversion of agricultural land into the built-up area. With the existence of the agriculture zoning policy (LP2B) in Sumenep, the condition of LP2B is still ignored by some institutions in Sumenep’s government; the developers in Sumenep are still allowed to build residential areas on the LP2B zone although the zoning policy has been inaugurated. The objective of this research is to create some models of built-up areas in Kota Sumenep District in the years 2041. Analysis methods of spatial modeling are needed to predict the expansion of built-up area that has the potential to cause a conversion of the non-built-up area, for example, agricultural land in the future. LanduseSim is one of the many software that uses Cellular Automata approach for land use modeling purposes. The result of the validation model shows an accuracy of 89.22%, which means the model has a high accuracy or is great for the model. The trend approach converts more land if it is compared with the target approach. The result of the model shows that Parsanga, Paberasan, and Kacongan Village are potential areas to grow. The built-up area in Kota Sumenep District will continue to grow as the population increases. Thus, the existence of LP2B must remain to reduce the high conversion rate of built-up area to agricultural land. Therefore, the determination of replacement LP2B in the future can be formulated on low-growth potential areas.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: RSPW 333.731 5 Sap p-1 2022
Uncontrolled Keywords: Cellular Automata, Land Use Change, LP2B, Prediction, Sumenep. Cellular Automata, LP2B, Perubahan Lahan , Prediksi, Sumenep.
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Regional & Urban Planning > 35201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Marsudiyana -
Date Deposited: 24 Jun 2026 07:43
Last Modified: 24 Jun 2026 07:43
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/134025

Actions (login required)

View Item View Item